Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare
| Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare |
Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare Tim KKN Unisri Kelompok 40 berfoto ber...
| Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare |
| Pengembangan Ekonomi Kreatif: Mahasiswa KKN Unisri Olah Limbah Bonggol Jagung Jadi Briket Bernilai Jual di Desa Pare |
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri, Muhammad Rayhan Dwi Rizqi Rudyansyah, menunjukkan sampel briket bonggol jagung beserta brosur panduan pembuatannya di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026) |
Edukasi Manajemen Waktu Sejak Dini, Mahasiswa Unisri Surakarta Gelar Program Kerja di SD N 2 Jekani
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri Surakarta berfoto bersama Kepala Sekolah dan jajaran guru di depan plang SD Negeri 2 Jekani, Mondokan, Sragen, Rabu (29/7/2026). (Dok. Arieska Bella Amanda) |
"Kebiasaan mengatur waktu secara disiplin sejak dini akan berdampak langsung pada pembentukan karakter mandiri serta peningkatan prestasi belajar siswa di masa depan," ujar Arieska Bella Amanda selaku pelaksana program.
![]() |
| Sumber foto: Arieska Bella Amanda |
Tingkatkan Kesadaran Hukum Generasi Muda, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Bahaya Pinjol Ilegal dan Judi Online di Desa Jekani
![]() |
| Mahasiswi Ilmu Hukum Unisri, Kasih Fitria Hastuti, memaparkan materi bahaya pinjaman online tidak resmi di hadapan pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Jekani, Sragen, Senin (10/8/2026) |
![]() |
| Anggota Karang Taruna Desa Jekani menyimak tayangan materi dan pemaparan risikonya praktik judi online serta pinjol ilegal yang disampaikan mahasiswa KKN Unisri, Senin (10/8/2026). |
Kenali Hak dan Cegah Bullying: Mahasiswa KKN UNISRI Beri Penyuluhan Perlindungan Anak di MIM Karanganom
![]() |
| Tim KKN UNISRI Surakarta foto bersama seluruh siswa Karanganom di Desa Karanganom, Sukodono, Sragen, sebagai penutup rangkaian kegiatan penyuluhan perlindungan anak. Sumber foto:Elma |
![]() |
| Mahasiswi KKN UNISRI Surakarta, Elma Aulia Khoirunisa, berfoto bersama siswa-siswi MIM Karanganom usai penyampaian materi hak anak dan edukasi pencegahan perundungan di sekolah. Sumber foto : Elma |
![]() |
| Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan perundungan dan pengenalan hak anak oleh mahasiswa KKN UNISRI di MIM Karanganom, Desa Karanganom, Sukodono, Sragen. Sumber foto: Elma |
Secara keseluruhan, penyuluhan berjalan lancar dan menjadi langkah awal menumbuhkan kesadaran hukum dasar pada siswa. Keberlanjutan pesan anti-perundungan ini diharapkan dapat didukung melalui pembiasaan di kelas, saluran pelaporan yang aman, pendampingan guru, serta keterlibatan orang tua dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman di Desa Karanganom.
Penulis: Elma Aulia Khoirunisa
Pemanfaatan Media Sosial dan Ekonomi Digital: Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Pemasaran UMKM Snack Rumah Kelor dan Kedai Ibuk’e Lingga
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri berfoto bersama pemilik usaha Snack Rumah Kelor usai pembuatan akun media sosial di Desa Jetiskarangpung, Kalijambe, Sragen, Senin (3/8/2026). Sumber Foto: Jayasantang |
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri saat mendata dan menautkan titik Google Maps Kedai Ibuk’e Lingga di Desa Jetiskarangpung, Kalijambe, Sragen, Senin (3/8/2026). Sumber foto:Jayasantang |
Sinergi Edukasi dan Aksi Nyata, Tim Mahasiswa KKN Unisri Gelar Berbagai Program Inovatif di SD N 1 Jekani
![]() |
| Mahasiswi KKN Unisri, Diva Septyarani, berfoto bersama siswa kelas V SD N 1 Jekani yang memamerkan tempat pensil hasil olahan limbah botol plastik. (Sumber Foto: Diva Septyarani) |
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri Surakarta mendampingi siswi kelas IV memperagakan instruksi bahasa asing interaktif di SD N 1 Jekani, Mondokan, Sragen. (Sumber foto: Dafa Aji N) |
![]() |
| Siswa-siswi kelas VI SD N 1 Jekani memperlihatkan poster edukasi tata kelola desa usai mengikuti program Sekolah Cinta Desa bersama tim KKN Unisri Surakarta. |
Mahasiswa KKN UNISRI Kolaborasikan Edukasi Stop Bullying dan
“Pohon Cita-Cita” bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Jenar
Jenar, Sragen — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNISRI
Kelompok 21 di Desa Jenar melaksanakan kegiatan kolaborasi program kerja
individu berupa Sosialisasi Pencegahan Bullying dan Sosialisasi Bimbingan Kelompok Edukatif dan Motivasi: Petualangan "Pohon
Cita-Cita". Kegiatan ini ditujukan kepada siswa-siswi kelas IV
Sekolah Dasar di Desa Jenar sebagai upaya memberikan edukasi mengenai
pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, saling menghargai,
sekaligus menumbuhkan motivasi dan perencanaan cita-cita sejak dini.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman
kepada siswa mengenai bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang
ditimbulkan, serta cara mencegah dan mengatasinya sejak dini. Di sisi lain,
siswa juga perlu mendapatkan pendampingan untuk mengenali minat, potensi, dan
cita-cita mereka. Oleh karena itu, kedua program kerja dikolaborasikan agar
edukasi mengenai sikap positif terhadap teman dapat berjalan beriringan dengan
motivasi siswa dalam merencanakan masa depan.
Pada sesi Stop Bullying, siswa diberikan pemahaman mengenai
pengertian bullying serta bentuk-bentuk bullying yang sering terjadi di
lingkungan sekolah. Siswa juga diajak untuk menumbuhkan sikap saling
menghargai, peduli, dan menghormati teman, serta dibiasakan untuk berani
menolak tindakan bullying dan melaporkannya kepada guru atau orang tua apabila
mengalami atau melihat kejadian bullying.
Selanjutnya, melalui kegiatan “Pohon Cita-Cita”, siswa diajak
mengenali dan mengeksplorasi minat, potensi, serta cita-cita masa depan. Siswa
menuliskan cita-cita mereka kemudian menempelkannya pada media “Pohon
Cita-Cita”. Kegiatan ini menjadi media edukatif dan rekreatif yang membantu
siswa memahami bahwa cita-cita dapat dicapai melalui sikap dan perilaku
positif, seperti belajar dengan tekun, menabung, mematuhi aturan, serta
berusaha secara konsisten.
Kolaborasi kedua kegiatan memberikan manfaat bagi siswa, yaitu
menambah pengetahuan tentang bullying, meningkatkan kepedulian terhadap teman,
serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan saling menghargai.
Selain itu, siswa mendapatkan motivasi belajar, gambaran mengenai masa depan,
kesempatan melatih kepercayaan diri, serta pemahaman mengenai hubungan antara
usaha yang dilakukan saat ini dengan pencapaian cita-cita.
Selama kegiatan berlangsung, siswa dapat mengikuti materi
secara aktif dan interaktif. Edukasi Stop Bullying diarahkan untuk membangun
kesadaran siswa agar tidak melakukan maupun membiarkan tindakan bullying,
sedangkan kegiatan “Pohon Cita-Cita” memberikan ruang bagi siswa untuk
menyampaikan impian mereka dan membangun keberanian dalam mengungkapkan
cita-cita di depan teman-temannya.
Melalui kegiatan kolaborasi ini, mahasiswa KKN berharap siswa tidak
hanya memahami pentingnya mencegah bullying dan menghargai sesama, tetapi juga
memiliki motivasi untuk belajar dan merencanakan masa depan. Lingkungan sekolah
yang aman, nyaman, dan saling mendukung diharapkan dapat membantu siswa
berkembang secara positif serta lebih percaya diri dalam mengejar cita-cita
mereka.
Ke depannya, kegiatan edukasi mengenai pencegahan bullying dan
bimbingan karir diharapkan dapat terus dikembangkan dengan metode yang
interaktif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, siswa dapat
tumbuh dalam lingkungan yang positif, memiliki kepedulian terhadap teman, serta
memperoleh motivasi untuk terus belajar dan mewujudkan cita-cita.
Penulis: Rifa Titik Ambarwati dan Mahasiswa
KKN UNISRI Kelompok 21
Penyunting: Wiri Tanaya Hayu M
Merdeka?
Merah putih kembali memenuhi jalan,
tiang-tiang berdiri dengan gagahnya,
dan lagu kemerdekaan
akan kembali dinyanyikan.
Tapi di tengah kibaran bendera,
rakyat terus kehilangan napas.
Di sekolah,
kotak makan datang membawa program,
namun sebagian pulang membawa sakit.
Juga program yang datang dari wangsit.
Sementara seragam
semakin banyak memasuki ruang-ruang
yang seharusnya milik sipil.
Dan dari atas podium,
kata-kata berhamburan:
“bajingan”
“ndasmu”
“londo ireng.”
Seolah negeri sebesar Indonesia
tak lagi punya cukup bahasa
untuk berbicara tanpa mencaci.
Lalu Agustus datang.
Kita diminta berdiri tegak
dan meneriakkan:
MERDEKA!
Tapi bagaimana kami percaya
pada kemerdekaan?
Penulis : Kinanthi
Penyunting : Fahra
Ciptakan Lingkungan Belajar Ramah Anak, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang
Edukasi Media Promosi: Mahasiswa KKN UNISRI Dorong Daya Saing UMKM Desa Jeruk
Time Smart Kids: Mahasiswi KKN PPM UNISRI Ajarkan Manajemen Waktu di SD Negeri Jeruk 1
Edukasi Hukum dan Perlindungan Anak: Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Pencegahan KDRT di Desa Slendro
Dukung Daya Saing Usaha Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Rancang Logo dan Banner untuk UMKM di Desa Dawung
"Kami sangat terbantu dengan adanya pembuatan logo dan pemasangan banner ini. Tempat usaha kami jadi terlihat lebih rapi, profesional, dan mudah dikenali oleh pembeli yang lewat," ujar salah satu pelaku UMKM sasaran program.
Mahasiswi KKN PPM Unisri Olah Sampah Kardus Menjadi Bingkai Foto Kreatif untuk Melatih Motorik Halus Siswa SD Negeri Jeruk 1
Edukasi Manajemen Waktu dan Literasi Keuangan: Mahasiswa KKN Unisri Bekali Siswa SD N 01 Jetis Karangpung Kebiasaan Positif Sejak Dini
Smart Saving for Smart Investing: Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Siswa SD Negeri Tempelrejo 1 Menabung Uang Receh dan Bijak Finansial Sejak Dini
Ayo Pintar Uang & Menabung Sejak Dini: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Literasi Keuangan di SDN Jetis Karangpung 01
If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.