Pengenalan Batas Wilayah Darat Indonesia sebagai Upaya Mendukung Pendidikan Berkelanjutan pada Peserta Didik Sekolah Dasar
![]() |
| Sumber foto: Aditya Rahmadani |
Sragen — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Aditya Rahmadani, melaksanakan program kerja edukasi mengenai batas wilayah darat Indonesia di SD Katelan 1, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini ditujukan bagi peserta didik kelas V sekolah dasar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta negara-negara yang berbatasan darat secara langsung.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengenalan wilayah Indonesia menggunakan media presentasi dan peta, di mana siswa diberikan penjelasan sederhana mengenai arti penting batas wilayah negara. Melalui pendekatan visual dan gambar peta yang interaktif, siswa diperkenalkan dengan tiga negara tetangga yang memiliki batas darat dengan Indonesia, yaitu Malaysia di Pulau Kalimantan, Papua Nugini di Pulau Papua, serta Timor-Leste di Pulau Timor.
![]() |
| Sumber foto: Aditya Rahmadani, |
Guna mencairkan suasana dan menguji antusiasme peserta, kegiatan diisi dengan permainan tebak bendera negara serta kuis sederhana. Melalui kuis ini, pemahaman siswa diukur kembali terkait jumlah negara tetangga, nama negara, hingga lokasi perbatasannya.
Melalui program kerja ini, para peserta didik diharapkan tidak sekadar memahami wawasan geografi perbatasan negara, melainkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, kesadaran menjaga persatuan, keamanan wilayah, serta membina hubungan baik dengan negara tetangga sejak usia dini.
Penulis: Aditya Rahmadani

