SUMBERLAWANG — Literasi
keuangan merupakan salah satu bekal penting yang perlu ditanamkan sejak usia
dini agar generasi muda mampu mengelola keuangan secara bijak di kemudian hari.
Untuk mendukung hal tersebut, Chatryna Lindu Irvanti selaku mahasiswa Kuliah
Kerja Nyata (KKN) Program Studi Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta
melaksanakan program kerja berupa edukasi literasi keuangan melalui Gerakan
Gemar Menabung bagi siswa SD Negeri Ngargotirto 1, Kecamatan Sumberlawang,
Kabupaten Sragen.
Kegiatan yang
dilaksanakan pada Selasa (05/08/2026) ini menyasar siswa kelas 5 dan berada di
bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Naufal Athiya Primananda, S.M.,
M.M. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya
menabung sejak dini sekaligus membentuk kebiasaan hemat dan bertanggung jawab
dalam mengelola uang. Kegiatan berlangsung dengan metode pembelajaran yang
interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Memahami Pentingnya
Menabung Sejak Dini
Materi yang disampaikan
mengacu pada bahan ajar bertajuk "Pentingnya Menabung dalam
Kehidupan" yang disusun mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi. Dalam
materi tersebut, menabung dijelaskan sebagai kegiatan menyisihkan sebagian uang
yang dimiliki untuk disimpan dan digunakan pada waktu yang akan datang. Siswa
juga diajak memahami alasan mengapa harus menabung, yaitu untuk mempersiapkan
kebutuhan di masa depan, menghadapi keadaan darurat, dan mencapai tujuan
keuangan.
Selain itu, materi turut
menguraikan sejumlah manfaat menabung, di antaranya menyiapkan kebutuhan masa
depan, melatih hidup hemat, menghindari pemborosan, dan menyediakan dana
darurat. Siswa juga diperkenalkan dengan berbagai tempat untuk menabung, seperti
celengan, koperasi sekolah, maupun bank yang menyediakan layanan tabungan,
serta diingatkan mengenai dampak apabila tidak membiasakan diri menabung, yakni
kesulitan memenuhi kebutuhan mendadak dan kurang siap menghadapi kebutuhan di
masa depan.
"Menabung sejak
dini dapat membentuk kebiasaan mengelola uang dengan baik dan meningkatkan
kedisiplinan dalam menggunakan uang," demikian salah satu poin yang
ditekankan dalam materi kepada siswa kelas 5.
Rangkaian Kegiatan: Ice
Breaking, Pemaparan Materi, Kuis, dan Praktik Menabung
Kegiatan ini berlangsung
dalam beberapa tahapan utama. Pertama, sesi ice breaking digelar melalui
"Tepuk Gemar Menabung" untuk mencairkan suasana dan membangun
antusiasme siswa kelas 5 sebelum memasuki sesi inti. Kedua, mahasiswa KKN
memaparkan materi tentang pentingnya menabung sejak dini secara sederhana dan
mudah dipahami, mulai dari pengertian menabung, alasan pentingnya menabung,
manfaat menabung, hingga tempat-tempat yang bisa digunakan untuk menabung.
Ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuis pilihan ganda yang bertujuan
mengukur sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan,
dengan pertanyaan seputar pengertian menabung, tempat menabung, dampak tidak
menabung, hingga manfaat dan alasan pentingnya menabung sejak dini.
Sebagai penutup,
mahasiswa KKN turut menyediakan media menabung berupa celengan yang dibagikan
kepada seluruh 20 siswa yang hadir. Setiap siswa diberi kesempatan untuk
mewarnai celengannya sesuai kreativitas dan selera masing-masing, dengan tujuan
menumbuhkan rasa memiliki serta semangat menabung setelah mengikuti kegiatan.
Melalui celengan hasil karya sendiri tersebut, siswa diharapkan lebih
termotivasi untuk mempraktikkan langsung kebiasaan menabung di rumah.
Antusiasme siswa
terlihat dari keaktifan mereka mengikuti ice breaking, semangat dalam menjawab
pertanyaan-pertanyaan kuis, hingga kegembiraan saat mewarnai celengan
masing-masing di akhir sesi. Beberapa siswa bahkan bercerita tentang kebiasaan
menabung yang sudah mereka lakukan di rumah, sementara yang lain berkomitmen
untuk mulai menabung secara rutin menggunakan celengan yang telah mereka warnai
sendiri.
Dukungan Sekolah dan
Harapan Perubahan
Pihak SDN Ngargotirto 1
memberikan sambutan positif terhadap program ini. Sekolah menilai bahwa
inisiatif mahasiswa KKN sangat relevan untuk menumbuhkan kesadaran finansial
siswa sejak usia dini sebagai bagian dari pendidikan karakter.
"Program seperti
ini sangat membantu kami menanamkan kebiasaan baik kepada siswa, khususnya soal
menabung yang memang perlu dibiasakan sejak kecil," ujar pihak
sekolah.
Melalui program Gerakan
Gemar Menabung ini, mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta berharap
dapat berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran literasi keuangan sejak dini,
sekaligus membekali siswa SDN Ngargotirto 1 dengan kebiasaan menabung yang akan
bermanfaat bagi kemandirian dan tanggung jawab finansial mereka di masa
mendatang.
Penulis: Chatryna Lindu Irvanti¹, Naufal Athiya Primananda, S.M., M.M.²