LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Kabar Luar Kampus

[Kabar Luar Kampus][recentbylabel1]

Kabar Kampus

[Kabar Kampus][recentbylabel1]
Berani Bicara, Raih Cita-Cita: Pelatihan Public Speaking Sejak Dini Bangkitkan Kepercayaan Diri Siswa SD Negeri Jambangan 02

Berani Bicara, Raih Cita-Cita: Pelatihan Public Speaking Sejak Dini Bangkitkan Kepercayaan Diri Siswa SD Negeri Jambangan 02

 Berani Bicara, Raih Cita-Cita: Pelatihan Public Speaking Sejak Dini Bangkitkan Kepercayaan Diri Siswa SD Negeri Jambangan 02

Keceriaan siswa kelas VI SD N Jambangan 02 saat berfoto bersama mahasiswi Ilmu Komunikasi Unisri dalam kegiatan pelatihan keberanian berbicara di depan umum, Sragen, Rabu (19/8/2026).


SRAGEN — Keberanian untuk berbicara di depan orang lain menjadi salah satu bekal penting bagi anak dalam menempuh pendidikan maupun menggapai cita-cita. Hal tersebut mendorong Risma Dwi Hapsari, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta yang tergabung dalam KKN Kelompok 37 Desa Jambangan, untuk mengenalkan dasar-dasar public speaking kepada siswa kelas VI SD Negeri Jambangan 02, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Rabu (19/8/2026). 

Mengusung tema "Berani Bicara, Raih Cita-Cita: Belajar Public Speaking Sejak Dini", kegiatan ini menyasar siswa kelas VI yang sebentar lagi akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Peralihan dari jenjang SD ke SMP menuntut siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang lebih luas, sehingga kemampuan berkomunikasi menjadi bekal penting yang perlu dibangun sejak awal.
Menurut Risma, public speaking bukan sekadar berbicara di depan umum, melainkan bentuk keberanian menyampaikan gagasan pemikiran seseorang.

"Kadang anak-anak sebenarnya punya banyak hal yang ingin disampaikan, tetapi masih malu atau takut salah ketika harus berbicara di depan orang lain. Lewat kegiatan ini, saya ingin mereka mencoba terlebih dahulu tanpa takut salah. Sebab untuk menggapai cita-cita, mereka juga perlu berani menyampaikan apa yang ada di pikiran mereka," ujar Risma.
Dok.Risma Dwi Hapsari


Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dan respons positif dari pihak sekolah.

"Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Materi public speaking seperti ini belum pernah diberikan secara khusus kepada siswa. Kami berharap anak-anak, khususnya kelas VI, bisa lebih berani dan percaya diri ketika berbicara di depan orang lain," ungkap Rida, salah satu guru SD Negeri Jambangan 02.

Kegiatan sosialisasi dikemas secara interaktif agar siswa dapat langsung mempraktikkan materi yang diterima. Acara diawali dengan kuis ringan berhadiah untuk mencairkan suasana. Selanjutnya, Risma memaparkan materi seputar pengertian public speaking, manfaat kemampuan berkomunikasi, faktor penyebab rasa gugup, hingga kiat membangun rasa percaya diri dan teknik berbicara yang baik.

Antusiasme siswa memuncak saat memasuki sesi praktik langsung. Setiap siswa menerima lembar "Mari Berkenalan" yang berisi informasi diri dan cita-cita. Setelah diisi, siswa diminta maju satu per satu ke depan kelas untuk memperkenalkan diri secara lisan.
Dok. Risma Dwi Hapsari

Guna melatih kontak mata, ingatan, dan keberanian berbicara secara spontan, siswa tidak diperbolehkan membaca lembarisizian tersebut saat tampil di depan teman-temannya. Melalui metode ini, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan pengalaman langsung berbicara di depan audiens.

Melalui program kerja individu ini, Risma berharap kegiatan edukasi public speaking dapat menjadi langkah awal bagi siswa kelas VI SD Negeri Jambangan 02 untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan siap menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Penulis: Risma Dwi Hapsari 




Bantu Ibu Rumah Tangga Atur Arus Kas, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Kalender Keuangan Keluarga Pintar di Desa Kedawung

Bantu Ibu Rumah Tangga Atur Arus Kas, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Kalender Keuangan Keluarga Pintar di Desa Kedawung

 Bantu Ibu Rumah Tangga Atur Arus Kas, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Kalender Keuangan Keluarga Pintar di Desa Kedawung

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Nadea Harya Saputri (yang sedang menyampaikan materi) edukasi Kalender Keuangan Keluarga Pintar kepada ibu-ibu PKK Dusun Depok, Desa Kedawung, Mondokan, Sragen, Kamis (6/8/2026).



SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Nadea Harya Saputri, melaksanakan program kerja individu berupa edukasi pengelolaan keuangan keluarga melalui media "Kalender Keuangan Keluarga Pintar".

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) dalam forum pertemuan rutin ibu-ibu PKK Dusun Depok, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, yang bertempat di rumah salah satu warga setempat.

Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu PKK mengenai pentingnya mengelola keuangan keluarga secara sederhana dan teratur. Materi yang diberikan mencakup cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang sering ditemui dalam mengatur keuangan rumah tangga. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pengeluaran untuk kebutuhan dapur, pendidikan anak, kesehatan, hingga pengeluaran untuk keinginan.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Peserta diberikan contoh bahwa kebutuhan seperti bahan makanan, biaya pendidikan, listrik, dan kesehatan perlu menjadi prioritas utama. Sementara itu, pengeluaran untuk keinginan seperti belanja tanpa rencana atau membeli barang yang belum diperlukan dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan keluarga.


dok. PDD KKN kelompok 39

Sebagai media edukasi, Kalender Keuangan Keluarga Pintar diperkenalkan sebagai alat pencatatan yang sederhana dan mudah digunakan. Kalender tersebut menyediakan kolom untuk mencatat pemasukan, pengeluaran yang dapat diberi kode 'K' untuk kebutuhan dan 'I' untuk keinginan, serta kolom khusus tabungan. Peserta juga diberikan contoh praktis cara mengisi kalender berdasarkan transaksi keuangan sehari-hari.

Penggunaan kalender ini diharapkan dapat membantu keluarga mengetahui aliran keuangan secara lebih jelas. Dengan melakukan pencatatan secara rutin, pengeluaran yang kurang diperlukan dapat diketahui dan dievaluasi pada akhir bulan. Selain itu, keluarga juga dapat menentukan target tabungan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan pertemuan rutin PKK tersebut berlangsung dalam suasana santai dan interaktif. Ibu-ibu PKK tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan praktik sederhana mengenai cara mencatat keuangan keluarga.

Melalui program kerja individu tersebut, edukasi pengelolaan keuangan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Dusun Depok, mengenai pentingnya perencanaan dan pencatatan keuangan keluarga. Kebiasaan sederhana dalam mencatat pemasukan, pengeluaran, dan tabungan ini diharapkan membantu keluarga mengelola keuangan secara lebih tertib dan terencana.

Penulis: Nadea Harya Saputri

Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Literasi Digital bagi Ibu-Ibu PKK Dusun Depok

Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi Literasi Digital bagi Ibu-Ibu PKK Dusun Depok

 Cegah Penipuan Online dan Hoaks, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Literasi Digital bagi Ibu-Ibu PKK Desa Kedawung

dok. Keza Yoseph Aditama


SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Desa Kedawung, Keza Yoseph Aditama, mengadakan sosialisasi bertajuk "Literasi Digital Dasar bagi Masyarakat Umum" pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang merupakan program kerja individu ini dilaksanakan di rumah salah satu warga Dusun Depok, Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen dan menyasar peserta pertemuan rutin ibu-ibu PKK dusun setempat..

Kegiatan bertajuk "Literasi Digital Dasar bagi Masyarakat Umum" ini merupakan program kerja individu yang digagas oleh Keza Yoseph Aditama. Sosialisasi ini menyasar ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang tengah menggelar pertemuan rutin bulanan di rumah salah satu warga setempat.

Materi yang disampaikan mencakup prinsip keamanan berinternet, etika dan tanggung jawab bermedia sosial, hingga langkah praktis menghindari ancaman perundungan siber (cyberbullying), penipuan online, dan hoaks yang marak menyasar masyarakat umum.

"Saat ini gawai dan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan harian ibu-ibu rumah tangga. Lewat sosialisasi ini, kami memberikan panduan praktis agar warga lebih kritis dalam menyaring informasi serta tidak mudah tergiur iming-iming penipuan digital," ujar Keza Yoseph Aditama, pelaksana program individu tersebut.

Guna memudahkan pemahaman, pemaparan materi dikemas secara interaktif menggunakan contoh kasus nyata di lapangan yang merujuk pada panduan resmi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

dok. Suasana kegiatan sosialisasi literasi digital 

Pemilihan lokasi di rumah warga juga menciptakan suasana diskusi yang akrab sehingga para peserta tidak segan untuk bertanya dan berbagi pengalaman harian.
Inisiatif edukasi ini mendapat respons hangat dan antusias dari para peserta yang hadir.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami ibu-ibu di desa. Sekarang kami jadi lebih paham cara mengecek berita hoaks dan lebih berhati-hati kalau ada nomor tidak dikenal yang minta data pribadi atau menawarkan hadiah," ungkap salah satu anggota PKK Dusun Depok. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para anggota PKK Dusun Depok tidak hanya makin cakap dan waspada dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu menularkan pengetahuan tersebut kepada keluarga di rumah. 

Edukasi ini menjadi langkah nyata dalam mendorong terwujudnya masyarakat Desa Kedawung yang melek digital dan tangguh di era teknologi informasi.


Penulis: Keza Yoseph Aditama


Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan APE “Isi Piringku” di RA Guppi 1 Jetiskarangpung

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan APE “Isi Piringku” di RA Guppi 1 Jetiskarangpung

Tanamkan Pola Makan Sehat Sejak Dini, Mahasiswa PG-PAUD  KKN Unisri Kenalkan APE “Isi Piringku” di RA Guppi 1 Jetiskarangpung 
Tim KKN Unisri Kelompok 26 berfoto bersama para guru dan siswa RA Guppi 1 Jetiskarangpung usai pelaksanaan sosialisasi literasi gizi Isi Piringku di Kalijambe, Sragen, Selasa (28/7/2026). Dok. Nur Fadilah 


SRAGEN — Guna mendukung ketahanan pangan keluarga serta membentuk kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program literasi gizi di RA Guppi 1 Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Literasi Ketahanan Pangan Anak Usia Dini melalui Permainan Edukatif Isi Piringku" ini diprakarsai oleh Nur Fadilah, mahasiswi KKN Unisri Kelompok 26. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelompok B1 dan B2 beserta para wali kelas.

Melalui pendekatan belajar sambil bermain, Nur Fadilah merancang Alat Permainan Edukatif (APE) "Isi Piringku" untuk mengenalkan porsi gizi seimbang harian, mencakup komposisi makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, hingga buah-buahan secara visual dan interaktif


Dok.Nur Fadilah



"Edukasi ketahanan pangan dan gizi untuk anak usia dini memerlukan metode yang menyenangkan. Melalui APE Isi Piringku, anak-anak dapat melatih kemampuan motorik dan kognitif mereka sembari belajar menyusun porsi makan sehatnya sendiri," ujar Nur Fadilah pelaksana program.

Sebagai wujud keberlanjutan program, Nur Fadilah menyerahkan secara resmi unit APE "Isi Piringku" kepada Kepala Sekolah RA Guppi 1 Jetiskarangpung, Eka, agar dapat digunakan kembali dalam kegiatan belajar mengajar rutin di sekolah.


Dok.Nur Fadilah



"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unisri. Alat permainan edukatif ini sangat bermanfaat dan memudahkan para guru dalam mengenalkan konsep gizi seimbang kepada anak-anak dengan cara yang seru dan tidak membosankan," puji Kepala Sekolah RA Guppi 1 Jetiskarangpung, Eka.


Dokumentasi Alat Permainan Edukatif 
ISI PIRINGKU


Inovasi media APE "Isi Piringku" karya Nur Fadilah ini diharapkan dapat membumikan pentingnya gizi seimbang sejak dini. Lewat interaksi yang menyenangkan, anak-anak diajak mencintai makanan sehat tanpa merasa digurui, menjadi pijakan awal dalam melahirkan generasi muda Sragen yang sehat dan berdaya saing.


Penulis: Nur Fadilah

Penyunting: Oliviana 





Manajemen Waktu Untuk Membangun Karakter Disiplin pada Siswa Sekolah Dasar

Manajemen Waktu Untuk Membangun Karakter Disiplin pada Siswa Sekolah Dasar

Manajemen Waktu Untuk Membangun Karakter Disiplin pada Siswa Sekolah Dasar 

Sumber foto:PDD KKN kelompok 39


SRAGEN — Guna membentuk kedisiplinan serta membiasakan pola hidup teratur pada anak usia sekolah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi manajemen waktu di SD Negeri Kedawung 2, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Manajemen Waktu untuk Membangun Karakter Disiplin pada Siswa Sekolah Dasar" ini diprakarsai oleh Latifah Dena Kusuma, mahasiswi Program Studi Manajemen Unisri. Kegiatan edukatif tersebut diikuti secara antusias oleh para siswa kelas IV.

Dalam pelaksanaannya, Latifah memberikan pemahaman mendasar mengenai pentingnya membagi waktu secara seimbang antara belajar, bermain, membantu orang tua, beristirahat, hingga batasan penggunaan gawai (gadget).

"Melalui edukasi ini, kami ingin mengajarkan bahwa disiplin tidak harus dimulai dari hal besar. Dengan membiasakan diri menyusun jadwal harian sederhana dan berkomitmen menyelesaikannya tepat waktu, anak-anak sedang membangun karakter tanggung jawab untuk masa depan mereka," ujar Latifah Dena Kusuma.

Rangkaian acara diawali dengan gim interaktif untuk mencairkan suasana, lalu dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan jadwal kegiatan harian. Setiap siswa diajak merancang serta memetakan rutinitas mereka dari bangun tidur hingga kembali beristirahat di malam hari.
Inisiatif pembentukan karakter ini mendapat respons hangat dari pihak sekolah dan para peserta.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat untuk anak-anak kelas IV. Praktik membuat jadwal harian membuat mereka jadi lebih paham cara membagi waktu antara belajar dan bermain agar tidak terlalu banyak menggunakan HP," ungkap salah satu perwakilan guru SD N Kedawung 2.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para siswa SDN Kedawung 2 dapat menerapkan kebiasaan mengatur waktu secara konsisten demi terciptanya rutinitas harian yang teratur dan berprestasi.


Penulis: Latifah Dena Kusuma


Wujudkan Transparansi Pelayanan, Mahasiswa KKN Unisri Hadirkan “Pojok Informasi Desa” di Kantor Desa Slendro

Wujudkan Transparansi Pelayanan, Mahasiswa KKN Unisri Hadirkan “Pojok Informasi Desa” di Kantor Desa Slendro


 Wujudkan Transparansi Pelayanan, Mahasiswa KKN Unisri Hadirkan “Pojok Informasi Desa” di Kantor Desa Slendro



Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Epifania Esra Liling (kiri) dan Ervyta Dyah Ramadany (kanan), menunjukkan standing banner persyaratan pelayanan kependudukan yang dipasang di teras Balai Desa Slendro, Gesi, Sragen, Kamis (13/8/2026).



SRAGEN — Guna meningkatkan transparansi publik serta mempermudah akses informasi pelayanan administrasi bagi masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta meresmikan fasilitas "Pojok Informasi Desa" di Kantor Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Kamis (13/8/2026).

Program kerja kolaboratif bertajuk "Pojok Informasi Desa: Pemanfaatan Media Visual untuk Meningkatkan Transparansi, Citra dan Etika Pelayanan" ini diprakarsai oleh Epifania Esra Liling (Ilmu Komunikasi) dan Ervyta Dyah Ramadany (Ilmu Administrasi Negara).

Hadir untuk menjawab kebutuhan warga akan informasi pelayanan administrasi yang mudah diakses dan dipahami, Esra dan Ervyta merancang serta memasang media visual berupa banner dan poster di area teras kantor desa. Fasilitas tersebut memuat tiga informasi utama, yakni alur dan persyaratan pelayanan administrasi kependudukan, struktur organisasi Pemerintah Desa Slendro, serta tata tertib dan etika berpakaian bagi pengunjung.

"Poster persyaratan pelayanan kependudukan ini kami rancang secara ringkas dan sistematis agar warga dapat mengetahui berkas yang perlu disiapkan secara mandiri tanpa harus bertanya berulang kali kepada perangkat desa," ujar Epifania Esra Liling.

Dok: Epifania dan Esra


Penyusunan media visual ini juga ditujukan untuk memperkuat keterbukaan informasi dan tata tertib pelayanan di lingkungan kantor desa.

"Melalui media visual ini, kami juga menampilkan struktur organisasi agar warga mengenali jajaran perangkat desa beserta tugasnya, serta poster tata tertib berpakaian sebagai bentuk edukasi etika pelayanan publik yang tertib dan sopan," tambah Ervyta Dyah Ramadany.

Kegiatan pemasangan media visual tersebut berlangsung lancar dengan didampingi langsung oleh Sekretaris Desa Slendro, Joko Purnomo, bersama jajaran perangkat Desa Slendro. Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan langsung dari pihak desa untuk memastikan informasi yang disajikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pelayanan di Desa Slendro.



Penulis: Epifania Esra Liling & Ervyta Dyah



Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Pembukuan Digital Berbasis Aplikasi Money+

Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Pembukuan Digital Berbasis Aplikasi Money+

 

Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Pembukuan Digital Berbasis Aplikasi Money+

Mahasiswa KKN Unisri Kelompok 100, Sinduarta Ega Iswardana, menunjukkan penggunaan aplikasi Money+ di hadapan anggota PKK Desa Slogo saat sosialisasi pencatatan keuangan harian di Balai Pertemuan PADMA Desa Slogo, Tanon, Sragen, Selasa (18/8/2026).
Dok. Sinduarta Ega



SRAGEN — Guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola arus kas keluarga secara akuntabel, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 100 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan edukasi pembukuan digital di Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Selasa (18/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Cerdas Mengelola Keluarga Sejahtera: Sosialisasi Pencatatan Keuangan Harian Berbasis Aplikasi Money+" ini diprakarsai oleh Sinduarta Ega Iswardana. Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan PADMA Desa Slogo tersebut diikuti oleh 22 perwakilan anggota Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Slogo.

Dalam pelaksanaannya, Sinduarta memberikan materi interaktif mengenai pentingnya mencatat setiap transaksi pengeluaran dan pendapatan harian secara teliti demi menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Selain pemaparan teori, para peserta diajak mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi pencatatan keuangan Money+ melalui perangkat ponsel masing-masing.

"Melalui sosialisasi aplikasi Money+ ini, kami ingin membantu ibu-ibu PKK mengalihkan pencatatan keuangan manual yang rentan hilang atau lupa ke sistem digital yang praktis. Pengelolaan arus kas yang teratur adalah kunci untuk membentuk keluarga yang hemat, disiplin, dan sejahtera," ujar Sinduarta Ega Iswardana selaku pelaksana program.

Untuk memastikan keberlanjutan program, mahasiswa KKN Unisri juga memberikan pendampingan berkala bagi para peserta guna membantu mengatasi kendala teknis dalam penggunaan aplikasi secara mandiri.
Inisiatif digitalisasi pengelolaan keuangan keluarga ini mendapat respons positif dari jajaran pengurus dan anggota PKK Desa Slogo.

"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat dan mudah diikuti. Aplikasi Money+ ini membuat kami jadi lebih disiplin mencatat pengeluaran harian dapur dan keluarga secara lebih rapi," ungkap salah satu perwakilan anggota PKK Desa Slogo.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 100 Unisri berharap kebiasaan pencatatan keuangan digital dapat diterapkan secara konsisten dan ditularkan kepada warga sekitar demi mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga di Desa Slogo.


Penulis: Sinduarta Ega Iswardana

Penyunting: Oliviana 










Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Branding Logo dan Kemasan UMKM Desa Tanggan

Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Branding Logo dan Kemasan UMKM Desa Tanggan

 Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Branding Logo dan Kemasan UMKM Desa Tanggan

Mahasiswi Program Studi Manajemen Unisri Surakarta, Viviola Agustina, berfoto bersama tim KKN Unisri dan warga pelaku UMKM usai sosialisasi branding produk di Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026).


SRAGEN — Guna memperkuat identitas visual serta meningkatkan nilai jual produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi branding di Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Sabtu (15/8/2026).

​Program kerja individu bertajuk "Sosialisasi Branding Produk Melalui Perancangan Logo dan Desain Kemasan Sebagai Strategi Pemasaran UMKM Desa Tanggan" ini diprakarsai oleh Viviola Agustina, mahasiswi Program Studi Manajemen Unisri.


Viviola Agustina menjelaskan pentingnya konsistensi logo dan kemasan menarik dalam meningkatkan daya saing UMKM Desa Tanggan pada program KKN Unisri di Sragen, Sabtu (15/8/2026).

​Dalam pelaksanaannya, Viviola memberikan pemahaman komprehensif mengenai fungsi strategis logo sebagai identitas utama usaha, serta pentingnya desain kemasan yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga informatif dan aman bagi produk.

"Berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, masih banyak pelaku UMKM lokal yang belum memiliki identitas visual yang konsisten. Padahal, kemasan dan logo adalah garda terdepan untuk menarik perhatian konsumen serta membangun kepercayaan pasar," ujar Viviola Agustina.

Selain pemaparan materi, Viviola memamerkan beberapa contoh prototipe rancangan logo dan desain kemasan baru yang telah disesuaikan dengan karakteristik produk khas UMKM Desa Tanggan sebagai referensi langsung bagi para pemilik usaha.

Pelaksana program KKN Unisri, Viviola Agustina, memperlihatkan paparan materi branding dan desain kemasan bersama ibu-ibu pelaku UMKM Desa Tanggan di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026).


Inisiatif pengembangan potensi ekonomi desa ini mendapat apresiasi positif dari para pelaku usaha setempat.

"Edukasi dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat membuka wawasan kami. Kami jadi paham kalau tampilan kemasan dan logo yang rapi itu sangat memengaruhi minat beli konsumen, terutama jika ingin memasarkan produk ke luar desa," ungkap salah satu pelaku UMKM Desa Tanggan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para pelaku UMKM Desa Tanggan dapat menerapkan konsep branding secara berkelanjutan sehingga produk lokal memiliki daya saing tinggi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.


Penulis: Viviola Agustina 



Cerdas Bermedia Digital: Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Penggunaan Gadget dan Internet Bijak di SDN Jekawal 1

Cerdas Bermedia Digital: Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Penggunaan Gadget dan Internet Bijak di SDN Jekawal 1


Cerdas Bermedia Digital: Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Penggunaan Gadget dan Internet Bijak di SDN Jekawal 1 


Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Herlinda Febrianti, berfoto bersama guru dan siswa-siswi SDN Jekawal 1 usai pelaksanaan sosialisasi "Cerdas Bermedia Digital" di Tangen, Sragen, Rabu (22/7/2026).


SRAGEN — Guna membentengi anak-anak dari dampak negatif teknologi serta meningkatkan literasi digital sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi edukatif di SD Negeri Jekawal 1, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Rabu (22/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Cerdas Bermedia Digital: Edukasi Penggunaan Gadget dan Internet Secara Bijak bagi Siswa Sekolah Dasar" ini diprakarsai oleh Herlinda Febrianti. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada para siswa agar dapat memanfaatkan perangkat elektronik dan internet secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, Herlinda menyampaikan materi mencakup etika berinternet, pentingnya perlindungan data pribadi, pemanfaatan internet sebagai media belajar interaktif, hingga tips membatasi durasi penggunaan (screen time) gadget harian.

"Perkembangan teknologi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak. Melalui edukasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa gadget bukan hanya untuk bermain gim atau hiburan, tetapi merupakan sarana belajar yang luar biasa jika digunakan secara bijak dan aman," ujar Herlinda Febrianti selaku pelaksana program.

Dok.Herlinda Febrianti


Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan menyenangkan melalui kombinasi diskusi, kuis berhadiah, serta permainan edukatif. Para siswa diajak berbagi pengalaman harian saat menggunakan gadget serta dilatih untuk lebih selektif dalam menyaring informasi di dunia maya.
Inisiatif edukasi literasi digital ini mendapat sambutan antusias dari para siswa dan apresiasi hangat dari pihak sekolah.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat penting dan relevan dengan kondisi anak-anak saat ini. Anak-anak jadi lebih paham bahaya membagikan informasi pribadi di internet dan mengerti batasan waktu bermain HP di rumah," ungkap salah satu perwakilan guru SD N Jekawal 1.

Melalui program Cerdas Bermedia Digital ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para siswa SDN Jekawal 1 dapat membiasakan diri menggunakan teknologi secara bertanggung jawab demi mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar mereka.


Penulis: Herlinda Febrianti







Perluas Pemasaran Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Digital Marketing UMKM Desa Jekawal

Perluas Pemasaran Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Digital Marketing UMKM Desa Jekawal


 Perluas Pemasaran Produk Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Digital Marketing UMKM Desa Jekawal
Tim KKN Unisri Surakarta berfoto bersama pengelola UMKM Mulya Abadi Kripik sembari memamerkan produk kemasan keripik usai pendampingan digital marketing di Desa Jekawal, Tangen, Sragen, Jumat (14/8/2026).


SRAGEN — Guna mendorong pemberdayaan ekonomi desa serta membimbing pemilik usaha beradaptasi dengan teknologi digital, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program pendampingan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Kuliner di Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jumat (14/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM: Promosi Cerdas, Usaha Berkembang" ini dilaksanakan secara door-to-door menyasar usaha kuliner Warung Makan Yu Yem serta produsen camilan Mulya Abadi Kripik.
Dalam pelaksanaannya, pendampingan difokuskan pada strategi pemanfaatan platform media sosial TikTok, Instagram, dan Facebook.

Mahasiswa KKN Unisri memandu pemilik usaha dari tahap dasar, mulai dari teknik pengambilan foto dan video produk yang menarik, pembuatan konten promosi sederhana, hingga tata cara pengunggahan informasi produk secara informatif.


Mahasiswi KKN Unisri Surakarta mendampingi pengelola Warung Makan Yu Yem dalam pembuatan konten promosi media sosial dan pendaftaran lokasi usaha di Desa Jekawal, Tangen, Sragen, Rabu (5/8/2026). Dok.Arlia Sherlyna  


"Melalui pendampingan langsung ini, kami ingin membantu pelaku UMKM di Desa Jekawal agar tidak hanya mengandalkan penjualan konvensional. Pemanfaatan TikTok dan media sosial secara konsisten dapat membuka jangkauan pasar yang jauh lebih luas," ujar mahasiswa KKN Unisri selaku pelaksana program.

Rangkaian pendampingan diawali pada Rabu (5/8/2026) di Warung Makan Yu Yem dengan materi pengenalan media digital, lalu dilanjutkan pada Jumat (14/8/2026) di Mulya Abadi Kripik yang berfokus pada kreasi konten video pendek interaktif.
Program edukasi dan praktik langsung ini mendapat apresiasi hangat dari para pemilik usaha setempat.

Program edukasi dan praktik langsung ini mendapat apresiasi hangat dari para pemilik usaha setempat.

"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat. Kami jadi paham cara menggunakan Tiktok dan Facebook untuk mempromosikan produk keripik kami agar bisa dikenal pembeli dari luar daerah," ungkap salah satu pengelola UMKM Mulya Abadi Kripik.
   
Dok:Arlia Sherlyna


Melalui program pendampingan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para pelaku UMKM Desa Jekawal dapat konsisten memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi modern guna memperkuat daya saing dan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.


Penulis: Arlia Sherlyna



  






Mahasiswa PGSD Kelompok 50 KKN PPM UNISRI Kenalkan Motif Batik Daerah melalui Eksperimen Mewarnai Menggunakan Larutan Asam dan Basa kepada Siswa Kelas V SD Negeri  Jembangan 2, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Mahasiswa PGSD Kelompok 50 KKN PPM UNISRI Kenalkan Motif Batik Daerah melalui Eksperimen Mewarnai Menggunakan Larutan Asam dan Basa kepada Siswa Kelas V SD Negeri Jembangan 2, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Mahasiswa PGSD Kelompok 50 KKN PPM UNISRI Kenalkan Motif Batik Daerah melalui Eksperimen Mewarnai Menggunakan Larutan Asam dan Basa kepada Siswa Kelas V SD Negeri Jembangan 2, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

Siswa kelas V SDN Jembangan 2 memperlihatkan hasil pewarnaan batik berbasis larutan asam-basa didampingi mahasiswi KKN Kelompok 50 Unisri di Plupuh, Sragen, Selasa (28/7/2026)




SRAGEN, 28 Juli 2026 — Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu yang dilaksanakan oleh Rismawati, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, yang tergabung dalam Kelompok 50 KKN PPM UNISRI.
Program kerja ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengenalkan Motif Batik Daerah melalui Eksperimen Mewarnai Menggunakan Larutan Asam dan Basa” dengan sasaran siswa kelas V SD Negeri Jembangan 2, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

 Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (28/07/2026), dengan tujuan memberikan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif kepada siswa dalam mengenal keberagaman motif batik daerah sekaligus memahami perubahan warna melalui percobaan sederhana menggunakan larutan asam dan basa.


Mahasiswi KKN mengenalkan berbagai motif batik daerah beserta asal-usulnya kepada siswa


Rismawati menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan berbagai motif batik daerah beserta asal-usulnya kepada siswa, sekaligus memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui eksperimen mewarnai menggunakan larutan asam dan basa. Kegiatan tersebut dirancang untuk menggabungkan pembelajaran mengenai kekayaan budaya Indonesia dengan kegiatan eksperimen sederhana yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Dalam sesi pembelajaran, siswa kelas V diajak untuk mengenal lebih jauh tentang batik, mulai dari pengertian batik, proses pembuatan batik, sejarah Hari Batik Nasional, hingga etika dalam penggunaan batik pada berbagai acara. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan lima motif batik dari berbagai daerah di Indonesia, lengkap dengan daerah asal, ciri khas, serta makna atau filosofi yang terkandung di dalam setiap motif.

Rismawati bersama siswa kelas V SD Negeri Jembangan 2 dalam praktik eksperimen mewarnai menggunakan larutan asam dan basa



Setelah sesi penyampaian materi dan pengenalan berbagai motif batik, kegiatan dilanjutkan dengan praktik eksperimen mewarnai motif batik menggunakan bahan-bahan sederhana yang aman dan mudah ditemukan. Dalam kegiatan tersebut, siswa menggunakan beberapa peralatan dan bahan, antara lain kertas sketsa bermotif batik, kapas, cotton bud, cup plastik kecil, kunyit bubuk, deterjen bubuk, dan air mineral.

Melalui eksperimen tersebut, siswa dapat mengamati secara langsung perubahan warna yang terjadi akibat penggunaan larutan asam dan basa. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif, tetapi juga membantu siswa memahami bahwa pembelajaran tentang budaya dapat dipadukan dengan kegiatan eksperimen sederhana. Dengan demikian, siswa diharapkan semakin mengenal, menghargai, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap keberagaman motif batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Program “Mengenalkan Motif Batik Daerah melalui Eksperimen Mewarnai Menggunakan Larutan Asam dan Basa” menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PPM UNISRI dalam mendukung kegiatan pendidikan di masyarakat. Dengan menggabungkan pembelajaran berbasis praktik dan pengenalan kearifan lokal, mahasiswa berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat serta pengalaman positif bagi para siswa.

Penulis: Rismawati

Penyunting: Adista









Siapkan Generasi Cerdas Finansial dan Berkarakter, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Menabung dan Investasi Dini di Desa Slendro

Siapkan Generasi Cerdas Finansial dan Berkarakter, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Menabung dan Investasi Dini di Desa Slendro

 Siapkan Generasi Cerdas Finansial dan Berkarakter, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Menabung dan Investasi Dini di Desa Slendro


Sumber foto: Aryo Kusumo Wibowo


SRAGEN — Guna membentuk karakter anak yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki visi masa depan yang jelas, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar rangkaian edukasi pengembangan diri bagi anak-anak di Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menggabungkan dua program kerja individu, yakni sosialisasi "Gemar Menabung Sejak Dini" yang diprakarsai oleh Aryo Kusumo Wibowo serta "Mengenal Investasi Sejak Dini" oleh Nanda Aji Nugroho.

Dalam materi pertama, Aryo menekankan pentingnya membiasakan diri menyisihkan uang saku harian secara rutin. Ia memberikan simulasi sederhana bahwa menyisihkan uang Rp2.000 per hari secara konsisten dapat terakumulasi menjadi Rp730.000 dalam setahun.

"Menabung sejak dini bukan sekadar mengumpulkan nominal uang, melainkan melatih kedisiplinan dan mengajarkan anak membedakan mana kebutuhan utama dan mana yang sekadar keinginan," ujar Aryo Kusumo Wibowo.

Sementara itu, Nanda Aji Nugroho memperluas pemahaman anak-anak mengenai konsep investasi. Menurutnya, investasi bagi usia sekolah dasar tidak terbatas pada uang, tetapi mencakup pengembangan ilmu, pembentukan karakter mulia, pemeliharaan kesehatan, serta pemanfaatan waktu secara bijak.

"Investasi terbaik bagi anak-anak adalah menggali minat, melatih skill, dan menjaga motivasi belajar. Ketika anak-anak berani berlatih dan tidak mudah menyerah saat gagal, mereka sedang menanam investasi berharga untuk masa depan," jelas Nanda Aji Nugroho.

Rangkaian sosialisasi berlangsung interaktif dan disambut penuh antusias oleh para peserta anak-anak di Desa Slendro. Pihak tokoh masyarakat setempat turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Unisri tersebut.

Melalui sinergi program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap anak-anak Desa Slendro tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara finansial, tetapi juga memiliki karakter kuat, terampil, dan berdaya saing di masa depan.


Penulis: Aryo Kusumo Wibowo & Nanda Aji Nugroho 











Bentuk Karakter Disiplin dan Bijak Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Pengelolaan Uang Saku di SDN 2 Jekani

Bentuk Karakter Disiplin dan Bijak Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Pengelolaan Uang Saku di SDN 2 Jekani

Bentuk Karakter Disiplin dan Bijak Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Edukasi Pengelolaan Uang Saku di SDN 2 Jekani

Sumber foto:Agam Dafarega Putro Puspoyo



SRAGEN — Guna membentengi anak-anak dari perilaku konsumtif sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar edukasi tata kelola uang saku bagi para siswa SD Negeri 2 Jekani, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Rabu (29/7/2026).

Program kerja pengabdian masyarakat bertajuk "Edukasi Literasi Keuangan: Pentingnya Mengelola Uang Saku pada Siswa di SD Negeri 2 Jekani" ini diprakarsai oleh Agam Dafarega Putro Puspoyo, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Unisri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Dalam pelaksanaannya, Agam mengemas teori manajemen keuangan menjadi materi interaktif yang mudah dipahami anak usia sekolah. Para siswa diajak membedakan antara skala prioritas kebutuhan dan sekadar keinginan, serta diajarkan cara menyisihkan sebagian uang saku harian untuk ditabung secara rutin.

Mahasiswa S1 Manajemen Unisri Surakarta, Agam Dafarega Putro Puspoyo, memaparkan materi perbedaan kebutuhan dan keinginan kepada siswa SD N 2 Jekani dalam program edukasi literasi keuangan di Mondokan, Sragen, Rabu (29/7/2026).



"Membiasakan anak mengelola uang saku bukan sekadar menyuruh mereka menabung, melainkan melatih tanggung jawab dan pemahaman skala prioritas. Jika kebiasaan membedakan kebutuhan dan keinginan ini dipupuk sejak SD, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan bijak finansial di masa depan," ujar Agam Dafarega Putro Puspoyo selaku pelaksana program.

Inisiatif edukasi literasi keuangan mendasar ini mendapat sambutan antusias dari para siswa serta apresiasi hangat dari pihak sekolah.

"Program dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat relevan. Anak-anak di tingkat sekolah dasar memang perlu dibimbing langsung agar bisa menahan diri tidak menghabiskan seluruh uang jajan mereka dan mulai belajar berhemat," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 2 Jekani.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap prinsip pengelolaan uang saku yang telah diajarkan dapat terus diterapkan oleh para siswa SDN 2 Jekani dalam kehidupan sehari-hari demi mencetak generasi muda yang mandiri secara finansial.


Penulis: Agam Dafarega Putro Puspoyo

Penyunting: Oliviana 



















Dari Uang Saku Jadi Tabungan, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gerakan Gemar Menabung di SDN 01 Trombol

Dari Uang Saku Jadi Tabungan, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gerakan Gemar Menabung di SDN 01 Trombol

 Dari Uang Saku Jadi Tabungan, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gerakan Gemar Menabung di SDN 01 Trombol

Siswa-siswi SDN 01 Trombol antusias memperlihatkan celengan buatan sendiri usai mengikuti program edukasi literasi keuangan KKN Unisri di Mondokan, Sragen, Selasa (29/7/2026). Dok.Vina Veda Artestiarni


SRAGEN — Guna menanamkan literasi keuangan sejak dini serta membentuk karakter siswa yang disiplin dan bijak mengelola uang, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan Sosialisasi Gerakan Gemar Menabung di SD Negeri 01 Trombol, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Selasa (29/7/2026).

Program kerja edukatif ini diprakarsai oleh Vina Veda Artestiarni. Kegiatan yang ditujukan bagi siswa-siswi sekolah dasar tersebut dikemas secara interaktif dengan bahasa yang sederhana agar materi mudah dipahami oleh anak-anak.

Dalam pelaksanaannya, Vina memberikan pemahaman mengenai konsep dasar pengelolaan keuangan, seperti cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, manfaat menyisihkan uang saku harian, hingga tips membangun kebiasaan menabung secara konsisten.

Suasana sosialisasi berlangsung semarak dengan adanya permainan edukatif, simulasi pengelolaan uang saku sehari-hari, dan sesi tanya jawab interaktif. Para siswa terlihat antusias membagikan pengalaman menabung mereka di rumah.
Inisiatif pembentukan karakter finansial ini mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah karena dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan anak.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bagus untuk melatih kedisiplinan siswa kami. Anak-anak jadi lebih paham pentingnya menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung daripada dihabiskan untuk jajan," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 01 Trombol.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap kebiasaan menabung dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para siswa SDN 01 Trombol sebagai bekal pembentukan karakter yang bertanggung jawab di masa depan.

Penulis: Vina Veda Artestiarni 



Isi Piringku: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman di Desa Padas

Isi Piringku: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman di Desa Padas

 Isi Piringku: Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman di Desa Padas


Annisa' Irma Ayala M memaparkan materi pola makan bergizi, seimbang, dan aman berbasis panduan Isi Piringku di hadapan warga Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Tanon, Sragen, Selasa (11/8/2026).


SRAGEN — Guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi keluarga dan keamanan pangan harian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi kesehatan di Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Selasa (11/8/2026).

Program kerja bertajuk "Isi Piringku: Sosialisasi Pola Makan Bergizi, Seimbang, dan Aman untuk Pertumbuhan Optimal" ini diprakarsai oleh Annisa' Irma Ayala M. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 WIB di rumah Ibu RT 07 tersebut dilaksanakan berkolaborasi dengan Bidan Desa Padas, Titik Setyowati.

Dalam pemaparannya, Annisa' dan Bidan Titik menyampaikan panduan visual Isi Piringku menggunakan media presentasi interaktif. Peserta dibimbing untuk memahami proporsi ideal dalam sekali makan, meliputi keseimbangan porsi karbohidrat, protein harian, sayuran, dan buah-buahan berbasis bahan pangan lokal yang terjangkau.

"Melalui kampanye Isi Piringku ini, kami ingin membiasakan ibu-ibu rumah tangga untuk menyusun menu gizi seimbang harian sekaligus memperhatikan aspek keamanan pangan. Makanan yang dikonsumsi anak-anak tidak hanya harus bergizi, tetapi juga aman dari kontaminasi melalui pengolahan dan penyimpanan yang higienis," ujar Annisa' Irma Ayala M selaku pelaksana program.

Selain edukasi gizi, kegiatan ini menekankan pentingnya penerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti pemenuhan asupan air putih harian, pembiasaan aktivitas fisik, serta pemeliharaan kebersihan sanitasi lingkungan rumah tangga.

Bidan Desa Titik Setyowati bersama mahasiswi KKN Unisri, Annisa' Irma Ayala, memberikan pemaparan dalam sesi diskusi Isi Piringku di Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Sragen, Selasa (11/8/2026). 



Inisiatif kolaborasi edukasi gizi ini mendapat respons positif dari warga setempat dan pihak tenaga kesehatan desa.

"Edukasi dari mahasiswa KKN Unisri dan Bidan Desa ini sangat penting bagi ibu-ibu di RT 07. Kami jadi lebih paham cara membagi porsi makan anak yang ideal dan cara mengolah bahan makanan dengan benar agar vitaminnya tidak hilang," puji salah satu perwakilan warga peserta sosialisasi.

Melalui program Isi Piringku ini, mahasiswa KKN Unisri berharap masyarakat Dukuh Sukorejo dapat menerapkan pola makan bergizi dan aman secara konsisten demi mendukung tumbuh kembang optimal anak dan mencegah risiko stunting di tingkat desa.


Penulis: Annisa' Irma Ayala M











Unlock Your Potential, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Pelatihan Kepercayaan Diri bagi Remaja Karang Taruna Permata di Katelan

Unlock Your Potential, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Pelatihan Kepercayaan Diri bagi Remaja Karang Taruna Permata di Katelan

 Unlock Your Potential, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Pelatihan Kepercayaan Diri bagi Remaja Karang Taruna Permata di Katelan

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Ella Alfi Merani, berfoto bersama tim KKN Kelompok 84 dan pemuda-pemudi Karang Taruna Permata usai kegiatan pelatihan Unlock Your Potential di Dukuh Tangen, Katelan, Tangen, Sragen, Sabtu (1/8/2026).
Dok. Ella Alfi Merani


SRAGEN — Gna mendorong pengembangan potensi diri serta membentuk mentalitas optimis pada generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 84 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan pelatihan kepercayaan diri bagi remaja di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Sabtu (1/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Unlock Your Potential: Pelatihan Membangun Kepercayaan Diri sebagai Bekal Pengembangan Potensi Diri Remaja" ini diprakarsai oleh Ella Alfi Merani. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama jajaran anggota Karang Taruna Permata Dukuh Tangen RT 03/RW 04, Desa Katelan.

Dalam pelaksanaannya, Ella memberikan edukasi mengenai teknik mengenali potensi pribadi, mengatasi rasa minder, serta membangun pola pikir positif dalam berinteraksi sosial. Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui sesi ice breaking dan refleksi kelebihan diri agar para remaja lebih berani mengekspresikan pendapat di depan umum.

"Melalui pelatihan Unlock Your Potential ini, kami ingin mengajak para remaja memahami bahwa setiap individu memiliki potensi unik. Kepercayaan diri merupakan kunci utama agar mereka berani mencoba hal baru, mengenali kelebihan diri, dan tidak takut menghadapi tantangan," ujar Ella Alfi Merani selaku pelaksana kegiatan.
Rangkaian acara yang penuh suasana keakraban tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengurus dan anggota karang taruna setempat.

Rangkaian acara yang penuh suasana keakraban tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengurus dan anggota karang taruna setempat.

"Kegiatan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat seru dan bermanfaat. Selain menambah akrab, sesi refleksinya membuat kami jadi lebih percaya diri dan berani untuk menyampaikan pendapat di organisasi," ungkap salah satu perwakilan remaja Karang Taruna Permata.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para remaja Karang Taruna Permata Dukuh Tangen dapat terus memupuk sikap optimis dan berani mengemukakan gagasan sebagai bekal positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: Ella Alfi Merani 








Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan

Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan

Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan 

Tim KKN Kelompok 17 Unisri Surakarta berfoto bersama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM Desa Tanggan setelah sesi sosialisasi diversifikasi olahan ikan lele di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). Dok. Tim PDD KKN Kelompok 17 UNISRI)


SRAGEN — Guna mengoptimalkan potensi komoditas perikanan desa serta mendorong lahirnya peluang usaha baru, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 17 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi dan demonstrasi olahan pangan di Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Sabtu (15/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "Diversifikasi Olahan Ikan Lele melalui Pembuatan Nugget sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Pangan Lokal" ini diprakarsai oleh Jessamine Adinda Nugroho dari Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi Unisri. Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga dan pelaku UMKM setempat.


Dalam pemaparannya, Jessamine menjelaskan bahwa Desa Tanggan memiliki potensi besar pada budidaya ikan lele. Namun, penjualan selama ini masih didominasi dalam bentuk segar. Diversifikasi menjadi nugget lele dihadirkan sebagai inovasi praktis untuk meningkatkan nilai gizi keluarga sekaligus menaikkan harga jual komoditas tersebut.

Sumber foto: Tim PDD KKN Kelompok 17 UNISRI


"Melalui pemanfaatan teknologi pangan sederhana ini, ikan lele tidak hanya dijual segar, tetapi bisa diolah menjadi nugget yang kaya gizi, praktis, dan disukai anak-anak. Langkah ini sekaligus menjadi peluang usaha berbasis UMKM baru bagi ibu-ibu di Desa Tanggan," ujar Jessamine Adinda Nugroho selaku pelaksana kegiatan.

Mahasiswi Teknologi Pangan Unisri Surakarta, Jessamine Adinda Nugroho, menyerahkan doorprize kepada perwakilan peserta usai pemaparan program olahan nugget lele di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). 


Rangkaian acara diisi dengan pemutaran video panduan pembuatan nugget lele, pembagian sampel produk untuk uji organoleptik (rasa dan tekstur), hingga penyerahan doorprize bagi peserta aktif.

Inisiatif edukasi dan diversifikasi pangan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mencicipi dan memelajari peluang bisnis olahan lele tersebut.

Pelaksana program KKN Unisri memutarkan video edukasi langkah-langkah pembuatan nugget lele kepada peserta di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). 


"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat bagi kami. Nugget lelenya enak dan tidak bau amis. Ini bisa jadi ide masakan sehat untuk anak di rumah, sekaligus peluang bisnis camilan frozen yang bagus dikembangkan ibu-ibu UMKM," ungkap salah satu perwakilan peserta Ibu PKK Desa Tanggan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 17 Unisri berharap masyarakat Desa Tanggan dapat mengaplikasikan inovasi olahan nugget lele secara konsisten guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa.


Penulis: Jessamine Adinda Nugroho



Lewat Program Financial Kids, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung di SDN 4 Katelan

Lewat Program Financial Kids, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung di SDN 4 Katelan

 Lewat Program Financial Kids, Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung di SDN 4 Katelan

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Siti Munawaroh, berfoto bersama tim KKN dan siswa-siswi kelas IV yang memamerkan hasil celengan hias buatan sendiri di halaman SD N 4 Katelan, Tangen, Sragen, Kamis (30/7/2026). Dok. Siti Munawaroh 





SRAGEN — Guna menanamkan pemahaman literasi keuangan serta membiasakan budaya menabung sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi interaktif di SD Negeri 4 Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (30/7/2026).

Program kerja individu bertajuk "Financial Kids: Edukasi Literasi Keuangan dan Budaya Menabung Sejak Dini melalui Kreasi Celengan Kreatif untuk Anak Sekolah Dasar" ini diprakarsai oleh Siti Munawaroh. Kegiatan tersebut ditujukan bagi siswa-siswi kelas IV guna memberikan pemahaman mendasar mengenai pengelolaan uang saku dan pentingnya berhemat.

Dalam pelaksanaannya, Siti memberikan pemaparan materi mengenai konsep literasi keuangan secara sederhana, dilanjutkan dengan kegiatan praktik menghias celengan kreatif. Para siswa dibebaskan untuk berkreasi dekoratif pada celengan masing-masing sebagai sarana pemantik semangat menabung secara mandiri di rumah.

"Edukasi literasi keuangan perlu diberikan sejak usia sekolah dasar agar anak-anak memiliki pemahaman mengenai pentingnya mengatur keuangan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menabung membantu mereka belajar menghargai uang, mengatur pengeluaran, dan mempersiapkan kebutuhan di masa depan," ujar Siti Munawaroh selaku penanggung jawab program.

Respons antusias ditunjukkan para siswa sepanjang kegiatan. Bahkan, usai proses pembuatan celengan selesai, sejumlah murid secara spontan langsung menyisihkan dan memasukkan sebagian uang saku harian mereka ke dalam celengan baru tersebut.

Inisiatif edukasi finansial dan praktik langsung ini mendapat apresiasi hangat dari pihak sekolah karena dinilai sangat relevan dengan pembentukan karakter murid.

"Program dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat. Anak-anak tidak hanya diajarkan teori, tetapi langsung dipraktikkan lewat kreasi celengan yang menarik, sehingga memotivasi murid untuk menyisihkan uang sakunya setiap hari," ungkap salah satu perwakilan guru SD N 4 Katelan.

Melalui program Financial Kids ini, mahasiswa KKN Unisri berharap para siswa SD N 4 Katelan dapat tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas secara finansial, bijak mengelola keuangan, serta disiplin menabung secara berkelanjutan.

Penulis: Siti Munawaroh 

Ideas

[Ideas][recentbylabel2]

Opini

[Opini][recentbylabel1]

Sastra

[Sastra][recentbylabel2]

Agenda

[Rilis][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done