LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Kabar Luar Kampus

[Kabar Luar Kampus][recentbylabel1]

Kabar Kampus

[Kabar Kampus][recentbylabel1]
Optimalisasi Media Digital UMKM Melalui Pembuatan Video Profil dan Pencantuman Lokasi Usaha pada Google Maps

Optimalisasi Media Digital UMKM Melalui Pembuatan Video Profil dan Pencantuman Lokasi Usaha pada Google Maps

 Optimalisasi Media Digital UMKM Melalui Pembuatan Video Profil dan Pencantuman Lokasi Usaha pada Google Maps

Dok.Chintia Putri Arlinda




SRAGEN — Perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang semakin besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk serta mengembangkan usahanya. Pemanfaatan media digital tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga dapat membantu masyarakat menemukan informasi mengenai suatu usaha dengan lebih mudah.

Melihat hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Chintia Putri Arlinda, melaksanakan program kerja individu bertajuk “Optimalisasi Media Digital UMKM melalui Pembuatan Video Profil dan Pencantuman Lokasi Usaha pada Google Maps.”

Program kerja ini dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Himada Bakery & Snack, salah satu UMKM yang berada di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana untuk memperkuat identitas usaha dan meningkatkan kemudahan akses informasi bagi konsumen.

Salah satu kegiatan utama yang dilakukan adalah pembuatan video profil Himada Bakery & Snack. Video tersebut menampilkan identitas usaha, produk-produk yang ditawarkan, serta gambaran mengenai aktivitas usaha.

Dengan adanya video profil, informasi mengenai Himada Bakery & Snack dapat disampaikan secara lebih visual, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Video tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan promosi melalui berbagai platform media sosial.

Suasana proses pembuatan video profil Himada Bakery & Snack pada Jumat (14/8/2026) di Desa Kedawung, Sragen, sebagai upaya optimalisasi media digital UMKM lokal.





Selain pembuatan video profil, Chintia juga membantu mencantumkan titik lokasi Himada Bakery & Snack pada layanan peta digital Google Maps. Pencantuman lokasi ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat dan calon konsumen dalam menemukan keberadaan tempat usaha. Melalui Google Maps, konsumen dapat memperoleh informasi lokasi sekaligus menggunakan fitur petunjuk arah untuk menuju tempat usaha secara langsung.

Optimalisasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Himada Bakery & Snack dalam meningkatkan keberadaan dan visibilitas usaha di ruang digital. Media digital yang dikelola dengan baik dapat membantu UMKM memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas serta memberikan kemudahan bagi konsumen dalam memperoleh informasi.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk penerapan ilmu komunikasi dan pemasaran digital dalam mendukung perkembangan UMKM lokal. Melalui program kerja KKN ini, mahasiswa tidak hanya membantu dalam pembuatan media promosi, tetapi juga memberikan dukungan terhadap pemanfaatan teknologi digital yang dapat digunakan secara berkelanjutan oleh pelaku usaha.

Dengan adanya video profil dan pencantuman lokasi pada Google Maps, Himada Bakery & Snack diharapkan semakin mudah dikenal oleh masyarakat, memiliki jangkauan promosi yang lebih luas, dan mampu meningkatkan daya saing usaha di tengah perkembangan era digital. Program ini sekaligus menjadi langkah sederhana dalam mendorong UMKM Desa Kedawung untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen.


Penulis: Chintia Putri Arlinda


Mahasiswa KKN-PPM UNISRI Dampingi Branding dan Administrasi UMKM Tahu dan Tempe Gembus di Desa Slogo

Mahasiswa KKN-PPM UNISRI Dampingi Branding dan Administrasi UMKM Tahu dan Tempe Gembus di Desa Slogo

Mahasiswa KKN-PPM UNISRI Dampingi Branding dan Administrasi UMKM Tahu dan Tempe Gembus di Desa Slogo 

Dok.Cahya Charisma



SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan program pendampingan bagi UMKM Tahu dan Tempe Gembus milik Pak Sutikno di Dukuh Jambeyan, Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja individu bertajuk “Business Clinic UMKM: Pendampingan Branding dan Pengembangan Usaha pada UMKM Tahu dan Tempe Gembus Pak Sutikno Desa Slogo.”

 Program ini dilaksanakan oleh Cahya Charisma (mahasiswa Program Studi Manajemen) berkolaborasi dengan Sekarayu Anisah Kalya Reswara (mahasiswa Program Studi Akuntansi). Kolaborasi dilakukan untuk memberikan pendampingan sesuai bidang keilmuan masing-masing, khususnya dalam aspek branding dan administrasi pencatatan penjualan.

UMKM milik Pak Sutikno merupakan usaha rumahan yang memproduksi tahu dan tempe gembus. Dalam satu hari produksi, usaha ini mengolah sekitar 30 kilogram kedelai untuk menghasilkan tahu, sementara ampasnya dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku tempe gembus. Produk tersebut dipasarkan secara langsung oleh Pak Sutikno di pasar setempat.

Program pendampingan dilaksanakan secara bertahap selama beberapa minggu. Pada tahap awal, mahasiswa melakukan kunjungan dan observasi lokasi produksi untuk melihat langsung proses pembuatan tahu serta berdiskusi mengenai sistem penjualan dan kondisi usaha.

Dari hasil diskusi, diketahui bahwa keterbatasan modal menjadi salah satu kendala utama. Meskipun tidak memberikan bantuan modal secara langsung, mahasiswa menawarkan solusi pendampingan non-finansial berupa penguatan branding dan penyediaan media pencatatan penjualan.

Sebelumnya, lokasi produksi belum memiliki spanduk (banner) penanda keberadaan usaha dan produk tahu yang dijual masih menggunakan plastik polos tanpa identitas. Padahal, usaha ini memiliki potensi besar untuk berkembang melalui penguatan identitas produk.

Dok. Cahya dan Anisah 




Sebagai langkah pendampingan manajemen, mahasiswa merancang banner lokasi produksi serta membuat desain visual pada plastik kemasan tahu. Kemasan tersebut memuat identitas tulisan “Tahu Pak Sutikno”, nomor telepon, dan alamat produksi. Penyesuaian ukuran dan desain didiskusikan terlebih dahulu bersama Pak Sutikno sebelum direalisasikan ke tahap pencetakan.

Sementara itu, kolaborasi dari bidang Akuntansi diwujudkan melalui penyediaan buku pencatatan penjualan. Buku ini diserahkan sebagai media pendukung untuk membantu Pak Sutikno mendokumentasikan setiap transaksi penjualan secara teratur dan sistematis.

Rangkaian pendampingan diakhiri dengan evaluasi dan penyerahan luaran program pada Sabtu (15/8/2026) di lokasi produksi Dukuh Jambeyan, Desa Slogo. Luaran yang diserahkan meliputi banner usaha, plastik kemasan terformat, serta buku pencatatan penjualan.

Pak Sutikno menyambut baik dan mengapresiasi hasil pendampingan yang diberikan. Banner tersebut diharapkan dapat memperjelas lokasi usaha, kemasan baru mampu meningkatkan daya pikat produk, serta buku kas membantu penataan administrasi penjualan secara rutin.

Melalui program Business Clinic UMKM, mahasiswa KKN-PPM UNISRI berupaya menerapkan ilmu akademis secara nyata demi mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa. Kegiatan ini sekaligus menginduki tema utama KKN-PPM UNISRI, yakni “Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen.”

Penulis : Cahya Charisma & Sekarayu Anisah Kalya Reswara



Tingkatkan Kewaspadaan Digital, Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi Bijak Medsos dan Dampak AI Bagi Ibu PKK Desa Jekani

Tingkatkan Kewaspadaan Digital, Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi Bijak Medsos dan Dampak AI Bagi Ibu PKK Desa Jekani

 Tingkatkan Kewaspadaan Digital, Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi Bijak Medsos dan Dampak AI Bagi Ibu PKK Desa Jekani

Dok.Nathaniela dan Nafisah





SRAGEN — Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan kegiatan sosialisasi program kerja individu di hadapan Tim Penggerak (TP) PKK Desa Jekani, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Minggu (9/8/2026). Rangkaian kegiatan berlangsung pada pukul 13.00 hingga 15.30 WIB di Balai Desa Jekani, bertepatan setelah pelaksanaan Rapat Pleno TP PKK.

Sosialisasi ini menghadirkan dua materi edukasi digital yang disampaikan secara bergantian menggunakan media presentasi visual di hadapan pengurus dan anggota PKK yang hadir.

Bijak Bermedia Sosial dan Waspada Hoaks

Materi pertama bertajuk "Saring Sebelum Sharing: Bijak Menggunakan WhatsApp, Mengenali Hoax, dan Menjaga Data Pribadi" disampaikan oleh Nathaniela Phallosa Maheswari, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI. Dalam paparannya, Nathaniela menjelaskan bahwa aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp telah menjadi bagian penting dalam interaksi warga, termasuk dalam berbagi informasi kesehatan, kegiatan kemasyarakatan, hingga kabar keluarga.

Dok.Nathaniela dan Nafisah

Namun, ia mengingatkan pentingnya memilah kebenaran informasi sebelum dibagikan demi mencegah penyebaran berita bohong (hoax) yang dapat memicu keraguan atau kesalahpahaman di masyarakat. Peserta diimbau menerapkan prinsip "saring sebelum sharing" serta menjaga kerahasiaan data pribadi agar terhindar dari risiko penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Dampak AI Terhadap Literasi Digital dan Produktivitas

Materi kedua yang membahas "Dampak Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Literasi Digital dan Produktivitas Masyarakat" dipaparkan oleh Nafisah Nur Aini Fatimah, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNISRI. Pada sesi ini, Nafisah mengenalkan konsep dasar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) melalui contoh sederhana yang dekat dengan keseharian, seperti fitur asisten virtual di ponsel, aplikasi penerjemah bahasa, hingga chatbot pembuat teks otomatis.
Dok.Nathaniela dan Nafisah



Pemaparan ini bertujuan membuka wawasan peserta agar tidak canggung terhadap perkembangan teknologi, melainkan mampu memanfaatkannya untuk menunjang produktivitas harian dan kegiatan kemasyarakatan secara bijak.


Seluruh rangkaian acara mendapat sambutan hangat dan perhatian penuh dari para peserta. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa pelaksana program dan pengurus TP PKK Desa Jekani.

Dok.Nathaniela dan Nafisah


Melalui sosialisasi ini, ibu-ibu TP PKK Desa Jekani diharapkan semakin cermat dalam mengelola informasi di media sosial, terampil menangkal hoaks, menjaga data pribadi, serta mampu memanfaatkan keunggulan teknologi AI demi mendukung kedaulatan digital dan kesejahteraan keluarga di Desa Jekani.


Penulis : Nathaniela Phallosa Maheswari & Nafisah Nur Aini Fatimah



Kenalkan Potensi Desa Bendo Lewat Bahasa Inggris, Mahasiswa KKN Gelar Pembelajaran Interaktif di SDN Bendo 3

Kenalkan Potensi Desa Bendo Lewat Bahasa Inggris, Mahasiswa KKN Gelar Pembelajaran Interaktif di SDN Bendo 3

 Kenalkan Potensi Desa Bendo Lewat Bahasa Inggris, Mahasiswa KKN Gelar Pembelajaran Interaktif di SDN Bendo 3

Dok. Gandhi Putra Gangga 




SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar kegiatan pembelajaran interaktif di SD Negeri Bendo 3, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan lingkungan dan potensi lokal Desa Bendo kepada para siswa melalui penguasaan bahasa internasional dasar, yakni Bahasa Inggris.

Rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hari ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah maupun siswa-siswi. Melalui pendekatan yang menyenangkan, para peserta diajak memahami lingkungan sekitar mereka sembari memperdalam Bahasa Inggris.

Mengingat jumlah keseluruhan siswa SD Negeri Bendo 3 yang relatif terbatas yakni sebanyak 24 siswa dan tidak seluruhnya hadir, seluruh siswa dari berbagai tingkatan kelas digabungkan dalam satu sesi kegiatan. Sesi diawali dengan pemaparan materi yang berfokus pada pengenalan kosakata dasar Bahasa Inggris seputar lingkungan, kondisi geografis, dan hasil alam Desa Bendo. Penggunaan metode pengajaran visual membuat siswa tampak antusias menirukan pelafalan kosakata baru yang dicontohkan.

Setelah mendapatkan pemahaman dasar, para siswa dibagi ke dalam empat kelompok yang masing-masing beranggotakan empat hingga enam anak dengan pendampingan mahasiswa KKN. Suasana kelas menjadi meriah saat permainan cepat-tepat pengambilan kartu kosakata dimulai. 

Tiap kelompok berdiskusi aktif dan menentukan perwakilan untuk berlomba mengambil kartu jawaban yang tepat berdasarkan pertanyaan berbahasa Inggris sederhana.
Pembelajaran berlanjut pada pengenalan struktur tata bahasa sederhana (simple present tense) yang relevan dengan materi sebelumnya. Guna menguji pemahaman, para siswa diajak bermain bisik kalimat berantai. 

Dok. Gandhi Putra Gangga 



Mahasiswa KKN bertugas sebagai penerima informasi pertama yang membisikkan kalimat berbahasa Inggris kepada siswa di belakangnya. Informasi tersebut diteruskan secara berantai hingga siswa paling akhir, yang kemudian bertugas menyebutkan kembali kalimat tersebut untuk mengumpulkan skor bagi kelompoknya.

Seluruh siswa mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh antusiasme. Kegembiraan semakin memuncak saat memasuki penghujung acara yang diisi dengan pengumuman pemenang. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan perolehan skor kelompok, mahasiswa KKN membagikan beraneka ragam makanan ringan yang dirangkai unik menyerupai bentuk mahkota dan kalung.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap dapat menumbuhkan rasa bangga para siswa terhadap potensi Desa Bendo, sekaligus meningkatkan minat dan motivasi mereka untuk belajar Bahasa Inggris di masa depan.


Penulis : Gandhi Putra Gangga 

Mahasiswa KKN UNISRI Laksanakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa Sekolah Dasar

Mahasiswa KKN UNISRI Laksanakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa Sekolah Dasar

 Mahasiswa KKN UNISRI Laksanakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa Sekolah Dasar

Dok. Kanaya Riqky Aulia 




Sumberlawang, SRAGEN— (21/7/26 dan 25/7/26) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Kanaya Riqky Aulia, melaksanakan program kerja individu berupa Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa Sekolah Dasar di SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Tlogotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.  Kegiatan ini menyasar siswa kelas 1 hingga kelas 6 sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga dan melindungi diri sejak usia dini.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai kekerasan seksual, bagian tubuh pribadi, sentuhan baik dan sentuhan tidak baik, bentuk serta dampak kekerasan seksual, cara mencegah, dan cara melindungi diri. Siswa juga diajak untuk berani berkata "TIDAK!" terhadap perlakuan yang tidak pantas atau membuat mereka merasa tidak nyaman.


Penyampaian Interaktif dan Edukatif

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara edukatif dan interaktif. Selain penyampaian materi secara langsung, siswa juga disajikan tayangan video edukasi. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan kuis sederhana untuk mendorong siswa lebih aktif memahami materi yang diberikan.


Mahasiswa KKN UNISRI, Kanaya Riqky Aulia, memaparkan materi pencegahan kekerasan seksual dan pengenalan sentuhan baik serta tidak baik kepada siswa SD di Tlogotirto, Sumberlawang, Sragen. 


Melalui kegiatan tersebut, siswa diarahkan untuk mampu mengenali situasi yang tidak aman, berani menolak perlakuan yang tidak pantas, segera menjauh apabila berada dalam situasi yang membahayakan, serta melapor kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau melihat tindakan yang membuat tidak nyaman.

Harapan Lingkungan Ramah Anak

Melalui program kerja individu ini, diharapkan siswa memiliki pengetahuan dan keberanian untuk menjaga diri serta berani berkata “TIDAK!” terhadap perlakuan yang tidak pantas.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung upaya sekolah dan orang tua dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak, serta mencegah terjadinya tindakan kekerasan seksual sejak usia dini.

Penulis: Kanaya Riqky Aulia 

Kas Tertata, PKK Berdaya: Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Membuat Pembukuan Kas Sederhana

Kas Tertata, PKK Berdaya: Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Membuat Pembukuan Kas Sederhana

 Kas Tertata, PKK Berdaya: Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Membuat Pembukuan Kas Sederhana

Dok.Ervy Fajriana Nur'aini




SRAGEN — Di tengah perkembangan teknologi digital, kemampuan mengelola keuangan secara rapi dan efisien menjadi kebutuhan penting, tidak terkecuali bagi organisasi kemasyarakatan seperti PKK. Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta dari Program Studi Akuntansi, Ervy Fajriana Nur'aini, melaksanakan program kerja individu berupa Edukasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pembukuan Kas Sederhana bagi ibu-ibu PKK di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Kegiatan bertajuk "Kas Tertata, PKK Berdaya: Memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Membuat Pembukuan Kas Sederhana" ini digelar di Kantor Desa Ngargotirto. Program ini bertujuan membantu ibu-ibu PKK dalam mencatat serta mengelola kas organisasi secara lebih tertib, akurat, dan efisien dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.


Mengenalkan AI dengan Cara Sederhana

Dalam kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK diajak memahami bagaimana teknologi AI dapat digunakan untuk membantu pekerjaan sehari-hari, khususnya dalam hal pencatatan kas. Materi disampaikan secara sederhana dan aplikatif, mulai dari pengenalan aplikasi atau platform berbasis AI, cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, hingga cara membuat rekapitulasi kas secara otomatis.

Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pembukuan kas yang rapi merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas organisasi. Oleh karena itu, pemanfaatan AI diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan yang selama ini dilakukan secara manual.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu ibu-ibu PKK agar lebih melek teknologi, khususnya dalam mengelola pembukuan kas secara sederhana namun tetap rapi dan akurat menggunakan bantuan AI,” ujarnya.


Meningkatkan Kapasitas dan Kemandirian PKK

Selain memberikan materi, mahasiswa KKN juga mengajak peserta untuk mempraktikkan langsung cara mencatat transaksi kas menggunakan perangkat yang tersedia. Pendekatan praktik langsung ini bertujuan agar ibu-ibu PKK tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat langsung menerapkannya dalam kegiatan pembukuan organisasi sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi berlangsung, mulai dari cara penggunaan aplikasi, keamanan data, hingga cara mengatasi kendala teknis yang mungkin muncul saat pencatatan.

Mendukung Digitalisasi di Tingkat Desa

Program Edukasi Pemanfaatan AI untuk Pembukuan Kas Sederhana menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung digitalisasi di tingkat desa, khususnya bagi organisasi kemasyarakatan seperti PKK. Melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK diharapkan mampu mengelola kas organisasi secara lebih tertata, transparan, dan efisien.

Mahasiswa KKN UNISRI berfoto bersama ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto usai pelaksanaan edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pembukuan kas organisasi di Kantor Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen.




Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mendekatkan teknologi kepada masyarakat desa, sehingga mereka dapat memanfaatkan kemajuan digital untuk mendukung kegiatan organisasi dan pembangunan di lingkungan sekitar.

Melalui edukasi sederhana ini, mahasiswa KKN UNISRI Surakarta berharap pemanfaatan AI dalam pembukuan kas dapat menjadi bekal bagi ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto untuk mengelola keuangan organisasi secara lebih mandiri, rapi, dan berdaya di masa mendatang.


Penulis : Ervy Fajriana Nur'aini

Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Edukasi “Sosialisasi Cegah Kekerasan Sejak Dini dan Stop Bullying” di SDN 01 Krikilan

Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Edukasi “Sosialisasi Cegah Kekerasan Sejak Dini dan Stop Bullying” di SDN 01 Krikilan

 Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Edukasi “Sosialisasi Cegah Kekerasan Sejak Dini dan Stop Bullying” di SDN 01 Krikilan

Dok.Wahyu Putri Astuti 



SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan program kerja individu bertajuk “Sosialisasi Cegah Kekerasan Sejak Dini dan Stop Bullying” di SDN 01 Krikilan, Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 dengan tujuan menanamkan pemahaman tentang kekerasan dan perundungan (bullying) sejak dini.

Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberi edukasi kepada anak-anak usia sekolah dasar agar mampu mengenali bentuk-bentuk kekerasan, membedakan antara bercanda dan menyakiti, serta berani berkata “TIDAK” terhadap bullying. Anak-anak perlu memahami bahwa kekerasan tidak hanya berupa fisik, tetapi juga verbal, sosial, dan daring.

Kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN bersama peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi sesuai tujuan pembelajaran, yaitu: mengenal apa itu kekerasan dan perundungan (bullying), mengetahui contoh perilaku yang menyakiti orang lain, belajar cara mencegah dan menghadapi kekerasan, serta berani berkata “TIDAK” pada kekerasan dan melapor kepada orang dewasa yang dipercaya.


Kenali Bentuk Kekerasan dan Perundungan

Pada sesi inti, mahasiswa menjelaskan pengertian kekerasan sebagai tindakan yang dapat menyakiti tubuh, perasaan, atau pikiran orang lain. Ditekankan bahwa kekerasan tidak hanya memukul atau menendang, tetapi juga kata-kata yang menghina, mengancam, atau mempermalukan.

Selanjutnya dipaparkan bentuk-bentuk kekerasan, meliputi:

1. Fisik: memukul, menendang, mendorong, mencubit.

2. Verbal: mengejek, menghina, mengancam, memanggil dengan julukan yang menyakitkan.

3. Sosial: mengucilkan, mengajak teman lain untuk menjauhi seseorang.

4. Daring: menyebarkan foto atau pesan yang mempermalukan orang lain.

Materi dilanjutkan dengan penjelasan tentang bullying sebagai perilaku menyakiti atau menekan orang lain secara berulang yang dapat membuat seseorang merasa takut, sedih, malu, atau tidak percaya diri. Peserta juga diajak memahami perbedaan antara bercanda dan menyakiti: bercanda membuat semua orang senang, sedangkan menyakiti membuat ada yang merasa takut, sedih, malu, atau tidak nyaman. Jika teman berkata “berhenti”, maka harus dihentikan.


dok.Wahyu Putri Astuti 



Langkah Penanganan dan "Janji Kelas 5"

Mahasiswa juga menyampaikan langkah yang harus diambil jika melihat teman mengalami kekerasan, yaitu: jangan ikut mengejek atau menertawakan, bantu teman mencari tempat yang aman, beritahu guru atau orang dewasa yang dipercaya, serta menekankan bahwa menolong teman adalah tindakan berani dan baik. Untuk mencegah kekerasan, siswa diajak saling menghormati, saling membantu, tidak mengejek teman, dan berteman dengan semua orang agar sekolah menjadi tempat yang aman dan bahagia.

Agar suasana lebih interaktif dan mengena, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan “Janji Kelas 5” bersama-sama. Siswa berjanji: tidak akan melakukan kekerasan, akan menghormati teman dan guru, tidak akan mengejek atau merundung teman, akan membantu teman yang membutuhkan, serta berani berkata dan melapor jika terjadi kekerasan. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam menyimak materi, menjawab pertanyaan, dan mengucapkan janji kelas.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan siswa SDN 01 Krikilan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kekerasan dan bullying, serta berani berkata “TIDAK” terhadap segala bentuk perundungan. Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap edukasi sederhana ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang baik, sopan, saling menghargai, dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.


Penulis : Wahyu Putri Astuti 

Bantu Keterbukaan Informasi, Mahasiswa UNISRI Rancang Papan Struktur Organisasi Desa Slogo

Bantu Keterbukaan Informasi, Mahasiswa UNISRI Rancang Papan Struktur Organisasi Desa Slogo

 Bantu Keterbukaan Informasi, Mahasiswa UNISRI Rancang Papan Struktur Organisasi Desa Slogo

Mahasiswa KKN UNISRI, Kezia Indi Kusuma Wardani, menyerahkan desain papan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) secara simbolis kepada Kepala Desa Slogo, Bintoro Adi Saputro, S.T., di Balai Desa Slogo, Tanon, Sragen, Selasa (18/8/2026).




SRAGEN — Ketiadaan media visual informasi mengenai susunan pemerintahan desa mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta merancang papan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) bagi Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.

Desain papan SOTK Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Slogo tersebut diserahkan langsung oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISRI, Kezia Indi Kusuma Wardani, kepada Kepala Desa Slogo, Bintoro Adi Saputro, S.T., di Balai Desa Slogo, Selasa (18/8/2026).

Kezia menjelaskan bahwa program kerja individu ini diinisiasi untuk menjawab kebutuhan transparansi dan keterbukaan informasi di lingkungan kantor desa. Papan visual ini dirancang agar masyarakat maupun tamu dinas dapat dengan mudah mengenali susunan serta fungsi jabatan perangkat desa tanpa harus bertanya terlebih dahulu.

Dalam proses pembuatannya, Kezia menerapkan metode komunikasi visual sederhana melalui penyusunan data kelembagaan, bagar hirarki yang rapi, serta tata letak (layout) yang informatif dan praktis dipahami.


Dok.Kezia Indi Kusuma Wardani

Menurutnya, media visual memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi, terutama ketika informasi tersebut berkaitan dengan struktur organisasi yang terdiri dari beberapa unsur dan jabatan. Penyajian dalam bentuk papan struktur diharapkan dapat membuat informasi lebih praktis untuk dipahami oleh masyarakat maupun pihak lain yang datang ke kantor desa.

Kepala Desa Slogo, Bintoro Adi Saputro, S.T., menyambut baik program yang dilakukan mahasiswa KKN tersebut. Pihak desa menilai hasil desain dapat membantu memenuhi kebutuhan informasi yang selama ini belum tersedia dalam bentuk papan struktur organisasi. Bintoro menyampaikan bahwa kerja sama dengan mahasiswa KKN memberikan manfaat bagi Desa Slogo karena mahasiswa dapat membantu mengerjakan kebutuhan desa sesuai dengan kemampuan dan bidang keilmuannya.

“Ini merupakan hal yang positif bagi desa. Sebelumnya kami memang belum mempunyai papan struktur organisasi yang bisa ditampilkan di kantor desa. Dengan adanya desain ini, informasi mengenai struktur Pemerintah Desa dan BPD dapat disajikan dengan lebih jelas,” ujar Bintoro.

Ia berharap hasil desain yang telah diserahkan dapat segera dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Slogo. Selain menjadi media informasi bagi masyarakat, papan tersebut juga diharapkan dapat membuat penyajian informasi di lingkungan kantor desa menjadi lebih tertata.

Keberadaan papan struktur organisasi juga dinilai memiliki dampak dalam mendukung keterbukaan informasi di tingkat desa. Masyarakat yang datang ke kantor desa dapat mengetahui susunan perangkat Pemerintah Desa Slogo dan BPD tanpa harus terlebih dahulu mencari atau menanyakan informasi kepada perangkat desa.

Melalui pembuatan desain papan Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa Slogo dan BPD Slogo, program KKN tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Papan struktur yang nantinya dipasang di lingkungan kantor desa diharapkan menjadi salah satu sarana informasi yang membantu masyarakat mengenali susunan pemerintahan Desa Slogo.

Dengan adanya desain papan struktur organisasi tersebut, Desa Slogo kini memiliki rancangan media informasi yang dapat digunakan untuk menampilkan susunan Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa secara lebih terstruktur, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat yang berkunjung ke kantor desa.


Penulis : Kezia Indi Kusuma Wardani

Tingkatkan Literasi Finansial, Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Pencatatan Keuangan Rumah Tangga Berbasis Aplikasi Money+

Tingkatkan Literasi Finansial, Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Pencatatan Keuangan Rumah Tangga Berbasis Aplikasi Money+

Tingkatkan Literasi Finansial, Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Pencatatan Keuangan Rumah Tangga Berbasis Aplikasi Money+ 


Mahasiswa KKN UNISRI berfoto bersama warga usai sosialisasi pencatatan keuangan rumah tangga berbasis aplikasi Money+ di Balai Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen, Kamis (23/7/2026)



SRAGEN — Sebanyak 50 warga Desa Ngargotirto mengikuti sosialisasi pengelolaan keuangan rumah tangga berbasis digital di Balai Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta ini mengusung tema “Keuangan Tertata, Keluarga Sejahtera: Sosialisasi Penyusunan Keuangan Rumah Tangga Berbasis Aplikasi Money+”. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memetakan arus kas domestik secara sistematis.

Dalam sosialisasi tersebut, warga dibekali pemahaman mendasar mengenai perencanaan keuangan, pencatatan rutin pemasukan dan pengeluaran, pemilahan antara kebutuhan dan keinginan, hingga pentingnya pengalokasian dana darurat.

Sebagai langkah modernisasi pencatatan manual, mahasiswa KKN memandu warga mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi pencatatan keuangan Money+. Peserta didampingi untuk mengenali berbagai fitur digital, seperti pengkategorian transaksi hingga pemantauan grafik perkembangan kondisi finansial bulanan secara praktis melalui ponsel pintar.


Dok.Adinda Retno Tri Wulandari 


Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi interaktif dan tanya jawab. Melalui pemanfaatan teknologi ini, warga Desa Ngargotirto diharapkan dapat mengadopsi kebiasaan finansial yang lebih disiplin, terukur, dan transparan demi mewujudkan ketahanan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.

Penulis : Adinda Retno Tri Wulandari 

Kreatif! Cetuskan Paspor Mini, Mahasiswa UNISRI Ajak Siswa SDN Srawung 1 Belajar Dream Job Lewat Media Interaktif

Kreatif! Cetuskan Paspor Mini, Mahasiswa UNISRI Ajak Siswa SDN Srawung 1 Belajar Dream Job Lewat Media Interaktif

 Kreatif! Cetuskan Paspor Mini, Mahasiswa UNISRI Ajak Siswa SDN Srawung 1 Belajar Dream Job Lewat Media Interaktif

Mahasiswa KKN-PPM UNISRI berfoto bersama siswa kelas 4 SDN Srawung 1, Gesi, Sragen, usai pelaksanaan program edukasi Bahasa Inggris interaktif, Kamis (30/7/2026). 






SRAGEN — Bahasa Inggris kerap dianggap rumit dan menakutkan bagi siswa sekolah dasar (SD) di kawasan pedesaan akibat minimnya pemaparan bahasa asing. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar pembelajaran interaktif di SD Negeri Srawung 1, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan bertajuk “Peningkatan Kosakata Profesi Dasar Bahasa Inggris dan Penguatan Motivasi Meraih Cita-Cita Melalui Fun Games dan Media Paspor Mini” ini diinisiasi oleh Farah Alya Salsabila, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) FKIP UNISRI dari Kelompok 16. Program yang diikuti 16 siswa kelas 4 SD ini bertujuan mematahkan stigma kaku dalam belajar bahasa asing, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa saat mengungkapkan cita-cita.


Ubah Hambatan Kosakata Menjadi Permainan Seru

Dalam pelaksanaannya, tantangan utama yang dihadapi para siswa adalah terbatasnya perbendaharaan kata (vocabulary) serta kekakuan dalam melafalkan ejaan bahasa asing. Banyak siswa canggung dan takut salah saat menyebutkan jenis profesi (occupations) maupun lokasi tempat kerja (workplaces).

Guna mengatasi hambatan tersebut, pembelajaran diawali dengan pengenalan kosakata dasar menggunakan media kartu edukatif (flashcard). Metode dilanjutkan melalui pendekatan game-based learning berupa The Hot Potato Game. Diiringi musik ceria, bola kecil dioper dari tangan ke tangan. Saat musik dimatikan secara mendadak, siswa yang memegang bola terakhir wajib menyebutkan nama profesi yang ditunjukkan pada flashcard, seperti astronaut, firefighter, pilot, atau doctor.

Melalui permainan spontan ini, siswa diajak melatih kemampuan merespons pertanyaan lisan “What do you want to be?” dan “Where will you work?” menggunakan pola kalimat sederhana “I want to be a/an...” serta “I will work in a/an…” tanpa merasa dihakimi.


Visualisasikan Cita-Cita Lewat The Future Leader's Passport

Puncak dari kegiatan pengajaran ini terletak pada pembuatan proyek karya fisik berupa The Future Leader's Passport atau Paspor Masa Depan. Menggunakan media kertas yang dilipat menyerupai paspor sungguhan, siswa diajak mengisi biodata karier dalam Bahasa Inggris mencakup Name, Age, Future Job, dan Workplace, lalu menghiasnya menggunakan pensil warna.

Untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, para siswa diminta maju ke depan kelas untuk membacakan hasil paspor milik mereka di hadapan teman-temannya.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan ketuntasan proyek, Farah memberikan stempel khusus berupa stiker good job (Visa Stamp) pada lembar belakang paspor. Penempelan stiker ini menjadi simbol bahwa "paspor masa depan" milik mereka telah resmi aktif untuk membawa mereka meraih cita-cita.

Mahasiswa KKN-PPM UNISRI, Farah Alya Salsabila, mendampingi siswa SDN Srawung 1 Sragen membacakan cita-citanya menggunakan media interaktif The Future Leader's Passport, Kamis (30/7/2026).



Apresiasi dan Harapan

​Kepala Sekolah beserta Guru Kelas 4 SDN Srawung 1 menyambut hangat inisiatif pengajaran interaktif ini. Kehadiran media flashcards, lagu interaktif, permainan bola berantai, hingga pembuatan paspor mini terbukti mampu menciptakan suasana kelas yang hidup, aktif, dan ceria.


Siswa kelas 4 SDN Srawung 1, Sragen, menunjukkan karya The Future Leader's Passport berisi biodata cita-cita dalam Bahasa Inggris usai mengikuti pembelajaran interaktif bersama KKN-PPM UNISRI

​"Melalui integrasi permainan dan karya paspor mini ini, saya berharap anak-anak di Desa Srawung tidak lagi merasa takut atau malu dalam belajar Bahasa Inggris. Lebih dari itu, saya ingin memupuk motivasi dan kepercayaan diri mereka sejak dini bahwa setiap anak dari desa pun berhak memiliki cita-cita yang besar dan berwawasan global," ujar Farah.

Rangkaian kegiatan edukatif ini diakhiri dengan sesi pemotretan mandiri, di mana para siswa memamerkan buku paspor masa depan karya mereka ke depan kamera, dilanjutkan dengan foto bersama seluruh elemen kelas.

Penulis: Farah Alya Salsabila- Pendidikan Guru Bahasa inggris 


Cerdas Kelola Keuangan Rumah Tangga, Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Literasi Finansial ke Ibu PKK Desa Jeruk

Cerdas Kelola Keuangan Rumah Tangga, Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Literasi Finansial ke Ibu PKK Desa Jeruk

 Cerdas Kelola Keuangan Rumah Tangga, Mahasiswa KKN UNISRI Sosialisasi Literasi Finansial ke Ibu PKK Desa Jeruk

Mahasiswa KKN-PPM UNISRI berfoto bersama anggota PKK RT 14 Desa Jeruk usai kegiatan sosialisasi literasi keuangan keluarga di Sragen, Kamis (13/8/2026). 




SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar sosialisasi literasi keuangan bagi ibu-ibu PKK RT 14 Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Jessica Fredellina Putri, mahasiswa Program Studi Akuntansi UNISRI, ini mengusung tema "Literasi Keuangan Keluarga: Cerdas Mengelola Keuangan Rumah Tangga". Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman praktis agar pengelolaan keuangan domestik warga dapat berjalan lebih terarah dan stabil.

Dalam pemaparannya, Jessica menekankan pentingnya mengenali kondisi finansial keluarga, menetapkan skala prioritas, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebelum membelanjakan pendapatan.
Mahasiswa KKN-PPM UNISRI, Jessica Fredellina Putri, menyampaikan materi pengelolaan keuangan rumah tangga kepada ibu-ibu PKK RT 14 Desa Jeruk, Miri, Sragen, Kamis (13/8/2026). 



Selain perencanaan anggaran rutin bulanan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya alokasi dana darurat dan tabungan untuk mengantisipasi risiko finansial tak terduga di masa depan. Untuk mempermudah penerapannya, warga diajak mempraktikkan metode pencatatan sederhana atas setiap arus pemasukan dan pengeluaran harian.

Pembahasan selanjutnya berfokus pada anggaran rumah tangga sebagai alat untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran. Peserta dikenalkan dengan pengeluaran rutin dan tidak rutin serta pentingnya menyisihkan pendapatan untuk tabungan dan dana darurat. Dana darurat diperlukan sebagai persiapan menghadapi kondisi tidak terduga yang dapat memengaruhi keuangan keluarga.

Sebagai penerapan, peserta diberikan langkah sederhana untuk mulai mengelola keuangan, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, membuat anggaran bulanan, mendahulukan kebutuhan berdasarkan skala prioritas, serta menyisihkan pendapatan secara rutin. Melalui langkah tersebut, pengelolaan keuangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih tertib dan sesuai dengan kemampuan masing-masing keluarga.

Melalui edukasi ini, para anggota PKK RT 14 Desa Jeruk diharapkan mampu menerapkan manajemen keuangan yang tertib dan disiplin, sehingga ketahanan ekonomi keluarga di tingkat desa dapat terus meningkat.


Penulis: Jessica Fredellina Putri

Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Mahasiswa KKN UNISRI Pemberdayaan Ibu PKK Desa Pagak

Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Mahasiswa KKN UNISRI Pemberdayaan Ibu PKK Desa Pagak

 Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Mahasiswa KKN UNISRI Pemberdayaan Ibu PKK Desa Pagak

Dok.Tisna Meilani Rahayu




SRAGEN — (12/8/2026) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar limbah minyak jelantah bersama Ibu-Ibu PKK Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini diusung sebagai solusi kreatif dalam mengelola limbah rumah tangga. Selain menekan risiko pencemaran lingkungan, pemanfaatan minyak goreng bekas ini juga diproyeksikan membuka peluang usaha ekonomi kreatif bagi warga setempat

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai bahaya limbah jelantah jika dibuang sembarangan, dilanjutkan dengan pengenalan alat, bahan, serta demonstrasi pembuatan lilin.
Para peserta diajak mempraktikkan langsung setiap tahapan produksi dengan pendampingan tim KKN. Prosesnya meliputi pemurnian minyak jelantah, pencampuran bahan pengeras lilin, penambahan minyak esensial (essential oil) sebagai pewangi, pemasangan sumbu, hingga tahap pencetakan ke dalam wadah.



Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) sedang mempraktikkan proses pembuatan lilin aromaterapi di hadapan Ibu-ibu PKK di Desa Pagak, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. 



Tak sekadar bernilai guna, produk lilin aromaterapi ini dirancang agar memiliki daya jual. Dengan variasi bentuk, warna, serta kemasan yang dilengkapi branding menarik, produk olahan limbah ini berpotensi dipasarkan sebagai suvenir, dekorasi, maupun produk komersial melalui media sosial.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalannya praktik. Melalui inovasi sederhana ini, minyak jelantah yang semula dianggap sampah dapur berhasil "naik kelas" menjadi produk bernilai ekonomi. Program KKN UNISRI ini diharapkan tidak berhenti pada sesi pelatihan saja, tetapi berkelanjutan menjadi usaha rintisan rumahan bagi kelompok PKK Desa Pagak.


Penulis: Tisna Meilani Rahayu


Strategi Pemasaran Sederhana untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kerupuk Rambak Pak Paryo di Desa Pagak

Strategi Pemasaran Sederhana untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kerupuk Rambak Pak Paryo di Desa Pagak

 

SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta Kelompok 78, Dhea Yana Prasasti melaksanakan program kerja individu berupa “Pendampingan Penyusunan Strategi Pemasaran Sederhana untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Kerupuk Rambak Pak Paryo Desa Pagak” pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan materi secara langsung kepada pelaku UMKM Kerupuk Rambak Pak Paryo menggunakan poster sebagai media penyampaian materi. Pendampingan bertujuan memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran sederhana yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi usaha.

Materi yang disampaikan melalui poster membahas beberapa langkah pemasaran yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM. Materi pertama, yaitu menjaga kualitas produk, seperti menggunakan bahan baku yang berkualitas, mempertahankan rasa gurih dan renyah, serta menjaga kebersihan selama proses produksi. Selanjutnya, pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai pentingnya mempertahankan dan meningkatkan hubungan dengan pelanggan melalui pelayanan yang ramah, menjaga hubungan baik, menerima masukan, serta mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan.

Selain itu, mahasiswa menjelaskan mengenai perluasan pemasaran yang dapat dilakukan secara bertahap. Produk tidak hanya dipasarkan di pasar, tetapi juga dapat dititipkan di warung atau toko sekitar apabila memungkinkan, memanfaatkan jaringan pelanggan untuk memperkenalkan produk kepada orang lain, serta menerima pesanan untuk berbagai kegiatan seperti arisan, hajatan, maupun kegiatan lainnya. Poster juga memberikan materi mengenai peningkatan identitas produk, seperti mencantumkan nama usaha, nomor WhatsApp, berat bersih, dan tanggal produksi apabila nantinya memungkinkan untuk diterapkan pada produk.

Pada kegiatan tersebut, pelaku UMKM juga diberikan pemahaman mengenai evaluasi penjualan. Evaluasi dapat dilakukan dengan pencatatan sederhana untuk mengetahui hari penjualan yang paling ramai, lokasi yang memiliki banyak pembeli, jenis produk yang paling diminati, serta jumlah penjualan dan keuntungan. Dengan melakukan pencatatan tersebut, pelaku usaha dapat mengetahui strategi pemasaran yang lebih efektif dan menguntungkan. Mahasiswa melakukan diskusi agar pelaku UMKM dapat memahami dan mempertimbangkan strategi yang sesuai dengan kondisi usahanya.

Melalui kegiatan pendampingan dengan media poster ini, diharapkan pelaku UMKM Kerupuk Rambak Pak Paryo memperoleh pengetahuan dan gambaran mengenai langkah-langkah pemasaran yang dapat dilakukan secara sederhana tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Penerapan strategi secara bertahap, mulai dari menjaga kualitas produk, mempertahankan pelanggan, memperluas pemasaran, meningkatkan identitas produk, hingga melakukan evaluasi penjualan, diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing dan perkembangan UMKM Kerupuk Ramlbak Pak Paryo di Desa Pagak.

Penulis: Dhea Yana Prasasti

Penyunting: Adista




Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Gelar "Save Smart Challenge" di SDN 02 Banaran

Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Gelar "Save Smart Challenge" di SDN 02 Banaran

 Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Gelar "Save Smart Challenge" di SDN 02 Banaran


Dok.Maeva Noor Ayu




SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar program Save Smart Challenge bagi siswa kelas IV SDN 02 Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Senin (18/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung dan mengasah literasi keuangan anak sejak dini melalui tantangan menyisihkan uang saku selama 30 hari.

Rangkaian program diawali dengan sosialisasi pentingnya pengelolaan keuangan yang dikemas secara interaktif. Untuk memicu semangat peserta, mahasiswa KKN membagikan celengan, kartu pemantau tabungan, dan makanan ringan, yang diselingi dengan permainan edukatif serta ice breaking.
Dok. Maeva Noor Ayu


Usai tantangan berjalan selama satu bulan, mahasiswa KKN kembali menyambangi sekolah untuk melakukan penghitungan akhir berdasarkan kartu pemantau tabungan para siswa.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, tiga siswa mencatatkan jumlah tabungan tertinggi. Posisi pertama diraih oleh Razka yang berhasil menyisihkan uang saku hingga Rp155.000 dan berhak mendapatkan hadiah berupa botol minum (tumbler). Posisi kedua diraih Ayunda dengan total tabungan Rp125.000 yang mendapatkan hadiah tas sekolah, disusul Elisa di posisi ketiga dengan tabungan Rp115.000 yang memperoleh perlengkapan alat tulis.

Dok.Maeva Noor Ayu

Selain memberikan apresiasi khusus bagi tiga penabung terbanyak, seluruh peserta juga menerima penghargaan atas komitmen dan konsistensi mereka selama mengikuti program.

Dok.Maeva Noor Ayu


Melalui Save Smart Challenge, para siswa diharapkan tidak hanya memahami teori pentingnya menabung, tetapi juga mempraktikkan langsung sikap disiplin dan tanggung jawab finansial sejak usia sekolah dasar.

Save smart challenge- sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit

Penulis : Maeva Noor Ayu 
Penyunting : Oliviana 


Hilang yang belum Dicari

Hilang yang belum Dicari

Tapak pertama yang patah,

terjadi di dalam rumah.

Sejak usia awal mengenal dunia,

sebuah pelindung membuat luka.

 

Awal cerita menjadi duri,

meninggalkan luka dan sepi di sudut kiri.

Kini pintu hati menjadi terkunci,

menolak banyak rasa yang mendekati.

 

Ada takut yang sulit ditutupi,

di setiap malam mulai datang.

Khawatir jika nanti melangkah kembali,

ujungnya kembali pecah menyerang.

 

Bukan menolak datangnya rasa yang baru,

hanya takut mengulang sedih.

Ada ruang kosong yang terabaikan,

sebuah hilang yang belum sempat dicari.

 

 

Penulis       :  Adista Putri Revalina

Penyunting : Fahra Nautisya

KKN UNISRI 2026 : Edukasi Pencegahan Bullying dan Perlindungan Hukumnya

KKN UNISRI 2026 : Edukasi Pencegahan Bullying dan Perlindungan Hukumnya

 

Sumber foto : Bella Rachmadina Tyastuti

SRAGEN – SDN 1 Jatitengah menjadi saksi pentingnya Edukasi Pencegahan Bullying dan Perlindungan Hukum bagi Pelajar yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum dari Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini dihadiri sekitar 16 siswa kelas VI dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya rasa aman di lingkungan sekolah.


Bullying merupakan masalah serius yang dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap korban, baik secara fisik maupun psikologis. Dalam banyak kasus, tindakan
bullying terjadi dalam berbagai bentuk, seperti kekerasan fisik, penghinaan, pengucilan, hingga perundungan melalui media sosial. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada pelajar mengenai upaya pencegahan bullying serta pemahaman tentang hak dan perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada korban.


Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan penyampaian materi oleh Bella Rachmadina Tyastuti, mahasiswi Fakultas Hukum. Sesi tanya jawab dan pembagian doorprize menambah interaksi dan antusiasme peserta. Anak-anak kelas VI SDN 1 Jatitengah menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap kuis yang diberikan serta menjawab berbagai pertanyaan dengan baik.

Sumber foto : Bella Rachmadina Tyastuti

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh untuk menangani dan melaporkan bullying. Kegiatan ini bukan hanya memberikan pemahaman tentang hak-hak korban sebagai pelajar, tetapi juga menekankan bahwa bullying adalah masalah sosial yang mempengaruhi pelajar di lingkungan sekolah.


Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto payah, menandai payah awal yang baik dalam paya pencegahan bullying di SDN 1 Jatitengah. Diharapkan, edukasi ini dapat menjadi wadah pengetahuan bagi pelajar, khususnya siswa siswi kelas VI dalam memenuhi hak-hak mereka sebagai pelajar serta meningkatkan kesadaran hukum di Sekolah.

Sumber foto : Bella Rachmadina Tyastuti

Penulis: Bella Rachmadina Tyastuti – Ilmu Hukum

Penyunting: Adista 




Tingkatkan Literasi Digital, PKK Desa Jatitengah Waspadai Modus Penipuan Online dan Manipulasi Psikologis

Tingkatkan Literasi Digital, PKK Desa Jatitengah Waspadai Modus Penipuan Online dan Manipulasi Psikologis

 Tingkatkan Literasi Digital, PKK Desa Jatitengah Waspadai Modus Penipuan Online dan Manipulasi Psikologis

Mahasiswa Fakultas Hukum Unisri Surakarta, Febriant Tio Pratama, memaparkan materi kewaspadaan terhadap penipuan online dan manipulasi psikologis di hadapan anggota PKK dan kader Posyandu di Balai Desa Jatitengah, Sukodono, Sragen, Jumat (24/7/2026).


SRAGEN — Penipuan online di ruang digital tidak hanya mengandalkan kecanggihan teknologi, tetapi juga mengeksploitasi kondisi psikologis calon korban. Menanggapi fenomena tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 64 Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar penyuluhan hukum dan literasi digital bagi puluhan kader PKK dan Posyandu di Balai Desa Jatitengah, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, Jumat (24/7/2026).

​Pelaksana program kerja individu sekaligus mahasiswa Fakultas Hukum Unisri, Febriant Tio Pratama, menjelaskan bahwa para pelaku kejahatan siber sering kali memanfaatkan rasa panik, cemas, hingga motif keuntungan instan untuk mendesak korban mengambil keputusan tanpa verifikasi.

​"Pesan yang sengaja dirancang untuk menakut-nakuti atau mendesak penerima harus diwaspadai secara kritis. Kebiasaan untuk berhenti sejenak sebelum bertindak menjadi kunci utama pencegahan," ujar Febriant dalam pemaparan materinya.

​Dalam kegiatan tersebut, sekitar 30 peserta diajak membedakan berbagai bentuk modus penipuan modern, mulai dari pengumuman hadiah fiktif, modus kurir paket, tautan aplikasi bahaya (.APK), oknum yang mengatasnamakan lembaga perbankan, hingga permintaan kode One-Time Password (OTP) dan penyalahgunaan data pribadi.

​Sebagai langkah praktis, peserta dibekali metode evaluasi sederhana melalui pengenalan pesan digital chat simulasi, seperti pesan bantuan finansial darurat yang mengatasnamakan anggota keluarga. Dari perspektif regulasi, materi disandarkan pada ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penipuan, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

​Para peserta juga diajarkan prinsip penanganan komunikasi digital yang mencakup empat langkah utama: berhenti, berpikir, memeriksa, lalu bertindak. Apabila warga telanjur menjadi korban, mahasiswa memberikan petunjuk langkah taktis, seperti mengamankan bukti percakapan atau transaksi, mengunci akun keuangan, melapor ke pihak bank resmi, dan meneruskan laporan ke aparat penegak hukum.

​Sesi penyuluhan diakhiri dengan diskusi interaktif bersama Kepala Desa Jatitengah mengenai penanganan warga yang terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal, di mana pihak mahasiswa memberikan rekomendasi langkah pendampingan hukum serta strategi preventif tingkat desa.

​Melalui program ini, mahasiswa KKN-PPM Unisri berharap kader PKK dan warga Desa Jatitengah dapat mengadopsi kebiasaan verifikasi secara konsisten guna menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih tangguh dan bijak di era digital.

Penulis: Febriant Tio Pratama


Ideas

[Ideas][recentbylabel2]

Opini

[Opini][recentbylabel1]

Sastra

[Sastra][recentbylabel2]

Agenda

[Rilis][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done