Jejak Limbah - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Jejak Limbah

 

(Ilustrasi by: Pinterest)

 

 

 

Putri Cempo,

kamu diam saja di sana,

menahan semua yang dibuang,

tanpa pernah bisa menolak.

 

Angin tak pernah pilih arah,

ia membawa bau ke mana saja,

menyusup ke rumah-rumah,

ke napas yang tak sempat menolak.

 

Di sana, waktu seperti berhenti,

tertahan di antara plastik dan sisa makanan,

yang tak pernah benar-benar hilang,

hanya berpindah, menunggu dilupakan.

 

Orang-orang lewat, kadang menutup hidung,

kadang berpura-pura biasa saja,

seolah semua ini wajar,

seolah tak ada yang perlu dipertanyakan.

 

Padahal, setiap tumpukan itu

adalah jejak dari kita semua,

yang pernah membuang tanpa berpikir,

tanpa ingin tahu akan berakhir di mana.

 

Dan kini, gunung itu berdiri,

bukan sebagai keindahan,

melainkan pengingat,

bahwa apa yang kita buang,

tak pernah benar-benar pergi.

 

Penulis: Alvia Ramadani

Penyunting: Lathifah An Najla

 

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done