Program KKN UNISRI dalam Meningkatkan Literasi Keuangan, Kepedulian Lingkungan, dan Kreativitas Siswa SD Negeri Sidokerto - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Program KKN UNISRI dalam Meningkatkan Literasi Keuangan, Kepedulian Lingkungan, dan Kreativitas Siswa SD Negeri Sidokerto

 

Foto Kegiatan Sosisalisasi Menabung dan Pembuatan Celengan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, melaksanakan program kerja dengan berkolaborasi bersama siswa kelas 2 dan 3 SD Negeri Sidokerto, Plupuh, Sragen. Kegiatan pertama yang dilakukan adalah menjalankan program kerja “Misi Jadi Si Jago Nabung” di SD Negeri Sidokerto, Kecamatan Plupuh, pada 24 Juli 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa-siswi kelas 3 sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya mengenal dan membangun kebiasaan menabung sejak usia dini. Program ini dirancang dengan penyampaian materi yang interaktif dan menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan siswa agar materi dapat dipahami dengan mudah serta mendorong siswa untuk mulai menerapkan kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian menabung, pentingnya menabung, manfaat menabung, serta cara membedakan kebutuhan dan keinginan. Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Siswa diajak memahami bahwa menabung dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang yang dimiliki dan tidak langsung menghabiskannya untuk membeli sesuatu yang belum diperlukan.

Foto Sesi Sosialisasi oleh Heri Syahran  Dalimunthe

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara langsung. Siswa diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta menceritakan pengalaman mereka mengenai kebiasaan menabung. Sesi ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari.

Dalam penyampaian materi, siswa juga diberikan pemahaman mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam program “Misi Jadi Si Jago Nabung,” karena kemampuan menentukan prioritas dapat membantu siswa menggunakan uang secara lebih bijak. Siswa diarahkan untuk memahami bahwa kebutuhan perlu diprioritaskan, sedangkan keinginan dapat dipertimbangkan kembali sebelum menggunakan uang yang dimiliki.

Melalui program “Misi Jadi Si Jago Nabung,” siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya menabung, tetapi juga diajak membangun pola pikir sederhana dalam mengelola uang sejak usia sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa kebiasaan menabung dapat dimulai dari hal kecil dan dilakukan secara rutin. Dengan pemahaman tersebut, siswa diharapkan mampu mulai menerapkan kebiasaan menyisihkan uang serta lebih bijak dalam membedakan kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.

Foto Sesi Pembuatan Celengan oleh Triyas Widiasih

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pemanfaatan botol bekas menjadi celengan. Kegiatan ini mengambil judul  "Gemar Menabung Sejak Dini: Membangun Karakter Hemat melalui Celengan Kreatif". Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan semua peserta didik kelas 3 SD Negeri Sidokerto.

Tujuan program ini untuk memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik sekolah dasar melalui kegiatan memanfaatkan botol bekas menjadi celengan yang menarik, kreatif, dan bernilai guna. Melalui kegiatan ini, peserta didik juga dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan kembali barang bekas. Selain itu, program ini juga bertujuan menanamkan budaya menabung sejak usia dini sebagai bagian dari pendidikan karakter. Peserta didik tidak hanya membuat celengan dari hasil kreasinya sendiri, tetapi juga diajak untuk memulai mengisi celengan tersebut secara bertahap. Dengan demikian, peserta didik belajar menghargai uang, membiasakan hidup hemat, meningkatkan kreativitas, melatih keterampilan motorik halus, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masa depan keuangan mereka.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan rasa percaya diri peserta didik melalui proses menghias serta membuat celengan. Selain itu, peserta didik memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Program ini juga mendukung pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta membiasakan peserta didik menabung sejak dini. Bagi sekolah, kegiatan ini menjadi media pembelajaran yang inovatif dalam mengintegrasikan pendidikan karakter, literasi keuangan, dan pelestarian lingkungan.


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar pelatihan Finger Painting Menggunakan Media Tas canvas di SD Negeri Sidokerto, Plupuh.

Pendidikan seni rupa merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kreativitas dan karakter anak usia sekolah dasar. Melalui kegiatan seni, siswa tidak hanya diajak untuk mengembangkan kemampuan motorik halus, tetapi juga dilatih untuk berani mengekspresikan diri, berimajinasi secara bebas, dan menuangkan gagasan dalam bentuk visual yang penuh warna. Berangkat dari pemikiran tersebut, pada 28 Juli 2026 telah dilaksanakan program kerja dengan tema "Finger Painting Melalui Media Tas Canvas" yang ditujukan khusus bagi siswa-siswi kelas 2 SD Negeri Sidokerto, Kecamatan Plupuh.

Kegiatan ini dipilih dengan pertimbangan bahwa teknik finger painting atau melukis menggunakan jari tangan merupakan metode pembelajaran seni yang sederhana namun bermanfaat. Selain menyenangkan, teknik ini mampu merangsang sensitivitas indera peraba anak, melatih koordinasi antara mata dan tangan, serta membangun rasa percaya diri melalui hasil karya yang mereka ciptakan sendiri. Pemilihan media tas canvas sebagai kanvas lukis bukan tanpa alasan, selain memberikan pengalaman baru yang berbeda dari kertas gambar biasa, tas canvas juga memiliki nilai fungsional yang dapat digunakan kembali oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga karya seni yang dihasilkan tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga benda pakai yang bermanfaat.

Foto Sesi Pelatihan Finger Painting Menggunakan Media Tas Canvas

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian arahan dan penjelasan mengenai teknik dasar finger painting, mulai dari cara mencampur warna, teknik menotolkan jari, hingga cara menciptakan pola dan bentuk sederhana di atas permukaan tas canvas. Antusiasme siswa kelas 2 terlihat begitu tinggi sejak awal kegiatan dimulai. Tawa dan celoteh riang mewarnai suasana kelas, seiring jari-jari kecil mereka mulai berani menari di atas kain canvas, menciptakan guratan warna yang unik dan personal, mencerminkan imajinasi khas anak-anak yang polos dan penuh keceriaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari sisi pengembangan diri secara menyeluruh. Program kerja ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran seni dapat dikemas secara kreatif dan inovatif, sekaligus menumbuhkan kecintaan siswa terhadap dunia seni rupa sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antar siswa, menumbuhkan sikap saling menghargai karya teman, serta melatih kesabaran dan ketekunan dalam menyelesaikan sebuah karya.

Dengan terlaksananya kegiatan Finger Painting Melalui Media Tas Canvas ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kreativitas siswa kelas 2 SD Negeri Sidokerto, Plupuh, serta menjadi inspirasi bagi terselenggaranya kegiatan-kegiatan edukatif dan kreatif lainnya di masa yang akan datang.


Penulis:

 Heri Syahran Dalimunthe – Akuntansi

Triyas Widiasih – Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Ika Cahya Fadhilah – Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini)

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done