EDUKASI KEUANGAN TENTANG CERDAS MENGELOLA UANG SAKU MAHASISWA KKN UNISRI KEPADA SISWA SD NEGERI 02 KARANGANOM - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

EDUKASI KEUANGAN TENTANG CERDAS MENGELOLA UANG SAKU MAHASISWA KKN UNISRI KEPADA SISWA SD NEGERI 02 KARANGANOM

 

Sumber foto: Ananda Nafta Fitriana

Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dengan tema besar Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Sragen Tahun Akademik 2025/2026, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi maupun edukasi langsung ke masyarakat dan sekolah-sekolah diwilayah pedesaan.

Salah satu program kerja individu yang dilaksanakan dengan program kerja “Edukasi keuangan tentang cerdas mengelola uang saku mahasiswa KKN UNISRI ini ditujukan kepada siswa- siswi kelas 1&2 SD Negeri 02 Karanganom”, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, yang dilaksanakan oleh Ananda Nafta Fitriana dari Program Studi Akuntansi pada Senin, 27 Juli 2026.

Membangun Kesadaran Finansial dan Budaya Menabung sejak Dini

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya pengelolaan uang saku, mengenalkan budaya menabung sejak dini, melatih sikap disiplin, serta membentuk kebiasaan berhemat demi kemandirian di masa depan. Edukasi diawali dengan penjelasan mendasar mengenai pemahaman uang saku sebagai dana harian yang diberikan orang tua untuk membeli makanan atau kebutuhan di sekolah, serta hakikat menabung yaitu menyisihkan sebagian uang saku untuk disimpan di tempat yang aman agar tidak habis dipakai semua.

Dalam penyampaian materi, pemateri menjelaskan empat alasan utama mengapa siswa harus mengatur uang saku, antara lain agar uang saku tidak cepat habis dan dapat dipakai sampai akhir pekan, selalu memiliki sisa uang untuk ditabung di celengan, melatih kemandirian dalam memilih barang yang penting, serta menghindari perilaku boros dengan menjadi anak hebat yang pandai bersyukur. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman dalam membedakan Kebutuhan (barang penting yang harus dibeli seperti buku tulis, pensil, dan makanan sehat) serta Keinginan (barang tambahan seperti mainan baru atau es krim berlebihan).

Sumber foto: Ananda Nafta Fitriana

Tips Menabung Cerdas dan Praktik Celengan Kreatif

Materi disampaikan secara interaktif dengan memberikan tips menabung cerdas bagi anak-anak, yaitu menyisihkan uang saku di awal sebelum jajan, memiliki impian atau tujuan menabung (seperti membeli buku cerita atau sepatu baru), menabung secara konsisten setiap hari meskipun dalam jumlah kecil (seperti Rp1.000 atau Rp2.000), serta melatih disiplin dan kesabaran dengan tidak mengambil isi celengan sebelum target tercapai.

 

Tidak hanya penyampaian teori, kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik pembuatan Celengan Kreatif Mini Siswa-siswi SD Negeri 02 Karanganom kelas 1&2 diajak mewarnai gambar menggunakan krayon atau pensil warna, lalu menempelkan gambar tersebut secara rapi di badan celengan. Sesi praktik ini disambut gembira oleh seluruh peserta karena mereka dapat membawa pulang celengan buatan sendiri untuk digunakan menabung harian.

 


Sumber foto: Ananda Nafta Fitriana

Hasil dan Capaian

Siswa-siswi SD Negeri 02 Karanganom kelas 1&2 terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sebagian besar dari mereka aktif menjawab pertanyaan saat sesi tanya jawab serta bersemangat menceritakan pengalaman mereka dalam mengelola uang jajan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, pemahaman siswa mengenai literasi keuangan dasar meningkat pesat, terutama dalam memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan serta pentingnya menabung.

Secara keseluruhan, kegiatan edukasi berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang nyata. Sesuai dengan semboyan Sedikit-Sedikit, Lama-Lama Menjadi Bukit edukasi semacam ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hemat dan cerdas finansial sejak dini pada diri siswa. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNISRI berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi Desa Karanganom, sekaligus mendukung tercapainya tujuan besar KKN-PPM, yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan melalui sinergi antara kampus, sekolah, dan masyarakat di Kabupaten Sragen.


Penulis: Ananda Nafta Fitriana

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done