Gen Darling Fest 2026 Gaungkan Semangat “Hijau Itu Keren” di De Tjolomadoe - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Gen Darling Fest 2026 Gaungkan Semangat “Hijau Itu Keren” di De Tjolomadoe

 

Sumber foto : Tim Dokumentasi Gen-Darling

 

Karanganyar (Solo Raya), 12 Februari 2026 — Semangat kepedulian terhadap lingkungan digaungkan dalam Gen-Darling Fest 2026 bertajuk “Hijau Itu Keren” yang digelar di De Tjolomadoe, Kamis (12/2). Festival Generasi Sadar Lingkungan ini merupakan kolaborasi Bakti Lingkungan Djarum Foundation bersama Solopos Media Group yang menghadirkan rangkaian edukasi, aksi nyata, hingga hiburan dalam satu panggung inspiratif.

 

Sejak pagi, peserta dari berbagai daerah seperti Kudus, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Solo mengikuti rangkaian Gen-Darling Movement yang diawali dengan registrasi dan eco briefing. Peserta juga menerima eco-kit serta perlengkapan tanam sebagai simbol komitmen untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan Urban Farming Class, di mana peserta diajak belajar menanam tanaman kecil yang dapat dibawa pulang. Workshop ini menjadi langkah sederhana namun bermakna untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan dari hal-hal kecil.

 

Memasuki siang hari, acara berlanjut ke Eco Leaders Conference yang dibuka secara resmi oleh Solopos Media Group dan Director of Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara. Konferensi ini menghadirkan narasumber dari Pandawara Group, yaitu Gilang Rahma Nabilah dan M. Rafly Pasha Putra Pratama, serta Dandy Mahendra selaku Program Officer Bakti Lingkungan Djarum Foundation.

 

Dalam sesi diskusi, para narasumber menekankan pentingnya aksi nyata dan konsistensi dalam menjaga lingkungan. Pandawara Group membagikan pengalaman mereka menggerakkan anak muda melalui aksi bersih-bersih lingkungan yang berdampak luas.

 

Moderator dalam sesi tersebut merangkum diskusi dengan pesan reflektif kepada para peserta. Ia menyampaikan bahwa berbuat baik untuk lingkungan sejatinya adalah investasi bagi diri sendiri dan masa depan bersama.

 

“Berbuat baik untuk lingkungan itu bukan untuk orang lain, tetapi untuk diri kita sendiri. Ketika kita menjaga lingkungan, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan kita juga. Karena itu, buang gengsi, gali potensi, dan lakukan aksi. Jangan hanya bicara. Jangan hanya peduli di kata-kata. Lakukan perubahan, mulai dari diri sendiri.”

 

Ia juga menegaskan bahwa inti dari Eco Leaders Conference adalah perubahan berkelanjutan (sustainability) yang dimulai dari langkah realistis, konkret, dan terukur sesuai kapasitas masing-masing. Perubahan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian meluas ke keluarga, komunitas, hingga lingkungan yang lebih luas.

 

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan Awarding Gen Darling Movement kepada peserta dan tim yang aktif berkontribusi dalam gerakan sadar lingkungan. Salah satu kategori penghargaan yang diberikan adalah “Voice of Environmental Change Team”, yakni tim dengan artikel paling sering mengangkat sudut pandang kritis terhadap kondisi lingkungan.

 

Penghargaan tersebut diraih oleh Tim Bumi Apresiasi dari LPM Apresiasi Universitas Slamet Riyadi Surakarta yang terdiri dari:

  1. Vanessa Adinda K.D.S
  2. Chintya Alinda Riskyani
  3. Athorix Khrisna Asmara Widi
  4. Koko Novianto Pribadi
  5. Jesika Dewi Nurrohmah

 

Tim ini dinilai konsisten menghadirkan kampanye, edukasi, dan tulisan kritis yang mendorong kesadaran serta perubahan sikap terhadap isu lingkungan di kalangan mahasiswa.

 

Komitmen terhadap bumi juga diwujudkan melalui aksi tanam pohon bersama di area De Tjolomadoe yang melibatkan para narasumber dan peserta sebagai simbol keberlanjutan gerakan.

Sumber foto: Koko Novianto

 

Menjelang sore, suasana semakin semarak dengan penampilan Idgitaf dalam konser penutup yang disambut antusias oleh peserta Gen-Darling Movement sebagai undangan resmi, serta penonton umum yang turut hadir setelah memperoleh tiket gratis melalui sistem penukaran tiket (war tiket).

 

Melalui Gen-Darling Fest 2026, penyelenggara berharap semakin banyak generasi muda yang menyadari bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar tren, melainkan bagian dari identitas dan tanggung jawab bersama. Pada akhirnya, hijau bukan hanya warna, tetapi komitmen untuk masa depan yang lebih baik.

 

 

Penulis             : Koko Novianto

Penyunting        : Fahra Nautisya Octavia Hany

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done