![]() |
| Sumber foto:Alfina Alifia Fahilda |
SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) mengenalkan kekayaan budaya bangsa kepada pelajar melalui program edukasi dan praktik melukis menggunakan larutan asam di SD Pantirejo 1, Sukodono, Sragen, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN, Alfina Alifia Fahilda, ini dirancang dengan gaya naratif dan edukatif untuk menarik minat siswa terhadap warisan leluhur. Acara dimulai dengan pemaparan materi interaktif mengenai ragam motif batik Nusantara, mulai dari parang, kawung, mega mendung, hingga sekar jagad.
Siswa diajak memahami bahwa setiap goresan motif menyimpan karakteristik, nilai estetika, dan filosofi budaya yang berbeda dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya berhenti pada teori, para siswa kelas 6 kemudian diajak langsung mempraktikkan teknik melukis kreatif menggunakan media larutan asam dengan pendampingan ketat dari mahasiswa KKN.
![]() |
| Sumber foto:Alfina Alifia Fahilda |
Suasana interaktif tampak mendominasi ruangan kelas ketika siswa mulai membentuk pola di atas media eksperimen tersebut. Para peserta mengaku antusias karena mendapatkan pengalaman baru yang belum pernah mereka temui dalam kegiatan belajar sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan bahwa batik bukan hanya sekadar kain dengan motif yang indah, tetapi juga memiliki nilai budaya yang perlu dikenal dan dilestarikan oleh generasi muda,” ujar Alfina Alifia Fahilda saat ditemui usai kegiatan.
Pihak sekolah menyambut baik program kerja individu mahasiswa KKN tersebut. Para siswa menilai kegiatan melukis dengan larutan asam ini sangat menarik karena memberi kesempatan langsung untuk menuangkan kreativitas dalam bentuk seni rupa.
![]() |
| Sumber foto: Alfina Alifia Fahilda |
Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap kecintaan anak-anak terhadap seni dan budaya lokal dapat tumbuh sejak dini, sekaligus menjadikan sekolah sebagai ruang eksplorasi kreativitas yang menyenangkan.
Penulis: Alfina Alifia Fahilda


