SUKOHARJO,
28 Oktober 2026 — Sebanyak 170 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di
Sukoharjo yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sukoharjo, menggelar aksi
penyampaian aspirasi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan
tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Sukoharjo, Ketua
DPRD Kabupaten Sukoharjo beserta wakilnya, serta Kapolres Sukoharjo. Aksi
berlangsung dengan lancar dan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan
berbagai aspirasi terkait persoalan nasional maupun daerah.
Dalam
aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa Sukoharjo menyampaikan delapan tuntutan kepada
pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Sukoharjo. Tuntutan tersebut antara lain
desakan kepada pemerintah kabupaten dan DPRD untuk menyampaikan kepada
pemerintah pusat terkait penetapan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai
bencana nasional, pemberian jaminan kesehatan bagi Masyarakat terdampak, serta
pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat.
Selain
itu, mahasiswa mendesak kenaikan gaji guru honorer di Kabupaten Sukoharjo dan
pengusutan tuntas korupsi, kolusi, dan nepotisme beserta dampak berkelanjutan
dalam tatanan pemerintahan di Kabupaten Sukoharjo. Mereka juga mendorong
peningkatan kerukunan antarmasyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan
sosial yang harmonis.
Dalam
tuntutan lainnya, mahasiswa mendesak peningkatan pengawasan terhadap perusahaan
ilegal yang merugikan masyarakat Sukoharjo, khususnya dalam hal obat-obatan
terlarang. Mereka juga menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan
kurikulum Sekolah Rakyat, termasuk tuntutan penghapusan desil.
Penyampaian
aspirasi ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperingati Hari Sumpah
Pemuda melalui partisipasi aktif dalam mengawal kebijakan publik. Mahasiswa
menilai bahwa semangat persatuan dan kepedulian terhadap masyarakat perlu
diwujudkan melalui keberanian menyampaikan aspirasi serta mendorong terciptanya
pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.
Aliansi
Mahasiswa Sukoharjo menegaskan bahwa, seluruh tuntutan tersebut diharapkan
mendapatkan perhatian serius dan tindak lanjut yang jelas dari pihak terkait.
Tuntutan yang berada di luar kewenangan pemerintah daerah diharapkan dapat
diteruskan kepada instansi yang berwenang melalui mekanisme resmi.
Aksi
berlangsung dengan lancar. Melalui penyampaian delapan tuntutan tersebut,
Aliansi Mahasiswa Sukoharjo berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat
memberikan tanggapan serta langkah konkret terhadap aspirasi yang disampaikan
demi kepentingan masyarakat Sukoharjo.
Reporter:
Aliya Rahma Ramadhani & Alifah Nur Azizah
Penulis : Aliya Rahma Ramadhani
Penyunting:
Adista Putri Revalina
