Pendampingan Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab dalam Membiasakan Menabung bagi Siswa Kelas V SD Negeri Mlale 1
 |
| Dok.Winndy Oktaviani Nurvairul |
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program kerja individu bertajuk “Pendampingan Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab dalam Membiasakan Menabung bagi Siswa Kelas V SD Negeri Mlale 1”. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 sebagai upaya menanamkan karakter disiplin dan tanggung jawab melalui kebiasaan menabung sejak usia dini.
Program tersebut dilaksanakan oleh Winndy Oktaviani Nurvairul Levianti, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Slamet Riyadi Surakarta, yang tergabung dalam KKN PPM UNISRI Kelompok 23. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya menabung, membiasakan diri menyisihkan sebagian uang saku, mengatur penggunaan uang, serta menumbuhkan sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola uang yang dimiliki.
Mengenalkan Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dalam kegiatan ini, siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 diajak memahami pentingnya membiasakan menabung sejak usia sekolah. Siswa diberikan pemahaman bahwa menabung merupakan kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dengan menyisihkan sebagian uang saku secara rutin.
Mahasiswa memberikan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti menyisihkan sebagian uang saku sebelum digunakan untuk membeli sesuatu. Siswa juga diajak memahami bahwa tidak semua uang yang dimiliki harus langsung dibelanjakan, tetapi sebagian dapat disimpan untuk kebutuhan atau keperluan di kemudian hari.
Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai manfaat menabung, seperti belajar mengatur uang, melatih kesabaran, membentuk kebiasaan hidup hemat, serta membantu mencapai tujuan yang ingin diperoleh melalui hasil tabungan.
Membentuk Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab
Program pendampingan ini tidak hanya berfokus pada kegiatan menabung, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter siswa, khususnya disiplin dan tanggung jawab.
Siswa diajak memahami bahwa disiplin dalam menabung dapat dilakukan dengan menyisihkan uang secara rutin dan tidak mudah menggunakan uang tabungan untuk keperluan yang kurang penting. Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu siswa belajar konsisten dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Melalui kegiatan ini, siswa juga diberikan pemahaman bahwa uang yang diberikan oleh orang tua perlu digunakan dengan bijak. Dengan belajar mengelola uang saku dan menyisihkan sebagian untuk ditabung, siswa dapat belajar bertanggung jawab terhadap keputusan yang mereka ambil dalam menggunakan uang.
Menghias Celengan sebagai Media Menabung
Sebagai media dalam kegiatan, siswa diberikan celengan yang dihias dan diwarnai bersama. Kegiatan menghias celengan dilakukan secara kreatif dan menyenangkan sehingga siswa dapat memiliki celengan yang menarik serta menjadi tempat untuk menyimpan uang tabungan mereka.
Siswa diberikan kesempatan untuk mewarnai dan menghias celengan sesuai dengan kreativitas masing-masing. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga membantu menumbuhkan rasa memiliki terhadap celengan yang telah mereka buat.
Dengan adanya celengan tersebut, siswa diharapkan lebih termotivasi untuk mulai membiasakan diri menyisihkan sebagian uang saku. Celengan dapat menjadi pengingat bagi siswa untuk menjalankan kebiasaan menabung secara rutin.
Praktik Membiasakan Menabung
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menabung, siswa diajak untuk mempraktikkan kebiasaan menyisihkan uang melalui celengan yang telah dihias bersama.
Mahasiswa memberikan contoh sederhana mengenai cara menentukan jumlah uang yang dapat disisihkan dari uang saku. Siswa kemudian diarahkan untuk membuat komitmen sederhana agar dapat menabung secara rutin sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Kegiatan praktik ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami pentingnya menabung secara teori, tetapi juga mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebiasaan tersebut, siswa belajar untuk lebih disiplin, sabar, dan bertanggung jawab dalam mengelola uang.
Menanamkan Kebiasaan Positif Sejak Dini
Program “Pendampingan Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab dalam Membiasakan Menabung” diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk membangun kebiasaan positif sejak usia sekolah.
 |
| Mahasiswa KKN UNISRI mendampingi siswa kelas V SD Negeri Mlale 1, Jenar, Sragen, saat berkreasi membuat celengan dari bahan daur ulang, Jumat (24/7/2026). |
Menabung tidak harus dilakukan dalam jumlah besar. Kebiasaan tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu menyisihkan sebagian uang saku secara rutin. Dengan dilakukan secara konsisten, siswa dapat belajar bahwa kedisiplinan dalam melakukan kebiasaan kecil dapat memberikan manfaat di kemudian hari.
Melalui kegiatan yang dikemas secara edukatif, kreatif, dan interaktif, siswa kelas V SD Negeri Mlale 1 diharapkan dapat memahami bahwa menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga merupakan salah satu cara untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan mengendalikan keinginan.
Membentuk Generasi yang Disiplin dan Bertanggung Jawab
Pelaksanaan program pendampingan menabung di SD Negeri Mlale 1 menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PPM UNISRI, khususnya dalam bidang Bimbingan dan Konseling, untuk membantu menanamkan karakter positif kepada siswa sekolah dasar.
Melalui edukasi mengenai pentingnya menabung, kegiatan menghias celengan, dan praktik menyisihkan uang, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun kebiasaan menabung. Media celengan yang dihias bersama diharapkan dapat menjadi sarana sederhana yang membantu siswa mengingat dan menjalankan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya kegiatan ini, siswa diharapkan mampu membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian uang saku, menggunakan uang sesuai kebutuhan, serta menjalankan kebiasaan menabung secara disiplin dan bertanggung jawab.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk siswa yang disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan mampu membangun kebiasaan positif, sehingga karakter yang ditanamkan sejak sekolah dasar dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi kehidupan dan tanggung jawab mereka di masa mendatang.
Penulis: Winndy Oktaviani Nurvairul