Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Inovasi Pengolahan Jagung Keras Menjadi Selai di Desa Sumberejo
![]() |
| Sumber foto:Muhammat Nur Huda |
Sumberejo, 5 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Kelompok 42 melaksanakan program kerja individu yang digagas oleh Muhammat Nur Huda, mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian. Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Penerapan Teknologi Tepat Guna: Pengolahan Jagung Keras Menjadi Selai sebagai Solusi Pascapanen di Tengah Ketidakpastian Cuaca guna Meningkatkan Nilai Jual Hasil Panen di Desa Sumberejo” ini digelar di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, dengan sasaran 45 anggota PKK Desa Sumberejo.
Program ini dirancang sebagai solusi atas kendala pascapanen yang kerap dihadapi petani Desa Sumberejo. Cuaca yang tidak menentu sering menghambat proses pengeringan hasil panen, sehingga jagung keras pipilan mengalami penurunan mutu dan memicu jatuhnya harga jual di tingkat petani. Melalui pendekatan teknologi pangan, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi untuk mengubah komoditas berharga rendah tersebut menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi.
Dalam sesi materi, peserta dibekali wawasan teknis mengenai metode pelunakan jagung keras menggunakan peralatan dapur sederhana, tahapan formulasi bahan, hingga proses pemasakan selai secara higienis. Sosialisasi ini juga mencakup perhitungan analisis usaha rumahan (home industry), mulai dari estimasi modal produksi, penentuan harga jual, hingga proyeksi keuntungan.
Sebagai bentuk demonstrasi, mahasiswa menghadirkan sampel selai jagung lengkap dengan roti tawar agar dapat dicicipi langsung oleh seluruh peserta. Sesi uji organoleptik ini disambut respons positif dan rasa kagum dari warga yang mendapati jagung pipilan keras dapat diolah menjadi selai bertekstur lembut dengan perpaduan rasa manis dan gurih.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara. Ibu-Ibu PKK menyimak paparan materi dengan tertib, aktif berdiskusi mengenai kiat pengolahan, serta antusias menggali peluang untuk mereplikasi resep tersebut secara mandiri di rumah.
![]() |
| Sumber foto:Muhammat Nur Huda |
Pelaksanaan program kerja ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan keterampilan masyarakat Desa Sumberejo dalam memanfaatkan hasil panen lokal melalui diversifikasi pangan. Dengan inovasi teknologi tepat guna pembuatan selai jagung, masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada penjualan komoditas mentah saat harga anjlok, melainkan mampu merintis unit usaha produktif berbasis rumah tangga yang berdaya saing.
Penulis: Muhammat Nur Huda

