LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Kabar Luar Kampus

[Kabar Luar Kampus][recentbylabel1]

Kabar Kampus

[Kabar Kampus][recentbylabel1]
Siapkan Generasi Cerdas Finansial dan Berkarakter, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Menabung dan Investasi Dini di Desa Slendro

Siapkan Generasi Cerdas Finansial dan Berkarakter, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Menabung dan Investasi Dini di Desa Slendro

 Siapkan Generasi Cerdas Finansial dan Berkarakter, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Menabung dan Investasi Dini di Desa Slendro


Sumber foto: Aryo Kusumo Wibowo


SRAGEN — Guna membentuk karakter anak yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki visi masa depan yang jelas, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar rangkaian edukasi pengembangan diri bagi anak-anak di Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menggabungkan dua program kerja individu, yakni sosialisasi "Gemar Menabung Sejak Dini" yang diprakarsai oleh Aryo Kusumo Wibowo serta "Mengenal Investasi Sejak Dini" oleh Nanda Aji Nugroho.

Dalam materi pertama, Aryo menekankan pentingnya membiasakan diri menyisihkan uang saku harian secara rutin. Ia memberikan simulasi sederhana bahwa menyisihkan uang Rp2.000 per hari secara konsisten dapat terakumulasi menjadi Rp730.000 dalam setahun.

"Menabung sejak dini bukan sekadar mengumpulkan nominal uang, melainkan melatih kedisiplinan dan mengajarkan anak membedakan mana kebutuhan utama dan mana yang sekadar keinginan," ujar Aryo Kusumo Wibowo.

Sementara itu, Nanda Aji Nugroho memperluas pemahaman anak-anak mengenai konsep investasi. Menurutnya, investasi bagi usia sekolah dasar tidak terbatas pada uang, tetapi mencakup pengembangan ilmu, pembentukan karakter mulia, pemeliharaan kesehatan, serta pemanfaatan waktu secara bijak.

"Investasi terbaik bagi anak-anak adalah menggali minat, melatih skill, dan menjaga motivasi belajar. Ketika anak-anak berani berlatih dan tidak mudah menyerah saat gagal, mereka sedang menanam investasi berharga untuk masa depan," jelas Nanda Aji Nugroho.

Rangkaian sosialisasi berlangsung interaktif dan disambut penuh antusias oleh para peserta anak-anak di Desa Slendro. Pihak tokoh masyarakat setempat turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unisri tersebut.

Melalui sinergi program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap anak-anak Desa Slendro tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga memiliki karakter kuat, terampil, dan berdaya saing di masa depan.


Penulis: Aryo Kusumo Wibowo & Nanda Aji Nugroho 











Bentuk Karakter Disiplin dan Bijak Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Pengelolaan Uang Saku di SDN 2 Jekani

Bentuk Karakter Disiplin dan Bijak Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Pengelolaan Uang Saku di SDN 2 Jekani

Bentuk Karakter Disiplin dan Bijak Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Pengelolaan Uang Saku di SDN 2 Jekani

Sumber foto:Agam Dafarega Putro Puspoyo



SRAGEN — Guna membentengi anak-anak dari perilaku konsumtif sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar edukasi tata kelola uang saku bagi para siswa SD Negeri 2 Jekani, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Rabu (29/7/2026).

Program kerja pengabdian masyarakat bertajuk "Edukasi Literasi Keuangan: Pentingnya Mengelola Uang Saku pada Siswa di SD Negeri 2 Jekani" ini diprakarsai oleh Agam Dafarega Putro Puspoyo, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Unisri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Dalam pelaksanaannya, Agam mengemas teori manajemen keuangan menjadi materi interaktif yang mudah dipahami anak usia sekolah. Para siswa diajak membedakan antara skala prioritas kebutuhan dan sekadar keinginan, serta diajarkan cara menyisihkan sebagian uang saku harian untuk ditabung secara rutin.

Mahasiswa S1 Manajemen Unisri Surakarta, Agam Dafarega Putro Puspoyo, memaparkan materi perbedaan kebutuhan dan keinginan kepada siswa SD N 2 Jekani dalam program edukasi literasi keuangan di Mondokan, Sragen, Rabu (29/7/2026).



"Membiasakan anak mengelola uang saku bukan sekadar menyuruh mereka menabung, melainkan melatih tanggung jawab dan pemahaman skala prioritas. Jika kebiasaan membedakan kebutuhan dan keinginan ini dipupuk sejak SD, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bijak finansial di masa depan," ujar Agam Dafarega Putro Puspoyo selaku pelaksana program.

Inisiatif edukasi literasi keuangan mendasar ini mendapat sambutan antusias dari para siswa serta apresiasi hangat dari pihak sekolah.

"Program dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat relevan. Anak-anak di tingkat sekolah dasar memang perlu dibimbing langsung agar bisa menahan diri tidak menghabiskan seluruh uang jajan mereka dan mulai belajar berhemat," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 2 Jekani.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap prinsip pengelolaan uang saku yang telah diajarkan dapat terus diterapkan oleh para siswa SDN 2 Jekani dalam kehidupan sehari-hari demi mencetak generasi muda yang mandiri secara finansial.


Penulis: Agam Dafarega Putro Puspoyo

Penyunting: Oliviana 



















Dari Uang Saku Jadi Tabungan, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gerakan Gemar Menabung di SDN 01 Trombol

Dari Uang Saku Jadi Tabungan, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gerakan Gemar Menabung di SDN 01 Trombol

 Dari Uang Saku Jadi Tabungan, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gerakan Gemar Menabung di SDN 01 Trombol

Siswa-siswi SDN 01 Trombol antusias memperlihatkan celengan buatan sendiri usai mengikuti program edukasi literasi keuangan KKN Unisri di Mondokan, Sragen, Selasa (29/7/2026). Dok.Vina Veda Artestiarni


SRAGEN — Guna menanamkan literasi keuangan sejak dini serta membentuk karakter siswa yang disiplin dan bijak mengelola uang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Gemar Menabung di SD Negeri 01 Trombol, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Selasa (29/7/2026).

Program kerja edukatif ini diprakarsai oleh Vina Veda Artestiarni. Kegiatan yang ditujukan bagi siswa-siswi sekolah dasar tersebut dikemas secara interaktif dengan bahasa yang sederhana agar materi mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam pelaksanaannya, Vina memberikan pemahaman mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan, seperti cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, manfaat menyisihkan uang saku harian, hingga tips membangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Suasana sosialisasi berlangsung semarak dengan adanya permainan edukatif, simulasi pengelolaan uang saku sehari-hari, dan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa terlihat antusias membagikan pengalaman menabung mereka di rumah.
Inisiatif pembentukan karakter finansial ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah karena dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan anak.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bagus untuk melatih kedisiplinan siswa kami. Anak-anak jadi lebih paham pentingnya menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung daripada dihabiskan untuk jajan," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 01 Trombol.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap kebiasaan menabung dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para siswa SDN 01 Trombol sebagai bekal pembentukan karakter yang bertanggung jawab di masa depan.

Penulis: Vina Veda Artestiarni 



Isi Piringku: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman di Desa Padas

Isi Piringku: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman di Desa Padas

 Isi Piringku: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman di Desa Padas


Annisa' Irma Ayala M memaparkan materi pola makan bergizi, seimbang, dan aman berbasis panduan Isi Piringku di hadapan warga Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Tanon, Sragen, Selasa (11/8/2026).


SRAGEN — Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga dan keamanan pangan harian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi kesehatan di Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Selasa (11/8/2026).

Program kerja bertajuk "Isi Piringku: Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman untuk Pertumbuhan Optimal" ini diprakarsai oleh Annisa' Irma Ayala M. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 WIB di rumah Ibu RT 07 tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan Bidan Desa Padas, Titik Setyowati.

Dalam pemaparannya, Annisa' dan Bidan Titik menyampaikan panduan visual Isi Piringku menggunakan media presentasi interaktif. Peserta dibimbing untuk memahami proporsi ideal dalam sekali makan, meliputi keseimbangan porsi karbohidrat, protein harian, sayuran, dan buah-buahan berbasis bahan pangan lokal yang terjangkau.

"Melalui kampanye Isi Piringku ini, kami ingin membiasakan ibu-ibu rumah tangga untuk menyusun menu gizi seimbang harian sekaligus memperhatikan aspek keamanan pangan. Makanan yang dikonsumsi anak-anak tidak hanya harus bergizi, tetapi juga aman dari kontaminasi melalui pengolahan dan penyimpanan yang higienis," ujar Annisa' Irma Ayala M selaku pelaksana program.

Selain edukasi gizi, kegiatan ini menekankan pentingnya penerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti pemenuhan asupan air putih harian, pembiasaan aktivitas fisik, serta pemeliharaan kebersihan sanitasi lingkungan rumah tangga.

Bidan Desa Titik Setyowati bersama mahasiswi KKN Unisri, Annisa' Irma Ayala, memberikan pemaparan dalam sesi diskusi Isi Piringku di Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Sragen, Selasa (11/8/2026). 



Inisiatif kolaborasi edukasi gizi ini mendapat respons positif dari warga setempat dan pihak tenaga kesehatan desa.

"Edukasi dari mahasiswa KKN Unisri dan Bidan Desa ini sangat penting bagi ibu-ibu di RT 07. Kami jadi lebih paham cara membagi porsi makan anak yang ideal dan cara mengolah bahan makanan dengan benar agar vitaminnya tidak hilang," puji salah satu perwakilan warga peserta sosialisasi.

Melalui program Isi Piringku ini, mahasiswa KKN Unisri berharap masyarakat Dukuh Sukorejo dapat menerapkan pola makan bergizi dan aman secara konsisten demi mendukung tumbuh kembang optimal anak dan mencegah risiko stunting di tingkat desa.


Penulis: Annisa' Irma Ayala M











Unlock Your Potential, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Pelatihan Kepercayaan Diri bagi Remaja Karang Taruna Permata di Katelan

Unlock Your Potential, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Pelatihan Kepercayaan Diri bagi Remaja Karang Taruna Permata di Katelan

 Unlock Your Potential, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Pelatihan Kepercayaan Diri bagi Remaja Karang Taruna Permata di Katelan

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Ella Alfi Merani, berfoto bersama tim KKN Kelompok 84 dan pemuda-pemudi Karang Taruna Permata usai kegiatan pelatihan Unlock Your Potential di Dukuh Tangen, Katelan, Tangen, Sragen, Sabtu (1/8/2026).
Dok. Ella Alfi Merani


SRAGEN — Gna mendorong pengembangan potensi diri serta membentuk mentalitas optimis pada generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 84 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan pelatihan kepercayaan diri bagi remaja di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Sabtu (1/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Unlock Your Potential: Pelatihan Membangun Kepercayaan Diri sebagai Bekal Pengembangan Potensi Diri Remaja" ini diprakarsai oleh Ella Alfi Merani. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama jajaran anggota Karang Taruna Permata Dukuh Tangen RT 03/RW 04, Desa Katelan.

Dalam pelaksanaannya, Ella memberikan edukasi mengenai teknik mengenali potensi pribadi, mengatasi rasa minder, serta membangun pola pikir positif dalam berinteraksi sosial. Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui sesi ice breaking dan refleksi kelebihan diri agar para remaja lebih berani mengekspresikan pendapat di depan umum.

"Melalui pelatihan Unlock Your Potential ini, kami ingin mengajak para remaja memahami bahwa setiap individu memiliki potensi unik. Kepercayaan diri merupakan kunci utama agar mereka berani mencoba hal baru, mengenali kelebihan diri, dan tidak takut menghadapi tantangan," ujar Ella Alfi Merani selaku pelaksana kegiatan.
Rangkaian acara yang penuh suasana keakraban tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengurus dan anggota karang taruna setempat.

Rangkaian acara yang penuh suasana keakraban tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengurus dan anggota karang taruna setempat.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat seru dan bermanfaat. Selain menambah akrab, sesi refleksinya membuat kami jadi lebih percaya diri dan berani untuk menyampaikan pendapat di organisasi," ungkap salah satu perwakilan remaja Karang Taruna Permata.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para remaja Karang Taruna Permata Dukuh Tangen dapat terus memupuk sikap optimis dan berani mengemukakan gagasan sebagai bekal positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: Ella Alfi Merani 








Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan

Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan

Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan 

Tim KKN Kelompok 17 Unisri Surakarta berfoto bersama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM Desa Tanggan setelah sesi sosialisasi diversifikasi olahan ikan lele di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). Dok. Tim PDD KKN Kelompok 17 UNISRI)


SRAGEN — Guna mengoptimalkan potensi komoditas perikanan desa serta mendorong lahirnya peluang usaha baru, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi olahan pangan di Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Sabtu (15/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Diversifikasi Olahan Ikan Lele melalui Pembuatan Nugget sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Pangan Lokal" ini diprakarsai oleh Jessamine Adinda Nugroho dari Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi Unisri. Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga dan pelaku UMKM setempat.


Dalam pemaparannya, Jessamine menjelaskan bahwa Desa Tanggan memiliki potensi besar pada budidaya ikan lele. Namun, penjualan selama ini masih didominasi dalam bentuk segar. Diversifikasi menjadi nugget lele dihadirkan sebagai inovasi praktis untuk meningkatkan nilai gizi keluarga sekaligus menaikkan harga jual komoditas tersebut.

Sumber foto: Tim PDD KKN Kelompok 17 UNISRI


"Melalui pemanfaatan teknologi pangan sederhana ini, ikan lele tidak hanya dijual segar, tetapi bisa diolah menjadi nugget yang kaya gizi, praktis, dan disukai anak-anak. Langkah ini sekaligus menjadi peluang usaha berbasis UMKM baru bagi ibu-ibu di Desa Tanggan," ujar Jessamine Adinda Nugroho selaku pelaksana kegiatan.

Mahasiswi Teknologi Pangan Unisri Surakarta, Jessamine Adinda Nugroho, menyerahkan doorprize kepada perwakilan peserta usai pemaparan program olahan nugget lele di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). 


Rangkaian acara diisi dengan pemutaran video panduan pembuatan nugget lele, pembagian sampel produk untuk uji organoleptik (rasa dan tekstur), hingga penyerahan doorprize bagi peserta aktif.

Inisiatif edukasi dan diversifikasi pangan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mencicipi dan memelajari peluang bisnis olahan lele tersebut.

Pelaksana program KKN Unisri memutarkan video edukasi langkah-langkah pembuatan nugget lele kepada peserta di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). 


"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat bagi kami. Nugget lelenya enak dan tidak bau amis. Ini bisa jadi ide masakan sehat untuk anak di rumah, sekaligus peluang bisnis camilan frozen yang bagus dikembangkan ibu-ibu UMKM," ungkap salah satu perwakilan peserta Ibu PKK Desa Tanggan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 17 Unisri berharap masyarakat Desa Tanggan dapat mengaplikasikan inovasi olahan nugget lele secara konsisten guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa.


Penulis: Jessamine Adinda Nugroho



Lewat Program Financial Kids, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung di SDN 4 Katelan

Lewat Program Financial Kids, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung di SDN 4 Katelan

 Lewat Program Financial Kids, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung di SDN 4 Katelan

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Siti Munawaroh, berfoto bersama tim KKN dan siswa-siswi kelas IV yang memamerkan hasil celengan hias buatan sendiri di halaman SD N 4 Katelan, Tangen, Sragen, Kamis (30/7/2026). Dok. Siti Munawaroh 





SRAGEN — Guna menanamkan pemahaman literasi keuangan serta membiasakan budaya menabung sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi interaktif di SD Negeri 4 Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (30/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Financial Kids: Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini melalui Kreasi Celengan Kreatif untuk Anak Sekolah Dasar" ini diprakarsai oleh Siti Munawaroh. Kegiatan tersebut ditujukan bagi siswa-siswi kelas IV guna memberikan pemahaman mendasar mengenai pengelolaan uang saku dan pentingnya berhemat.

Dalam pelaksanaannya, Siti memberikan pemaparan materi mengenai konsep literasi keuangan secara sederhana, dilanjutkan dengan kegiatan praktik menghias celengan kreatif. Para siswa dibebaskan untuk berkreasi dekoratif pada celengan masing-masing sebagai sarana pemantik semangat menabung secara mandiri di rumah.

"Edukasi literasi keuangan perlu diberikan sejak usia sekolah dasar agar anak-anak memiliki pemahaman mengenai pentingnya mengatur keuangan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menabung membantu mereka belajar menghargai uang, mengatur pengeluaran, dan mempersiapkan kebutuhan di masa depan," ujar Siti Munawaroh selaku penanggung jawab program.

Respons antusias ditunjukkan para siswa sepanjang kegiatan. Bahkan, usai proses pembuatan celengan selesai, sejumlah murid secara spontan langsung menyisihkan dan memasukkan sebagian uang saku harian mereka ke dalam celengan baru tersebut.

Inisiatif edukasi finansial dan praktik langsung ini mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah karena dinilai sangat relevan dengan pembentukan karakter murid.

"Program dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat. Anak-anak tidak hanya diajarkan teori, tetapi langsung dipraktikkan lewat kreasi celengan yang menarik, sehingga memotivasi murid untuk menyisihkan uang sakunya setiap hari," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 4 Katelan.

Melalui program Financial Kids ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para siswa SD N 4 Katelan dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas secara finansial, bijak mengelola keuangan, serta disiplin menabung secara berkelanjutan.

Penulis: Siti Munawaroh 

Tingkatkan Kedisiplinan Siswa, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program "Aku Hebat Mengatur Waktu" di SDN 3 Katelan

Tingkatkan Kedisiplinan Siswa, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program "Aku Hebat Mengatur Waktu" di SDN 3 Katelan

 Tingkatkan Kedisiplinan Siswa, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program "Aku Hebat Mengatur Waktu" di SDN 3 Katelan

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Brilian Prabasari, berfoto bersama tim KKN dan siswa-siswi kelas IV SD N 3 Katelan yang menunjukkan hasil karya gunting-tempel lembar aktivitas manajemen waktu di Tangen, Sragen, Kamis (25/7/2026).


SRAGEN — Guna membentuk karakter disiplin dan membantu anak mengelola aktivitas harian secara seimbang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi manajemen waktu di SD Negeri 3 Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (25/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Aku Hebat Mengatur Waktu: Belajar Seimbang, Prestasi Gemilang" ini diprakarsai oleh Brilian Prabasari. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa-siswi kelas IV guna mengenalkan pentingnya pembagian waktu belajar, bermain, beristirahat, dan membantu orang tua sejak usia dini.

Edukasi disampaikan menggunakan penyampaian yang interaktif serta dilengkapi dengan proyek praktis gunting-tempel. Para siswa diberikan lembar aktivitas berisi gambar berbagai kegiatan harian untuk dipotong dan ditempelkan pada kolom pembagian waktu yang tepat, mulai dari pagi, siang, sore, hingga malam hari.

"Melalui kegiatan visual yang menyenangkan ini, kami ingin menanamkan pemahaman praktis agar adik-adik kelas IV dapat membagi waktu harian secara mandiri dan bertangung jawab tanpa mengesampingkan waktu bermain serta istirahat," ujar Brilian Prabasari selaku penanggung jawab program.

Metode belajar sambil mempraktikkan secara langsung tersebut mendapat respons antusias dari para murid dan apresiasi positif dari pihak sekolah.

"Inisiatif dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bagus dan edukatif. Anak-anak jadi lebih paham cara menyusun jadwal harian mereka sendiri di rumah melalui media permainan memotong dan menempel gambar," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 3 Katelan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap siswa kelas IV SD N 3 Katelan dapat menerapkan kebiasaan mengatur waktu secara konsisten di rumah guna mendukung pembentukan karakter disiplin dan pencapaian prestasi belajar.

Penulis: Brilian Prabasari


Kurangi Limbah dan Tingkatkan Daya Saing Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi UMKM Griya Anyam di Kalijambe

Kurangi Limbah dan Tingkatkan Daya Saing Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi UMKM Griya Anyam di Kalijambe

 Kurangi Limbah dan Tingkatkan Daya Saing Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi UMKM Griya Anyam di Kalijambe

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Ambar Putri Pangesti, menunjukkan hasil kerajinan tas pasar dari bahan limbah tali plastik bersama pemilik UMKM Griya Anyam di Dukuh Dawung, Kalimacan, Kalijambe, Sragen, Kamis (30/7/2026)
Dok. Ambar Putri Pangesti



SRAGEN — Guna mengurangi tumpukan limbah plastik sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program pendampingan komprehensif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Griya Anyam di Dukuh Dawung, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Kamis (30/7/2026).

Program kerja individu yang diprakarsai oleh Ambar Putri Pangesti ini berfokus pada penguatan kapasitas produksi serta branding media promosi usaha. UMKM Griya Anyam memanfaatkan bahan limbah berupa tali strapping atau pita plastik bekas yang diolah dan dianyam secara manual menjadi beragam produk berdaya guna, seperti tas pasar, keranjang sayur, hingga tempat sampah.

Dalam kegiatan tersebut, Ambar terlibat langsung memelajari alur proses produksi, mulai dari pemilahan bahan baku limbah, penyiapan pola, penganyaman, pembentukan, hingga tahap penyelesaian (finishing). Tak hanya mendampingi proses teknis pengolahan, Ambar juga memfasilitasi pembuatan banner promosi usaha guna mempertegas identitas visual UMKM Griya Anyam agar lebih mudah dikenali oleh calon konsumen.

"Lewat pendampingan produksi dan penyerahan banner promosi ini, kami ingin membantu UMKM Griya Anyam agar semakin profesional dan berkembang pesat. Pemanfaatan limbah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi ini sangat krusial karena memberikan dampak ganda: menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menopang perekonomian warga," ujar Ambar Putri Pangesti selaku pelaksana program.
Pengrajin UMKM Griya Anyam mempraktikkan proses penganyaman manual limbah tali plastik menjadi produk tas bernilai ekonomi dalam kegiatan pendampingan KKN Unisri di Kalijambe, Sragen, Kamis (30/7/2026). Ambar Putri Pangesti




Inisiatif pemanfaatan limbah menjadi kerajinan anyaman ini mendapat apresiasi positif karena dinilai memiliki potensi pasar yang berkelanjutan.

"​Kehadiran mahasiswa KKN Unisri memberikan motivasi baru bagi kami. Selain membantu proses pembuatan dan difasilitasi banner promosi, kami juga diajak berdiskusi mengenai pengembangan variasi produk agar kerajinan anyaman limbah ini bisa menjangkau pembeli yang lebih luas," ungkap pengrajin UMKM Griya Anyam.

Melalui program pendampingan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap UMKM Griya Anyam mampu terus berinovasi dalam ragam desain dan memperluas pemasaran produk, sekaligus menjadi inspirasi kemandirian ekonomi berbasis pemanfaatan limbah di wilayah Sragen.

Penulis: Ambar Putri Pangesti 








Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta Gelar Pendampingan Pembuatan Google Maps, Google Bussines profile, dan Qris untuk UMKM Desa Jekawal

Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta Gelar Pendampingan Pembuatan Google Maps, Google Bussines profile, dan Qris untuk UMKM Desa Jekawal

 Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Gelar Pendampingan Pembuatan Google Maps, Google Bussines profile, dan Qris untuk UMKM Desa Jekawal

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Vivin Deva Alia, menunjukkan kode QRIS yang berhasil dibuat bersama pemilik Warung Makan Yu Yem di Desa Jekawal, Tangen, Sragen, Senin (17/8/2026). Dok Vivin Deva Alia


Guna memodernisasi sektor usaha mikro dan memperluas jangkauan pemasaran produk lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar program pendampingan digitalisasi bagi pelaku UMKM di Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Senin (17/8/2026).

Program edukasi dan praktik lapangan ini diprakarsai oleh Vivin Deva Alia. Kegiatan berfokus pada tiga instrumen digital utama, yaitu pendaftaran titik lokasi usaha di Google Maps, pembuatan profil bisnis pada Google Business Profile, serta aktivasi pembayaran non-tunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Pendampingan dilakukan secara praktis dengan mendatangi langsung tempat usaha (door to door). Mahasiswa membimbing pemilik UMKM melengkapi identitas digital usaha, mulai dari memasukkan nama toko, alamat presisi, nomor kontak, jam operasional, kategori produk, hingga mengunggah foto dagangan.

"Masih banyak pelaku UMKM di Desa Jekawal yang belum terbiasa memanfaatkan media digital. Melalui pendaftaran Google Maps, Google Business Profile, dan fitur QRIS ini, kami ingin membantu usaha warga agar lebih mudah ditemukan calon konsumen di mesin pencarian Google serta mempermudah transaksi non-tunai," ujar Vivin Deva Alia selaku pelaksana program.

Selain penataan profil digital, mahasiswa memberikan simulasi langsung cara penggunaan QRIS untuk transaksi harian. Pelaku UMKM juga diajak mempraktikkan pengisian data mandiri agar mahir mengelola akun bisnis digitalnya secara berkelanjutan.
Inisiatif pendampingan ini mendapat respons positif dari para pemilik usaha setempat karena dinilai memberikan dampak nyata bagi operasional harian.

"Kami sangat terbantu dengan bimbingan dari mahasiswa KKN Unisri. Sekarang tempat usaha kami sudah terdaftar di Google Maps dan punya pembayaran via QRIS, jadi pembeli tidak kesulitan lagi mencari lokasi atau melakukan pembayaran," ungkap salah satu pelaku UMKM Desa Jekawal peserta kegiatan.

Melalui pendampingan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para pelaku UMKM di Desa Jekawal dapat terus memanfaatkan teknologi digital secara optimal guna meningkatkan daya saing usaha dan mendorong perekonomian desa.

Penulis: Vivin Deva Alia 

Penyunting: Oliviana 


Tingkatkan Kesadaran Gizi Masyarakat, Mahasiswa KKN Unisri Latih Pembuatan Puding Jagung Daun Kelor di Posyandu Aster 1, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono

Tingkatkan Kesadaran Gizi Masyarakat, Mahasiswa KKN Unisri Latih Pembuatan Puding Jagung Daun Kelor di Posyandu Aster 1, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono

 Tingkatkan Kesadaran Gizi Masyarakat, Mahasiswa KKN Unisri Latih Pembuatan Puding Jagung Daun Kelor di Posyandu Aster 1, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono

Kader Posyandu Aster 1 memperlihatkan hasil olahan puding jagung daun kelor bersama mahasiswi KKN Unisri usai kegiatan sosialisasi di Sragen, Rabu (5/8/2026). Dok. Meiril Firda Ningtias


SRAGEN — Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi seimbang dan optimalisasi bahan pangan lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan puding jagung daun kelor di Posyandu Aster 1, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Rabu (5/8/2026).

Program kerja edukatif ini diprakarsai oleh Meiril Firda Ningtias, mahasiswi Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi Unisri. Kegiatan tersebut menyasar para kader Posyandu serta orang tua balita sebagai upaya menekan angka kurang gizi dan menghadirkan alternatif makanan sehat bagi anak dalam masa pertumbuhan.

Dalam pemaparannya, Meiril menjelaskan kombinasi jagung manis sebagai sumber karbohidrat dan serat dengan daun kelor yang kaya akan protein, vitamin, mineral, serta antioksidan. Pengolahan menjadi puding ini dirancang khusus untuk menyiasati anak-anak yang kurang menyukai konsumsi sayuran secara langsung.

Meiril Firda Ningtias menyampaikan materi pentingnya pemenuhan gizi anak dan pemanfaatan jagung manis dan daun kelor di hadapan para kader Posyandu Aster 1 serta ibu-ibu balita, Sragen, Rabu (5/8/2026).

"Kandungan gizi daun kelor dan jagung manis sangat tinggi. Melalui olahan puding yang menarik ini, kita bisa memberikan camilan bernilai gizi tinggi untuk anak-anak tanpa mengurangi kualitas bahan pangan lokal yang mudah didapatkan di sekitar rumah," ujar Meiril Firda Ningtias selaku pelaksana kegiatan.

Usai pemaparan materi, peserta diajak mempraktikkan langsung tahapan pembuatan puding jagung daun kelor. Langkah-langkah pengolahannya meliputi:

1. Persiapan dan Ekstraksi Bahan: Memipil 2 buah jagung manis dan memisahkan daun kelor dari batangnya. Kedua bahan kemudian diblender bersama 600 ml air lalu disaring untuk diambil sarinya.

2. Pencampuran Adonan: Sari jagung dan daun kelor dimasukkan ke dalam panci, lalu dicampur dengan 1 lembar daun pandan, 1 bungkus agar-agar plain, 1 bungkus santan, 5 sendok makan gula, dan ½ sendok teh garam.

3. Perebusan: Seluruh bahan diaduk rata dan dimasak menggunakan api sedang hingga mendidih. Setelah mendidih, tambahkan larutan 2 sendok makan maizena sambil terus diaduk hingga adonan matang dan mengental.

4. Pencetakan dan Penyajian: Adonan yang telah matang dituangkan ke dalam cup atau cetakan, diberi parutan keju sebagai topping, lalu didinginkan hingga siap disajikan.

Mahasiswi Teknologi Pangan Unisri Surakarta, Meiril Firda Ningtias, memperagakan proses perebusan adonan puding jagung daun kelor dalam pelatihan gizi di Posyandu Aster 1, Sragen, Rabu (5/8/2026). Dok.Meiril Firda Ningtias




Inisiatif pelatihan dan demonstrasi langsung ini mendapat respons positif dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai teknik pengolahan hingga daya simpan produk.

"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat. Kami dapat ide baru mengolah daun kelor jadi puding yang manis dan disukai anak-anak, jadi tidak bingung lagi menyajikan menu sehat untuk balita," ungkap salah satu kader Posyandu Aster 1 peserta kegiatan.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap masyarakat dapat terus berinovasi memanfaatkan bahan pangan lokal guna menciptakan menu keluarga yang sehat, bergizi, dan menarik secara berkelanjutan.

Penulis: Meiril Firda Ningtias 

Penyunting: Oliviana 

Menjadi Jagoan Digital dan Pahlawan Bumi: Edukasi Literasi Digital dan Lingkungan bagi Anak SD di Desa Kalimacan

Menjadi Jagoan Digital dan Pahlawan Bumi: Edukasi Literasi Digital dan Lingkungan bagi Anak SD di Desa Kalimacan

 Menjadi Jagoan Digital dan Pahlawan Bumi: Edukasi Literasi Digital dan Lingkungan bagi Anak SD di Desa Kalimacan

Sumber foto: Verrel Pandu Arlindo



SRAGEN — Guna membentengi generasi muda dari dampak negatif internet sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menyelenggarakan program edukasi interaktif bagi anak-anak sekolah dasar (SD) di RT 12, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Rabu (29/7/2026).

Program kerja individu bertajuk “Menjadi Jagoan Digital dan Pahlawan Bumi” ini dikemas secara mendidik dan menyenangkan untuk merespons tingginya interaksi anak-anak dengan teknologi digital di kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak memahami etika pemanfaatan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Selain literasi digital, anak-anak juga dibekali materi "pahlawan bumi" yang mendorong pembentukan kebiasaan positif seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan merawat lingkungan sekitar.

"Seru sekali kegiatannya. Kami jadi tahu cara memakai HP yang benar dan aman, terus diajari juga caranya jadi pahlawan bumi dengan menjaga kebersihan lingkungan,"ujar salah satu anak peserta edukasi.

Melalui pendekatan yang ringan dan interaktif, sosialisasi ini diharapkan mampu membentuk karakter anak-anak di Desa Kalimacan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas berdigital sekaligus bijak dalam menjaga kelestarian bumi.


Penulis: Verrel Pandu Arlindo dan Aliya Alma

Dorong UMKM Go Digital, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Pelaku Usaha Lewat QRIS, Google Maps, dan Media Sosial

Dorong UMKM Go Digital, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Pelaku Usaha Lewat QRIS, Google Maps, dan Media Sosial

 Dorong UMKM Go Digital, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Pelaku Usaha Lewat QRIS, Google Maps, dan Media Sosial

Mahasiswa KKN Unisri Surakarta berfoto bersama pelaku UMKM usai menyelesaikan program pendampingan digitalisasi pembayaran dan promosi media sosial di Desa Majenang, Sukodono, Sragen, Rabu (22/7/2026)


SRAGEN — Guna memperluas jangkauan pemasaran serta mendukung modernisasi usaha di tingkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program sosialisasi dan pendampingan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Rabu (22/7/2026).

Program kerja interaktif yang diprakarsai oleh Efiana Asmi Nugrahani, Hanifah Kholishoh Fairuz, dan Muhammad Rafi Syaifudin ini berfokus pada tiga instrumen digital utama: aktivasi QRIS sebagai sistem pembayaran non-tunai, mendaftarkan titik lokasi usaha di Google Maps, serta pembuatan konten promosi media sosial.

Pendampingan dilakukan secara langsung (door to door) kepada para pemilik usaha. Selain mendaftarkan koordinat presisi di Google Maps dan membuatkan konten promosi visual yang menarik, mahasiswa juga membimbing proses pendaftaran hingga pemasangan QRIS guna mempermudah transaksi konsumen.

"Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi UMKM agar bertahan dan berkembang. Melalui QRIS, Google Maps, dan media sosial, kami ingin membantu para pemilik usaha di Desa Majenang agar produknya makin dikenal luas dan transaksi harian jadi lebih praktis," ujar perwakilan tim KKN Unisri.

Suasana pendampingan pembuatan konten media sosial dan pemasangan QRIS bagi pelaku UMKM di Desa Majenang, Sukodono, Sragen, Rabu (22/7/2026).Dok. Efiana, Hanifah, Rafi

"Kami sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN Unisri. Sekarang tempat usaha kami sudah ada di Google Maps dan punya pembayarannya via QRIS, jadi pembeli tidak kesulitan lagi mencari lokasi atau bayar pakai uang pas," ungkap salah satu pelaku UMKM Desa Majenang sasaran program.

  
Dok: Efiana, Hanifah, Rafi

Melalui program kerja tersebut, berupa titik lokasi digital, metode pembayaran QRIS, serta aset konten promosi tersebut, para pelaku UMKM di Desa Majenang diharapkan dapat semakin terbiasa memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan.


Penulis: Efiana Asmi Nugrahani, Hanifah Kholishoh Fairuz, Muhammad Rafi Syaifudin


Tingkatkan Kedisiplinan Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasi Manajemen Waktu Lewat Poster Harian di SDN 2 Pare

Tingkatkan Kedisiplinan Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasi Manajemen Waktu Lewat Poster Harian di SDN 2 Pare

 Tingkatkan Kedisiplinan Anak Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unisri Sosialisasi Manajemen Waktu Lewat Poster Harian di SDN 2 Pare

Keceriaan siswa-siswi SD N 2 Pare saat foto bersama mahasiswa KKN Unisri Kelompok 40 di halaman sekolah usai mengikuti edukasi disiplin waktu dan pembatasan gawai, Kamis (23/7/2026)


Dalam rangka membentuk karakter disiplin dan kemandirian anak usia sekolah dasar, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 40 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi manajemen waktu di SD Negeri 2 Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Optimalisasi Manajemen Waktu Dalam Membentuk Karakter Disiplin Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Media Poster Harian" ini diprakarsai oleh Della Ayu Afsary dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa-siswi kelas IV, V, dan VI.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi sosiologis di Desa Pare, di mana mayoritas orang tua bekerja di sektor pertanian dan industri kerupuk, sehingga pengawasan terhadap aktivitas anak pascasekolah menjadi terbatas.
  
Siswa-siswi kelas IV, V, dan VI SD N 2 Pare menyimak materi sosialisasi pembagian waktu belajar dan bermain secara interaktif di ruang kelas, Mondokan, Sragen, Kamis (23/7/2026). Dok: Della Ayu Afsary



Untuk menjawab tantangan tersebut, Della memanfaatkan media visual interaktif berupa Poster Harian yang memuat panduan jadwal kegiatan anak mulai pagi hingga malam hari. Selain membagikan poster, para siswa diajak berkomitmen membatasi penggunaan gawai (gadget), membiasakan belajar mandiri, serta disiplin mengatur waktu tidur.


"Melalui media poster yang menarik dan penuh warna ini, kami ingin membantu adik-adik SD Negeri 2 Pare agar mampu membagi waktu antara belajar, membantu orang tua, dan bermain secara seimbang tanpa ketergantungan pada gawai," ujar Della Ayu Afsary selaku penanggung jawab program.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Pihak sekolah menyambut positif inisiatif edukasi tersebut karena dinilai memberikan solusi praktis dalam mendampingi pembentukan karakter murid.

"Program dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Adanya media poster harian ini memudahkan para siswa memiliki panduan pembagian waktu kegiatan yang jelas di rumah secara mandiri," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 2 Pare.

  
Dok: Della Ayu Afsary

Melalui program ini, diharapkan terbentuk karakter disiplin dan kemandirian pada anak-anak di Desa Pare sejak dini guna mendukung kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Penulis: Della Ayu Afsary

Tingkatkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Galeri Daur Ulang di SD N 1 Pare

Tingkatkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Galeri Daur Ulang di SD N 1 Pare

 Tingkatkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Galeri Daur Ulang di SD N 1 Pare

Mahasiswa KKN mendampingi siswa kelas V SD Negeri 1 Pare dalam praktik membuat karya kreatif dari barang bekas.
 (Dok. Andini Putri Wijayanti)


SRAGEN — Gna meningkatkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi daur ulang sampah di SD Negeri 1 Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Galeri Daur Ulang: Ubah Sampah Jadi Berkah, Ciptakan Karya, Jaga Bumi Kita" ini menyasar siswa kelas V. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pemanfaatan kembali sampah anorganik yang masih layak pakai.

Para siswa kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan barang kerajinan tangan dari limbah bekas. Berbagai karya kreatif berhasil dibuat, seperti celengan dan pot bunga dari botol plastik, tempat pensil dari kaleng bekas, tempat tisu dari kardus, hingga pigura dan vas bunga.

"Melalui kegiatan Galeri Daur Ulang ini, kami ingin memberikan pemahaman praktis bahwa sampah yang ada di sekitar kita bisa diubah menjadi benda bernilai guna dan estetis, sekaligus melatih kerja sama tim antar siswa," ujar pelaksana program KKN Unisri.

   

Siswa kelas V SD Negeri 1 Pare menunjukkan hasil karya dalam kegiatan Galeri Daur Ulang. (Dok. Andini)

Antusiasme para murid terlihat sepanjang proses pembuatan hingga sesi penayangan karya. Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai menjadi sarana edukasi lingkungan yang menyenangkan.

"Anak-anak sangat senang dan bangga saat memamerkan hasil kerajinan kelompoknya. Edukasi daur ulang seperti ini sangat bagus untuk melatih kreativitas dan kepedulian murid terhadap kebersihan sekolah," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 1 Pare.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap kesadaran mengurangi sampah plastik dan memanfaatkan kembali barang bekas dapat menjadi kebiasaan positif yang terus diterapkan para siswa, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.


Penulis: Andini Putri Wijayanti

Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare

Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare

Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare 

Tim KKN Unisri Kelompok 40 berfoto bersama pengurus dan anggota Kader PKK Desa Pare setelah pelaksanaan edukasi pembuatan susu jagung nutrisi tinggi di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026). Sumber foto: Rahendra


SRAGEN — Guna meningkatkan kesadaran gizi masyarakat sekaligus mendorong potensi ekonomi kreatif berbasis bahan pangan lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi pembuatan susu jagung nutrisi tinggi (SOJATRI) di Balai Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Selasa (4/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "SOJATRI (Sosialisasi Susu Jagung Nutrisi Tinggi)" ini diprakarsai oleh Yusril Rahendra Nur Kuncoro dari Program Studi Teknologi Pangan, KKN Kelompok 40 Unisri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua beserta anggota Kader PKK Desa Pare.

Melalui pemaparannya, Yusril memperkenalkan susu jagung (Zea mays saccharata) sebagai opsi minuman nabati (grain milk) sehat yang kaya vitamin A, vitamin B kompleks, antioksidan, serat, asam folat, hingga zat besi. Minuman ini aman dikonsumsi oleh penderita lactose intolerance, alergi protein susu sapi, maupun penderita diabetes karena mengandalkan rasa manis alami dari fruktosa dan sukrosa jagung.

Mahasiswa Teknologi Pangan Unisri, Yusril Rahendra Nur Kuncoro, memperlihatkan sampel produk susu jagung manis (SOJATRI) beserta leaflet panduan pembuatannya usai sosialisasi di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026).


"Susu jagung memiliki nutrisi yang lengkap dan berpotensi besar dikembangkan menjadi peluang wirausaha rumahan. Selain bebas laktosa, pengolahannya juga mengusung prinsip zero waste karena ampas pemerasannya masih bisa dimanfaatkan kembali menjadi perkedel, bakwan, puding, hingga pakan ternak," ujar Yusril Rahendra Nur Kuncoro selaku pelaksana program.

Sesi demonstrasi dilanjutkan dengan mempraktikkan teknik pengolahan dasar agar susu jagung tidak beraroma langu, menghasilkan tekstur creamy, serta bebas dari bahan pengawet sintetis.

Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari para pengurus dan anggota PKK Desa Pare karena memberikan ide olahan pangan baru yang menyehatkan keluarga sekaligus bernilai jual.

"Program ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK. Kami jadi tahu cara mengolah jagung manis menjadi minuman sehat yang disukai anak-anak, sekaligus membuka peluang usaha baru untuk menambah penghasilan keluarga," ungkap salah satu pengurus Kader PKK Desa Pare peserta kegiatan.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Pare diharapkan dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah hasil pangan lokal menjadi produk minuman nabati bernilai gizi tinggi guna mendukung perekonomian keluarga secara berkelanjutan.

Penulis: Yusril Rahendra Nur Kuncoro


Pengembangan Ekonomi Kreatif: Mahasiswa KKN Unisri Olah Limbah Bonggol Jagung Jadi Briket Bernilai Jual di Desa Pare

Pengembangan Ekonomi Kreatif: Mahasiswa KKN Unisri Olah Limbah Bonggol Jagung Jadi Briket Bernilai Jual di Desa Pare

 Pengembangan Ekonomi Kreatif: Mahasiswa KKN Unisri Olah Limbah Bonggol Jagung Jadi Briket Bernilai Jual di Desa Pare
Mahasiswa KKN Unisri Surakarta berfoto bersama warga dan jajaran pengurus Desa Pare usai pelatihan pembuatan briket bonggol jagung di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026). Sumber Foto: Muhammad Rayhan


SRAGEN — Guna mengoptimalkan potensi pertanian sekaligus mengurangi penumpukan limbah organik, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta meluncurkan program edukasi pengolahan limbah bonggol jagung menjadi briket bahan bakar alternatif bernilai ekonomi di Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Selasa (4/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Pengembangan Produk Ekonomi Kreatif melalui Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung menjadi Briket Bernilai Jual" ini diprakarsai oleh Muhammad Rayhan Dwi Rizqi Rudyansyah dari Program Studi Manajemen, yang tergabung dalam KKN Kelompok 40 Unisri. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pare tersebut bertujuan mengubah sudut pandang masyarakat terhadap limbah pertanian yang selama ini kerap dibiarkan menumpuk atau dibakar begitu saja.

Melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan briket, warga diajak memanfaatkan bonggol jagung kering menjadi bahan bakar padat alternatif yang efektif untuk kebutuhan memasak harian maupun peluang usaha kuliner.   

Mahasiswa KKN Unisri, Muhammad Rayhan Dwi Rizqi Rudyansyah, menunjukkan sampel briket bonggol jagung beserta brosur panduan pembuatannya di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026)


"Limbah bonggol jagung yang melimpah memiliki potensi besar jika diolah dengan tepat. Melalui inovasi briket ini, kami ingin membantu warga menciptakan solusi energi yang ramah lingkungan sekaligus membuka peluang wirausaha baru berbasis ekonomi kreatif," ujar Muhammad Rayhan Dwi Rizqi Rudyansyah selaku pelaksana program.

Inovasi ini tidak hanya menekan potensi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah (added value) pada barang bekas dengan modal produksi yang efisien.

Kehadiran program pendampingan ini disambut positif oleh warga setempat karena menghadirkan keterampilan praktis yang mudah diterapkan menggunakan alat-alat rumah tangga.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi warga Desa Pare. Kami jadi tahu kalau bonggol jagung yang biasanya dianggap sampah ternyata bisa diolah jadi briket bernilai jual dan hemat untuk bahan bakar," ungkap salah satu perwakilan warga Balai Desa Pare peserta kegiatan.

Melalui demonstrasi langsung mulai dari proses pengarangan, pencampuran perekat tapioka, hingga pencetakan briket, masyarakat Desa Pare diharapkan dapat mengaplikasikan pembuatan briket bonggol jagung secara mandiri guna mendukung kemandirian ekonomi dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Penulis: Muhammad Rayhan Dwi Rizqi Rudyansyah




Edukasi Manajemen Waktu Sejak Dini, Mahasiswa Unisri Surakarta Gelar Program Kerja di SD N 2 Jekani

Edukasi Manajemen Waktu Sejak Dini, Mahasiswa Unisri Surakarta Gelar Program Kerja di SD N 2 Jekani

Edukasi Manajemen Waktu Sejak Dini, Mahasiswa Unisri Surakarta Gelar Program Kerja di SD N 2 Jekani

Mahasiswa KKN Unisri Surakarta berfoto bersama Kepala Sekolah dan jajaran guru di depan plang SD Negeri 2 Jekani, Mondokan, Sragen, Rabu (29/7/2026).
(Dok. Arieska Bella Amanda)


SRAGEN — Pengelolaan waktu merupakan salah satu keterampilan hidup (life skill) penting yang idealnya dibentuk sejak usia dini. Berangkat dari kesadaran tersebut, Arieska Bella Amanda, mahasiswi Program Studi S1 Manajemen Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, menggelar program kerja individu bertajuk "Manajemen Waktu pada Anak SD" di SD Negeri 2 Jekani, Desa Jekani, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Rabu (29/7/2026).

Program edukatif ini dirancang khusus dengan merangkul seluruh siswa SD N 2 Jekani dari kelas I hingga VI. Mengingat rentang usia peserta yang beragam, penyampaian materi dikemas secara interaktif, penuh warna, dan komunikatif agar konsep manajemen waktu yang abstrak dapat dipahami dengan mudah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan skala prioritas sederhana untuk membedakan kegiatan wajib dan hiburan, dilanjutkan dengan praktik menyusun "Papan Jadwal Harian Saya" menggunakan papan visual berwarna-warni, serta diakhiri sesi kuis interaktif dan game kelompok.

 "Kebiasaan mengatur waktu secara disiplin sejak dini akan berdampak langsung pada pembentukan karakter mandiri serta peningkatan prestasi belajar siswa di masa depan," ujar Arieska Bella Amanda selaku pelaksana program.

Sumber foto: Arieska Bella Amanda


Kehadiran program kerja ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari pihak sekolah karena dinilai membawa metode pembelajaran karakter yang menyegarkan bagi para murid.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat dan membantu anak-anak kami. Lewat papan jadwal yang berwarna-warni, siswa jadi lebih mudah paham cara membagi waktu antara belajar dan bermain di rumah," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 2 Jekani.

Melalui edukasi manajemen waktu ini, diharapkan siswa-siswi SD N 2 Jekani dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, berdisiplin tinggi, serta mampu menghargai waktu dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Arieska Bella Amanda


Tingkatkan Kesadaran Hukum Generasi Muda, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Bahaya Pinjol Ilegal dan Judi Online di Desa Jekani

Tingkatkan Kesadaran Hukum Generasi Muda, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Bahaya Pinjol Ilegal dan Judi Online di Desa Jekani

 Tingkatkan Kesadaran Hukum Generasi Muda, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Bahaya Pinjol Ilegal dan Judi Online di Desa Jekani

Mahasiswa KKN Unisri Surakarta berfoto bersama anggota Karang Taruna Desa Jekani usai kegiatan sosialisasi bahaya pinjol ilegal dan judi online di Mondokan, Sragen, Senin (10/8/2026). Sumber foto: Kasih Fitria Hastuti

SRAGEN — Dalam rangka pelaksanaan Program Kerja (Proker) Individu Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online bagi pemuda Karang Taruna Desa Jekani, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Senin (10/8/2026).

Kegiatan edukasi hukum yang diprakarsai oleh Kasih Fitria Hastuti ini bertempat di salah satu rumah warga Desa Jekani. Program tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada generasi muda mengenai risiko finansial, sosial, hingga konsekuensi hukum dari praktik keuangan ilegal dan perjudian digital.
Mahasiswi Ilmu Hukum Unisri, Kasih Fitria Hastuti, memaparkan materi bahaya pinjaman online tidak resmi di hadapan pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Jekani, Sragen, Senin (10/8/2026)

Dalam pemaparannya, Kasih membedah ciri-ciri layanan pinjol tidak resmi, risiko peminjaman tanpa legalitas OJK, serta bahaya judi online yang memicu kecanduan hingga kerugian finansial mendalam. Peserta diajak untuk lebih kritis dan tidak mudah tergiur oleh penawaran pinjaman instan maupun buaian keuntungan judi digital.

"Melalui sosialisasi ini, saya berharap teman-teman Karang Taruna dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan digital dan tidak mudah tergiur dengan judi online. Pemahaman hukum sejak dini sangat penting agar kita dapat terhindar dari kerugian di kemudian hari," ujar Kasih Fitria Hastuti selaku pelaksana program.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab santai secara lesehan. Para pemuda Karang Taruna tampak antusias merespons materi serta membagikan pengamatannya terkait maraknya promosi pinjol dan situs judi di ruang digital saat ini.

"Materi ini sangat bermanfaat untuk pemuda di desa. Kami jadi tahu mana pinjol yang resmi dan bahaya judi online, jadi bisa lebih waspada dan tidak gampang tergiur," ungkap salah satu perwakilan anggota Karang Taruna Desa Jekani usai kegiatan.

Anggota Karang Taruna Desa Jekani menyimak tayangan materi dan pemaparan risikonya praktik judi online serta pinjol ilegal yang disampaikan mahasiswa KKN Unisri, Senin (10/8/2026).


Melalui pelaksanaan program kerja individu ini, diharapkan kesadaran hukum pemuda Desa Jekani semakin meningkat serta mampu membentengi diri dan lingkungan sekitar dari ancaman praktik digital ilegal.

Penulis: Kasih Fitria Hastuti 

Ideas

[Ideas][recentbylabel2]

Opini

[Opini][recentbylabel1]

Sastra

[Sastra][recentbylabel2]

Agenda

[Rilis][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done