Mahasiswa KKN UNISRI Dampingi Pelaku UMKM Desa Dawung Terapkan Pembukuan Sederhana - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN UNISRI Dampingi Pelaku UMKM Desa Dawung Terapkan Pembukuan Sederhana

 

(Sumber foto: Dona Na’umi Nurbaiti)


Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melalui Dona Na’umi Nurbaiti melaksanakan program kerja Gerakan UMKM Tertib Pembukuan (GERTIBUKU): Pendampingan Pembukuan Sederhana bagi Pelaku UMKM di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. ProrKegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pengelolaan usaha yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Program GERTIBUKU dilatarbelakangi oleh keberadaan berbagai UMKM di Desa Dawung yang bergerak di bidang makanan, pengolahan hasil pertanian, usaha arang, kerajinan wayang, perdagangan, dan jasa. Meskipun memiliki potensi ekonomi yang cukup beragam, berdasarkan pengamatan mahasiswa selama pelaksanaan KKN, masih terdapat pelaku UMKM yang belum melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara teratur.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengetahui jumlah pendapatan, pengeluaran, serta hasil usaha secara pasti. Selain itu, masih ditemukan pencampuran antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Oleh karena itu, mahasiswa KKN memberikan pendampingan yang sederhana dan mudah diterapkan agar pelaku UMKM dapat memahami pentingnya pembukuan serta mulai melakukan pencatatan keuangan secara mandiri.

Kegiatan GERTIBUKU dilaksanakan di Dukuh Jomblang RT 17 dan Dukuh Winong RT 21, Desa Dawung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Jumat, 31 Juli 2026 dan Rabu, 12 Agustus 2026. Pendampingan dilakukan melalui penyampaian materi mengenai pembukuan sederhana, pemberian contoh pencatatan transaksi, serta praktik secara langsung bersama pelaku UMKM.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai cara membedakan transaksi pemasukan dan pengeluaran serta cara mencatat transaksi keuangan secara sederhana. Mahasiswa juga memberikan buku pembukuan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat transaksi usaha secara rutin. Media tersebut diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM dalam menerapkan pembukuan pada kegiatan usaha sehari-hari.

(Sumber foto: Dona Na’umi Nurbaiti)

 

Pelaksanaan pendampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya pencatatan keuangan. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya kebiasaan mencatat transaksi secara lebih tertib sehingga pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan, mengevaluasi perkembangan usaha, dan menggunakan hasil pencatatan sebagai salah satu dasar dalam mengambil keputusan usaha.

Meski demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala. Sebagian pelaku UMKM belum terbiasa melakukan pencatatan karena menganggap pembukuan cukup rumit dan membutuhkan waktu. Selain itu, pencampuran keuangan pribadi dan usaha serta kesulitan dalam mengelompokkan transaksi menjadi tantangan yang perlu diperhatikan. Keberlanjutan pembukuan juga sangat bergantung pada kemauan dan konsistensi pelaku usaha.

Melalui program GERTIBUKU, mahasiswa KKN UNISRI berharap pelaku UMKM Desa Dawung dapat menerapkan pencatatan keuangan secara mandiri dan konsisten. Pembukuan sederhana yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu membantu pelaku usaha memahami kondisi keuangan dengan lebih jelas, meningkatkan ketertiban pengelolaan usaha, serta mendukung perkembangan dan keberlanjutan UMKM di Desa Dawung.

 

Penulis: Dona Na’umi Nurbaiti

 

 

 

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done