Gemolong, 24 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
(KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Afifah Indana Zulfa dari
Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), telah sukses melaksanakan kegiatan
sosialisasi, edukasi, dan bimbingan motivasi belajar berjudul "Meningkatkan
Motivasi Belajar: Strategi Jitu Menyalakan Semangat Belajar, Menghadapi PKL,
dan Merancang Langkah Menuju Dunia Industri Impianmu" bagi siswa-siswi
kelas 11 di SMK Sakti Gemolong.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan dorongan
internal dalam diri siswa agar memiliki semangat belajar yang tinggi, sekaligus
memberikan pembekalan mental dan strategi praktis dalam menghadapi Praktik
Kerja Lapangan (PKL) serta tantangan persiapan memasuki dunia kerja/industri.
Bertempat di GOR SMK Sakti Gemolong, kegiatan
berlangsung dalam suasana yang interaktif dan penuh semangat. Para siswa-siswi kelas
11 jurusan TKJ (Teknik Komputer Dan Jaringan) mengikuti setiap rangkaian sesi
dengan antusias, mengingat materi yang disampaikan sangat relevan dengan fase
transisi dan tantangan pembelajaran yang sedang mereka hadapi di tingkat
kejuruan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan kondusif. Para siswa-siswi kelas 11 SMK Sakti Gemolong jurusan TKJ menyimak dengan cermat materi komprehensif yang disampaikan oleh mahasiswa KKN, yang meliputi beberapa poin utama yaitu sebagai berikut
1. Pemahaman Dasar Motivasi Belajar
Menjelaskan bahwa motivasi belajar adalah keadaan dalam diri individu yang mendorong untuk melakukan tindakan demi mencapai tujuan. Dipaparkan perbedaan antara motivasi eksternal dan motivasi internal.
2. Tantangan Nyata Kelas 11 SMK
Siswa diajak memetakan dua tantangan utama di kelas 11, yaitu Teori Lebih Berat (materi produktif kejuruan mencapai tingkat kompleksitas tinggi sehingga butuh konsentrasi mendalam agar tidak tertinggal materi dasar operasional) serta Tekanan PKL/Magang (tuntutan penguasaan teori, kesiapan mental, keterampilan fisik, dan adab bekerja di dunia kerja/industri).
3. 3 Kunci Melejitkan Motivasi
Cara melejitkan motivasi yaitu dengan cara menentukan target harian yang jelas, mengelola waktu, dan membangun lingkugan pertemanan yang produktif.
4. Strategi Mengatasi Kejenuhan Belajar
Mengatasi kejenuhan belajar dapat dilakukan dengan Teknik Pomodoro, yaitu belajar fokus 25 menit lalu istirahat 5 menit untuk menyegarkan pikiran. Selain itu, berikan apresiasi diri (self-reward). Jika mulai bosan, terapkan variasi metode belajar dengan beralih dari modul teks ke video tutorial visual atau praktik mandiri.
5. Peta Strategi Sukses & Kompas Karier Kelas 11
Siswa
diajak menyelaraskan tiga aspek utama yaitu soft skills, hard skills, dan Career
Readiness, yaitu mengarahkan kompas karier dengan meriset
tren industri untuk menentukan target pascakelulusan, baik itu bekerja,
melanjutkan kuliah, maupun berwirausaha.
Selama sosialisasi dan bimbingan berlangsung, siswa
siswi diajak berdiskusi aktif mengenai cara merancang peta mimpi mereka sejak
duduk di kelas 11agar tujuan mereka jelas dan terarah setelah lulus dari SMK.
Selain itu mereka diajak untuk berbagi pandangan mengenai kendala belajar serta
kekhawatiran mereka dalam menghadapi masa PKL mendatang. Melalui pendekatan
bimbingan dan konseling yang interaktif, siswa dibantu untuk menemukan solusi
atas hambatan belajar yang dialami. Selama sesi tanya jawab dan disuksi, para
siswa sangat aktif, antusias dan kritis dalam bertanya dan bertukar pendapat
atas pengalaman atau pertanyaan yang mereka ajukan.
Melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan bimbingan ini, Afifah berharap siswa-siswi kelas 11 SMK Sakti Gemolong dapat membangun motivasi internal yang kuat sehingga tidak mudah goyah oleh tekanan akademis atau perubahan lingkungan. Pembekalan dirancang agar siswa siap menghadapi Masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) secara matang, mulai dari penguasaan hard skills di bengkel/lab, kesiapan mental, hingga penerapan adab dan soft skills profesi di dunia kerja. Lebih dari sekadar persiapan magang, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi siswa untuk menentukan arah karier dengan percaya diri dan optimisme, merancang roadmap masa depan secara cermat, serta siap bersaing meraih cita-cita di dunia usaha dan industri impian mereka.
Penulis: Afifah Indana Zulfa
1.