Mahasiswa KKN PPM UNISRI Beri Edukasi Literasi Digital untuk Ibu-Ibu PKK Desa Katelan Sragen - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN PPM UNISRI Beri Edukasi Literasi Digital untuk Ibu-Ibu PKK Desa Katelan Sragen

 Mahasiswa KKN PPM UNISRI Beri Edukasi Literasi Digital untuk Ibu-Ibu PKK Desa Katelan Sragen

Suasana sosialisasi literasi digital dan pencegahan penipuan siber oleh mahasiswa KKN PPM UNISRI bersama ibu-ibu PKK Desa Katelan, Sragen.


SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kelompok 84 menginisiasi program edukasi literasi digital bagi ibu-ibu Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan bertema "Saring Sebelum Sharing! Cek Fakta Lawan Hoax! Waspada Penipuan Link WhatsApp dan Video AI Deepfake" ini digagas oleh Nessa Kusuma Adita, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UNISRI. Program tersebut terlaksana di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ahmad Jawandi, S.Pd., M.Pd., serta berkoordinasi langsung dengan Kepala Desa Katelan, Kunto Cahyono, A.Md.

Edukasi ini dilatarbelakangi oleh maraknya kejahatan siber yang menyasar masyarakat desa, mulai dari penipuan berbasis phishing link di WhatsApp, penyebaran berita bohong (hoax), hingga ancaman rekayasa kecerdasan buatan berupa video dan suara (AI deepfake). Isu ini menjadi perhatian serius menyusul adanya laporan kasus penipuan via pesan dan telepon yang mengatasnamakan kerabat di lingkungan RT 03 dan RT 04 Desa Katelan.

Sumber foto: Nessa Kusuma Adita



Nessa Kusuma Adita mengungkapkan bahwa ibu-ibu PKK memegang peranan strategis sebagai filter informasi utama dalam skala keluarga dan lingkungan sekitar. Pembekalan literasi digital secara kritis dinilai krusial guna melindungi warga dari kerugian finansial maupun risiko peretasan data pribadi.

Antusiasme tinggi tampak dari para peserta selama acara berlangsung. Sesi pemaparan materi yang didukung tayangan visual interaktif mengajak warga mengenali ciri-ciri tautan berbahaya, memahami ancaman peretasan, serta mempraktikkan langkah sederhana dalam melakukan cek fakta sebelum membagikan informasi.

Suasana semakin hidup ketika sesi diskusi dibuka. Sejumlah peserta turut membagikan pengalaman pribadi mereka terkait pesan-pesan mencurigakan yang kerap masuk ke ponsel pintar mereka.

"Di era teknologi sekarang ini, bentuk link-link berbahaya memang marak sekali. Apalagi saya sendiri sudah pernah mengalami, jadi penyuluhan ini sangat bermanfaat agar ibu-ibu sekalian yang hadir tidak terjerumus, lebih paham, dan tidak gampang panik," ujar salah satu perwakilan ibu PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Melalui pelaksanaan program KKN PPM ini, diharapkan kesadaran dan kecakapan digital masyarakat Desa Katelan dapat terus meningkat. Langkah ini sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan ruang digital pedesaan yang aman, cerdas, kondusif, dan bebas dari ancaman kejahatan siber.

Penulis : Nessa Kusuma Adita


Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done