Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Edukasi “STOP Bullying, Sekolah Aman, Teman Nyaman” di SD Negeri Kalimacan
Implementasikan Ilmu Akuntansi, Mahasiswa KKN UNISRI Dampingi Penyusunan Laporan Keuangan BUMDes Jekani Pendampingan penyusunan laporan keu...
Sragen, 3 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi
Surakarta melaksanakan kegiatan kolaborasi program kerja yang ditujukan kepada
ibu-ibu PKK Desa Jambangan. Kegiatan ini mengusung tema pemberdayaan ekonomi
masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan, pelatihan kewirausahaan,
pemasaran digital, serta pencatatan keuangan sederhana bagi pelaku usaha.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai
pentingnya literasi keuangan sebagai langkah pencegahan terhadap risiko
pinjaman online ilegal. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai
pengelolaan keuangan keluarga, ciri-ciri pinjaman online legal dan ilegal,
serta pentingnya mengambil keputusan keuangan secara bijaksana agar terhindar
dari permasalahan ekonomi di masa mendatang.
Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan pelatihan
kewirausahaan melalui praktik pembuatan gantungan kunci dari kawat bulu. Kerajinan ini dipilih karena mudah dipelajari, memiliki
biaya produksi yang relatif rendah, serta memiliki nilai jual sebagai suvenir
maupun aksesoris. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan
keterampilan yang dimiliki menjadi peluang usaha rumahan yang dapat membantu
meningkatkan pendapatan keluarga.
Sebagai pendukung pengembangan usaha, peserta juga
memperoleh materi mengenai pemasaran digital. Mahasiswa menjelaskan cara
memanfaatkan media digital seperti WhatsApp Business, Facebook, Instagram, dan
marketplace sebagai sarana promosi produk agar memiliki jangkauan pasar yang
lebih luas. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membuat
konten promosi yang menarik dan membangun kepercayaan konsumen dalam
menjalankan usaha.
Pada sesi terakhir, peserta diberikan sosialisasi
mengenai pencatatan keuangan sederhana bagi pelaku usaha. Materi ini menekankan
pentingnya mencatat pemasukan, pengeluaran, serta menghitung keuntungan usaha
secara rutin. Dengan adanya pencatatan keuangan yang baik, diharapkan pelaku
usaha dapat mengelola keuangan secara lebih tertib dan mampu mengambil
keputusan usaha secara tepat.
Melalui kolaborasi ketiga program kerja tersebut,
mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi berharap kegiatan ini dapat
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK Desa Jambangan.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta
kemandirian masyarakat dalam mengelola keuangan keluarga, mengembangkan usaha
rumahan, dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran sehingga
dapat mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.
Nama Penulis:
Assy Fa Umma Rismawati – Manajemen
Eka Aprilia Indah Prasasti – Manajemen
Muhammad Bifa Dlika Putra Pratama – Manajemen
Ayu Sulfiana – Manajemen
Gemolong, 24 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
(KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Afifah Indana Zulfa dari
Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), telah sukses melaksanakan kegiatan
sosialisasi, edukasi, dan bimbingan motivasi belajar berjudul "Meningkatkan
Motivasi Belajar: Strategi Jitu Menyalakan Semangat Belajar, Menghadapi PKL,
dan Merancang Langkah Menuju Dunia Industri Impianmu" bagi siswa-siswi
kelas 11 di SMK Sakti Gemolong.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan dorongan
internal dalam diri siswa agar memiliki semangat belajar yang tinggi, sekaligus
memberikan pembekalan mental dan strategi praktis dalam menghadapi Praktik
Kerja Lapangan (PKL) serta tantangan persiapan memasuki dunia kerja/industri.
Bertempat di GOR SMK Sakti Gemolong, kegiatan
berlangsung dalam suasana yang interaktif dan penuh semangat. Para siswa-siswi kelas
11 jurusan TKJ (Teknik Komputer Dan Jaringan) mengikuti setiap rangkaian sesi
dengan antusias, mengingat materi yang disampaikan sangat relevan dengan fase
transisi dan tantangan pembelajaran yang sedang mereka hadapi di tingkat
kejuruan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan kondusif. Para siswa-siswi kelas 11 SMK Sakti Gemolong jurusan TKJ menyimak dengan cermat materi komprehensif yang disampaikan oleh mahasiswa KKN, yang meliputi beberapa poin utama yaitu sebagai berikut
1. Pemahaman Dasar Motivasi Belajar
Menjelaskan bahwa motivasi belajar adalah keadaan dalam diri individu yang mendorong untuk melakukan tindakan demi mencapai tujuan. Dipaparkan perbedaan antara motivasi eksternal dan motivasi internal.
2. Tantangan Nyata Kelas 11 SMK
Siswa diajak memetakan dua tantangan utama di kelas 11, yaitu Teori Lebih Berat (materi produktif kejuruan mencapai tingkat kompleksitas tinggi sehingga butuh konsentrasi mendalam agar tidak tertinggal materi dasar operasional) serta Tekanan PKL/Magang (tuntutan penguasaan teori, kesiapan mental, keterampilan fisik, dan adab bekerja di dunia kerja/industri).
3. 3 Kunci Melejitkan Motivasi
Cara melejitkan motivasi yaitu dengan cara menentukan target harian yang jelas, mengelola waktu, dan membangun lingkugan pertemanan yang produktif.
4. Strategi Mengatasi Kejenuhan Belajar
Mengatasi kejenuhan belajar dapat dilakukan dengan Teknik Pomodoro, yaitu belajar fokus 25 menit lalu istirahat 5 menit untuk menyegarkan pikiran. Selain itu, berikan apresiasi diri (self-reward). Jika mulai bosan, terapkan variasi metode belajar dengan beralih dari modul teks ke video tutorial visual atau praktik mandiri.
5. Peta Strategi Sukses & Kompas Karier Kelas 11
Siswa
diajak menyelaraskan tiga aspek utama yaitu soft skills, hard skills, dan Career
Readiness, yaitu mengarahkan kompas karier dengan meriset
tren industri untuk menentukan target pascakelulusan, baik itu bekerja,
melanjutkan kuliah, maupun berwirausaha.
Selama sosialisasi dan bimbingan berlangsung, siswa
siswi diajak berdiskusi aktif mengenai cara merancang peta mimpi mereka sejak
duduk di kelas 11agar tujuan mereka jelas dan terarah setelah lulus dari SMK.
Selain itu mereka diajak untuk berbagi pandangan mengenai kendala belajar serta
kekhawatiran mereka dalam menghadapi masa PKL mendatang. Melalui pendekatan
bimbingan dan konseling yang interaktif, siswa dibantu untuk menemukan solusi
atas hambatan belajar yang dialami. Selama sesi tanya jawab dan disuksi, para
siswa sangat aktif, antusias dan kritis dalam bertanya dan bertukar pendapat
atas pengalaman atau pertanyaan yang mereka ajukan.
Melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan bimbingan ini, Afifah berharap siswa-siswi kelas 11 SMK Sakti Gemolong dapat membangun motivasi internal yang kuat sehingga tidak mudah goyah oleh tekanan akademis atau perubahan lingkungan. Pembekalan dirancang agar siswa siap menghadapi Masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) secara matang, mulai dari penguasaan hard skills di bengkel/lab, kesiapan mental, hingga penerapan adab dan soft skills profesi di dunia kerja. Lebih dari sekadar persiapan magang, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi siswa untuk menentukan arah karier dengan percaya diri dan optimisme, merancang roadmap masa depan secara cermat, serta siap bersaing meraih cita-cita di dunia usaha dan industri impian mereka.
Penulis: Afifah Indana Zulfa
1.
Aman & Bijak di Era Digital: Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Ibu-Ibu PKK Slendro Waspadai Penipuan Digital
Dengan adanya program ini, mahasiswa KKN UNISRI berupaya memberikan dampak nyata bagi Desa Slendro. Program ini juga sejalan dengan tujuan utama KKN-PPM, yakni mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat di Kabupaten Sragen.
Penulis:
1. Gita Cahya Aulia – Prodi Manajeme (23200094)
2. Septi Anugra Esa Ardianingsih – Prodi Manajemen (23200152)
3. Luthfi Okta Fauziyyah – Prodi Akuntansi (23210023)
SRAGEN – Dalam upaya memperkuat fondasi
karakter dan kepatuhan hukum pada anak sejak usia sekolah dasar, mahasiswa
Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Slamet
Riyadi Surakarta (KKN-PPM UNISRI) Kelompok 83 menggelar program sosialisasi
budaya tertib dan disiplin. Kegiatan ini menyasar para siswa kelas V SD Negeri
Jekawal 1, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, pada Rabu (22/7/2026).
Program yang dirancang khusus untuk
memberikan wawasan dasar mengenai pentingnya aturan hidup bermasyarakat
tersebut dikemas secara interaktif dan komunikatif. Langkah ini diambil sebagai
wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter
berlandaskan kesadaran hukum sejak dini di lingkungan pendidikan formal.
Pengusul sekaligus pelaksana program,
Verisma Imam Prasojo, menyampaikan bahwa penanaman norma kesadaran hukum
idealnya dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan keseharian anak.
Menurutnya, pemahaman mengenai tata tertib tidak boleh dianggap sebatas hafalan
aturan, melainkan bentuk kebiasaan positif yang terus dipraktikkan.
"Anak-anak perlu memahami bahwa
aturan hadir bukan untuk mengekang, melainkan untuk menjaga ketertiban dan rasa
aman bersama. Melalui kebiasaan disiplin kecil di kelas maupun di rumah, kita
sedang membentuk mentalitas generasi yang menghargai hukum serta bertanggung
jawab atas setiap tindakannya di masa depan," ujar Verisma.
Selama kegiatan berlangsung, para murid
tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga diajak berdiskusi aktif
mengenai bentuk-bentuk perilaku tertib di sekolah, rumah, hingga lingkungan
warga. Diskusi mencakup pentingnya datang tepat waktu, mematuhi kesepakatan
bersama di kelas, menjaga kejujuran, serta menghormati hak sesama teman.
Proses sosialisasi ini mendapat sambutan
hangat serta pengawalan langsung dari para guru SD Negeri Jekawal 1 bersama
rekan-rekan mahasiswa KKN Kelompok 83. Kolaborasi tersebut menciptakan suasana
belajar yang cair dan menyenangkan, sehingga nilai-nilai tanggung jawab,
kejujuran, dan kepatuhan yang disampaikan dapat diserap dengan optimal oleh
para siswa.
Melalui terlaksananya program edukasi ini,
diharapkan para siswa kelas V SDN Jekawal 1 mampu menjadi teladan bagi
rekan-rekan sezamannya dalam menerapkan kebiasaan disiplin. Penanaman nilai
kepatuhan yang dipupuk sejak bangku sekolah dasar ini diharapkan tumbuh menjadi
landasan kesadaran hukum yang kokoh saat mereka bermasyarakat kelak.
Penulis: VERISMA IMAM PRASOJO
Sumber Foto: Clarisa
Sragen, 28 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan program kerja individu bertajuk "Edukasi Peraturan Lalu Lintas Sejak Dini" di SD Negeri Kalimacan pada Selasa (28/7). Kegiatan ini diikuti oleh 15 siswa dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi menciptakan keselamatan di jalan.
Program ini dilatarbelakangi oleh
pentingnya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Anak-anak
sebagai pengguna jalan, baik sebagai pejalan kaki maupun penumpang kendaraan,
perlu memahami aturan dasar lalu lintas agar mampu menjaga keselamatan diri
sendiri maupun orang lain. Melalui edukasi ini diharapkan dapat membentuk
karakter disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan perkenalan
mahasiswa KKN bersama peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi
mengenai pengertian lalu lintas, pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas,
fungsi rambu-rambu lalu lintas, serta tata cara menyeberang jalan yang benar.
Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana, disertai gambar dan
contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan anak-anak sehingga mudah dipahami.
Pada sesi inti, mahasiswa menjelaskan
berbagai jenis rambu lalu lintas, seperti rambu peringatan, rambu larangan,
rambu perintah, dan rambu petunjuk. Peserta juga dikenalkan dengan arti lampu
lalu lintas, pentingnya menggunakan helm saat berkendara, memakai sabuk
pengaman, serta tidak bermain di jalan raya. Penyampaian materi dilakukan
secara interaktif melalui tanya jawab agar siswa lebih aktif dalam memahami
materi.
Agar suasana lebih menyenangkan, kegiatan
dilanjutkan dengan permainan edukatif berupa tebak gambar rambu lalu lintas dan
kuis berhadiah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak mengingat kembali
fungsi dan arti berbagai rambu lalu lintas yang telah dipelajari. Antusiasme
peserta terlihat dari semangat mereka dalam menjawab pertanyaan dan mengikuti
setiap permainan yang diberikan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan
siswa SD Negeri Kalimacan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peraturan
lalu lintas serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program kerja ini,Mahasiswa KKN
UNISRI berharap edukasi sederhana ini dapat menjadi langkah awal dalam
membentuk generasi muda yang disiplin, sadar hukum, dan mengutamakan
keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Penulis: Clarisa
SRAGEN – Dalam upaya melindungi anak dari tindak kejahatan seksual dan meningkatkan kesadaran kesehatan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar edukasi hukum bertajuk "Kajian Hukum Tentang Kekerasan Seksual dan Penyakit HIV" di SD Negeri Kalimacan, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang dirancang khusus untuk anak usia dini ini dipandu oleh mahasiswa KKN UNISRI, Berliana Putri, dan diikuti oleh 15 siswa SDN Kalimacan.
Sosialisasi ini berfokus pada pemahaman batas-batas tubuh, pengenalan konsep sentuhan aman dan tidak aman, hingga bahaya penyakit menular seksual seperti HIV. Langkah edukatif ini penting ditanamkan sejak dini agar anak mampu mengenali potensi bahaya di sekitarnya.
"Anak-anak perlu memahami mana anggota tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Pemahaman ini menjadi benteng utama perlindungan diri mereka dari tindak kekerasan seksual," ujar Berliana.
Pada sesi materi hukum, peserta dikenalkan pada payung hukum perlindungan anak, salah satunya UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, khususnya hak anak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan seksual serta hak memperoleh layanan kesehatan di fasilitas medis seperti Puskesmas.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui kuis dan diskusi visual. Siswa diajak aktif menjawab pertanyaan kunci seperti “Anggota tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh orang lain?”. Peserta tampak antusias dan berani berpartisipasi sepanjang jalannya kegiatan.
Melalui program kerja ini, Berliana berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk membekali anak-anak dengan pemahaman hukum dasar serta kesadaran menjaga diri dari potensi kekerasan seksual dan bahaya penyakit menular.
Penulis: Berliana Putri
(Sumber : Devita Lintang Dwi Alvianti)
SRAGEN
– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM)
Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Kelompok 85, Nadia Dewi Fransiska,
melaksanakan program kerja individu bertajuk Workshop Kreatif "Menabung
Ceria" di SD Negeri Ngrombo 3, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.
Kegiatan
ini bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia dini sekaligus
mengembangkan kreativitas siswa melalui kegiatan melukis celengan. Workshop
diikuti oleh 17 siswa kelas III SD Negeri Ngrombo 3. Dalam kegiatan
tersebut, setiap siswa diberikan sebuah celengan yang kemudian dihias dan
dilukis sesuai dengan kreativitas masing-masing. Melalui aktivitas ini, siswa
diajak untuk lebih mencintai hasil karya mereka sehingga termotivasi untuk
memanfaatkan celengan tersebut sebagai tempat menyimpan uang tabungan di rumah.
Selain
praktik melukis celengan, siswa juga mendapatkan materi mengenai pentingnya
menyisihkan uang secara berkala. Siswa diajak memahami manfaat menabung sejak
dini, seperti melatih sikap disiplin, hemat, dan mandiri agar dapat memenuhi
kebutuhan atau membeli keperluan yang diinginkan dari hasil tabungan sendiri.
Guna
suasana belajar semakin menyenangkan dan interaktif, kegiatan dilanjutkan
dengan sesi tanya jawab dan kuis berhadiah seputar materi yang telah
disampaikan. Siswa terlihat aktif mengangkat tangan untuk menjawab berbagai
pertanyaan dan berbagi pendapat. Sebagai bentuk apresiasi bagi siswa yang
berani dan mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Pembagian hadiah dilakukan
dengan cara yang unik dan menarik, yaitu melalui permainan tarik tali, di mana
hadiah digantung pada beberapa ujung tali dan setiap pemenang memilih satu tali
untuk ditarik hingga memperoleh hadiah yang telah disiapkan. Cara ini membuat
suasana semakin meriah dan menambah antusiasme seluruh peserta.
Selama
kegiatan berlangsung, seluruh siswa mengikuti workshop dengan penuh
semangat. Mereka aktif menuangkan ide dan kreativitas dalam menghias celengan,
memperhatikan materi yang disampaikan, serta berpartisipasi dalam sesi tanya
jawab dan kuis. Kegiatan berlangsung dengan tertib, kondusif, dan penuh
keceriaan sehingga tujuan program dapat tercapai dengan baik.
Melalui
program kerja individu ini, diharapkan siswa tidak hanya memiliki semangat
untuk menabung sejak dini, tetapi juga semakin kreatif, percaya diri dalam
berpendapat, serta memiliki pemahaman mengenai manajemen keuangan. Kebiasaan
positif diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan
Workshop Kreatif "Menabung Ceria" diakhiri dengan sesi
dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN PPM UNISRI Kelompok 85, guru
pendamping, dan seluruh siswa kelas III SD Negeri Ngrombo 3 sebagai bentuk
apresiasi atas partisipasi dan antusiasme peserta selama mengikuti kegiatan.
Penulis
: Nadia Dewi Fransiska
Penyunting : Wiri
Tanaya Hayu Madyani
Foto
Bersama Ibu-Ibu PKK RT 07 Dusun Jekawal, Desa Jekawal (FotoKredit: Filomeno da Costa)
SRAGEN
– Mahasiswa KKN Universitas
Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengadakan sosialisasi "Keuangan Digital:
Aman Bertransaksi dan Terhindar dari Penipuan" bersama ibu-ibu RT 07 Dusun
Silibau, Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, pada Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk menambah pemahaman masyarakat tentang penggunaan
layanan keuangan digital yang aman.
Sosialisasi
berlangsung santai dan menyatu dengan kegiatan warga sehingga peserta lebih
mudah mengikuti materi yang disampaikan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa
menjelaskan penggunaan mobile banking, dompet digital (e-wallet),
serta pembayaran non-tunai yang kini semakin banyak digunakan dalam aktivitas
sehari-hari, mulai dari belanja kebutuhan rumah tangga hingga pembayaran
tagihan.
Mahasiswa
KKN, Fatma Rustika, menyampaikan bahwa edukasi mengenai keamanan bertransaksi
digital penting diberikan kepada masyarakat agar tidak mudah menjadi korban
penipuan. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memahami
cara bertransaksi secara aman, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta lebih
berhati-hati terhadap pesan atau telepon mencurigakan yang mengatasnamakan bank
maupun pihak tertentu,” ujarnya.
Selain
penyampaian materi, peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman yang
pernah dialami. Salah satu peserta menceritakan bahwa dirinya pernah menerima
telepon dari seseorang yang mengaku memberi kabar bahwa ada anggota keluarganya
yang mengalami kecelakaan. Penelpon berbicara dengan nada panik dan meminta
korban segera mengirim sejumlah uang. Dari pengalaman tersebut, mahasiswa
menjelaskan bahwa modus seperti itu sering digunakan oleh pelaku penipuan untuk
membuat seseorang panik sehingga mengambil keputusan tanpa memeriksa kebenaran
informasi terlebih dahulu.
Dalam
sesi diskusi, peserta diingatkan agar tetap tenang ketika menerima kabar
mendadak melalui telepon, segera menghubungi langsung anggota keluarga yang
disebutkan, serta memastikan informasi dari sumber yang terpercaya sebelum
melakukan transfer uang atau memberikan data pribadi. Peserta juga diimbau
untuk tidak memberikan kode OTP, PIN, kata sandi, maupun data pribadi kepada
siapa pun dan selalu memeriksa kembali nomor tujuan sebelum melakukan
transaksi.
Selama
kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sosialisasi dengan tertib dan antusias.
Beberapa peserta terlihat mengangguk dan memberikan tanggapan ketika contoh
kasus penipuan dibahas karena merasa pernah mendengar kejadian serupa di
lingkungan sekitar. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa materi yang
disampaikan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu RT 07 Dusun Silibau semakin memahami cara
menggunakan layanan keuangan digital dengan aman, mampu mengenali ciri-ciri
penipuan digital, serta lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang
kini semakin beragam seiring berkembangnya teknologi.
Kegiatan
ditutup dengan foto bersama antara mahasiswa KKN dan peserta sebagai
dokumentasi sekaligus penutup rangkaian sosialisasi. Mahasiswa KKN UNISRI
berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar literasi keuangan digital
masyarakat desa semakin meningkat dan masyarakat mampu memanfaatkan teknologi
keuangan secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab.
Penulis:
Fatma Rustika
Penyunting:
Adista
(Pendampingan menghias celengan
Bersama siswa SD Negeri Jekawal 2)
SRAGEN
– Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Kelompok 83 Universitas Slamet
Riyadi (UNISRI) Surakarta tahun 2026, Aliftia Kumala Dewi dari Program Studi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), melaksanakan salah satu program kerja
individu berupa kegiatan menghias celengan dengan teknik kolase biji-bijian bagi
siswa SD Negeri Jekawal 2, Desa Jekawal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.
Kegiatan
tersebut dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026 dengan melibatkan siswa kelas
III dan IV SD Negeri Jekawal 2. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan
kreativitas siswa, melatih kemampuan motorik halus, meningkatkan ketelitian dan
kesabaran, serta menanamkan kebiasaan gemar menabung sejak usia dini melalui
kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.
Pada
awal kegiatan, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian kolase,
manfaat kolase bagi perkembangan kreativitas anak, alat dan bahan yang
digunakan, serta langkah-langkah menghias celengan menggunakan berbagai jenis
biji-bijian. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah
dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Setelah
penyampaian materi, siswa diajak mempraktikkan secara langsung cara menghias
celengan menggunakan berbagai jenis biji-bijian, seperti jagung, kedelai,
kacang hijau, dan kacang hitam. Mahasiswa memberikan pendampingan selama proses
berlangsung sehingga siswa dapat menyusun dan menempelkan biji-bijian sesuai
dengan kreativitas masing-masing.
Melalui
kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar membuat karya seni, tetapi juga
melatih koordinasi antara mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, serta
mengembangkan kemampuan motorik halus. Selain itu, penggunaan celengan sebagai
media kolase diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menabung dan mengajarkan
pentingnya mengelola uang sejak usia dini.
Antusiasme
siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap tahapan
dengan penuh semangat, mulai dari mendengarkan penjelasan materi hingga
menghias celengan. Beragam hasil karya yang dihasilkan menunjukkan kreativitas
dan imajinasi masing-masing siswa dalam menyusun pola menggunakan biji-bijian.
Program
kerja individu ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PPM
UNISRI 2026 dalam mendukung pembelajaran kreatif di lingkungan SD Negeri
Jekawal 2. Melalui kegiatan yang memadukan edukasi, praktik, dan kreativitas,
mahasiswa berharap siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan
sekaligus bermanfaat bagi perkembangan keterampilan mereka.
Dengan
adanya kegiatan menghias celengan menggunakan kolase biji-bijian tersebut,
siswa kelas III dan IV SD Negeri Jekawal 2 diharapkan mampu mengembangkan
kreativitas, meningkatkan keterampilan motorik halus, serta membiasakan diri
untuk gemar menabung sejak usia dini melalui celengan hasil karya mereka
sendiri.
Penulis:
Aiftia Kumala Dewi
Penyunting: Adista
Tingkatkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Program "Celengan Cerdas" di SDN Ngepringan 2
Edukasi Bahaya Hoaks dan Penipuan Online: Upaya Meningkatkan Literasi Digital Masyarakat Desa Kalimacan
Sumber foto: Shella Puspita SariPerkembangan teknologi informasi membawa banyak kemudahan bagi masyarakat, mulai dari kemudahan mengakses informasi hingga bertransaksi secara daring. Namun, kemudahan ini turut diiringi maraknya penyebaran hoaks dan berbagai bentuk penipuan online yang merugikan masyarakat secara materiil maupun psikologis. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya literasi digital agar penggunaan internet dapat dilakukan secara bijak dan aman.
Melihat kondisi ini, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) yang tengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar program kerja individu berupa Edukasi Bahaya Hoaks dan Penipuan Online. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Desa Kalimacan, Sragen, pada Minggu (2/8/2026). Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital, membantu warga mengenali informasi menyesatkan, mencegah masyarakat menjadi korban penipuan online, serta mengajarkan cara menggunakan internet secara aman dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, masyarakat Desa Kalimacan memperoleh pemahaman mendalam mengenai pengertian hoaks beserta contoh-contoh yang sering dijumpai di media sosial maupun aplikasi percakapan. Materi juga mencakup ciri-ciri hoaks, seperti penggunaan judul provokatif, isi yang tidak sesuai fakta, ajakan untuk segera membagikan informasi, ketiadaan sumber terpercaya, hingga manipulasi foto atau video. Melalui sesi ini, warga diajak untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
Sumber foto: Shella Puspita SariSelain hoaks, materi sosialisasi membahas berbagai modus penipuan online yang kian beragam, seperti penipuan belanja online, phishing, akun palsu, hingga undian berhadiah palsu. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai tanda-tanda penipuan, seperti penawaran keuntungan besar dalam waktu singkat, permintaan data pribadi atau kode OTP, penggunaan bahasa yang mendesak, serta pemanfaatan akun dengan identitas yang tidak jelas.
Guna menghindar dari kejahatan digital, mahasiswa KKN menekankan beberapa langkah pencegahan praktis bagi warga:
1. Tidak mudah mempercayai tawaran yang mencurigakan.
2. Tidak membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
3. Selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum dipercaya atau disebarkan.
4. Segera melaporkan tindakan penipuan kepada pihak yang berwenang.
Di samping langkah individual, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lembaga pendidikan dalam membangun budaya literasi digital melalui diskusi keamanan internet serta edukasi yang berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan di Desa Kalimacan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Para peserta tampak antusias sepanjang acara dan mendapatkan pengetahuan baru terkait cara menyaring informasi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan digital. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan berpikir kritis sebelum menerima atau menyebarkan informasi, sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan data pribadi.
Melalui program kerja individu KKN UNISRI ini, masyarakat Desa Kalimacan diharapkan makin bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. Literasi digital yang baik tidak hanya melindungi individu dari ancaman siber, tetapi juga berkontribusi menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Penulis: Shella Puspita Sari
Kalimacan – (28/07)
Mahasiswa KKN telah melaksanakan kegiatan penyuluhan mengenai bahaya minuman keras dan narkoba kepada siswa sekolah dasar didesa kalimacan sebagai upaya meningkatkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menjauhi perilaku yang bertentangan dengan hukum. Kegiatan ini dilaksanakan pada selasa (28/07).
Bertempat di SDN Kalimacan Kegiatan
penyuluhan bertema “Generasi Sehat, Generasi Cerdas Tanpa Miras dan Narkoba”
berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai bahaya
penyalahgunaan minuman keras dan narkoba dari aspek kesehatan, hukum, sosial,
serta pendidikan. Melalui penyampaian materi dan diskusi interaktif, peserta
memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat serta
menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif.
yang dihasilkan dari program ini meliputi:
1. Meningkatnya pemahaman siswa mengenai bahaya minuman keras dan narkoba.
2. Meningkatnya kesadaran siswa untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi perilaku berisiko.
3. Tumbuhnya komitmen siswa untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari minuman keras serta narkoba.
4. Terlaksananya kegiatan edukasi sebagai bentuk pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan minuman keras dan narkoba sejak usia dini.
5. Terjalinnya kerja sama antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari minuman keras serta narkoba.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN
berhasil memberikan edukasi mengenai dampak negatif minuman keras dan narkoba
terhadap kesehatan, perkembangan mental, prestasi belajar, serta masa depan .
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya memilih
pergaulan yang sehat, berani menolak ajakan negatif, dan menerapkan perilaku
hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis
dan penyunting : Ilham Khafid Alfarozi
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Bahaya Penyalahgunaan Narkotika Melalui Edukasi Jenis, Dampak, dan Perkembangan Peredaran Narkotika serta Aspek Hukumnya
Sumber foto: Caroline Fabia GunawanMojopuro, Sragen — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar kegiatan sosialisasi edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika di Gedung Serbaguna Dusun Jengglong, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh Kepala Desa Mojopuro, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, Karang Taruna, Posyandu Remaja Dusun Jengglong, serta warga Desa Mojopuro. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait jenis narkotika, dampak penyalahgunaannya, perkembangan peredaran gelap, hingga aspek hukum yang mengaturnya.
Rangkaian acara berlangsung secara sistematis melalui empat tahapan utama:
1. Pembukaan Kegiatan: Diisi dengan sambutan Kepala Desa Mojopuro dan penyampaian tujuan sosialisasi.
2. Penyampaian Materi Edukasi: Mahasiswa KKN memberikan materi mendalam mengenai jenis-jenis narkotika, dampak fisik, mental, dan sosial, perkembangan pola peredaran, serta sanksi hukum tindak pidana narkotika berdasarkan perundang-undangan di Indonesia.
3. Diskusi dan Tanya Jawab: Peserta berpartisipasi aktif menanyakan langkah pencegahan dan tindakan saat menemukan indikasi penyalahgunaan di sekitar lingkungan mereka.
4. Penutup dan Dokumentasi: Diakhiri imbauan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan dilanjutkan sesi foto bersama.
Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari warga. Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap masyarakat Desa Mojopuro makin peduli, mampu menjadi agen pencegahan di tingkat keluarga maupun lingkungan, serta aktif menciptakan ruang hidup yang sehat, aman, dan bebas dari narkotika.
Penulis: Caroline Fabia Gunawan dan Ammar Fikri Khoiril Abyan
Dorong Kemandirian Ekonomi, Mahasiswa KKN UNISRI Pendampingan Pencantuman UMKM Desa Jambangan ke Google Maps
If you like articles on this blog, please subscribe for free via email.