Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Pemuda Desa Jatitengah Soal HIV/AIDS: Cegah Stigma, Perkuat Pencegahan - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Pemuda Desa Jatitengah Soal HIV/AIDS: Cegah Stigma, Perkuat Pencegahan

Sumber foto : Kelompok 64 KKN-PPM UNISRI 



SRAGEN — Malam Sabtu, 1 Agustus 2026, Sekretariat Karang Taruna Swakrida Mahardika di Dusun Jatitengah RT 12, Desa Jatitengah, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, berubah menjadi ruang belajar yang hidup. Sebanyak 56 pemuda anggota karang taruna duduk berderet, mata tertuju pada layar proyektor, tangan memegang gawai untuk mengikuti kuis interaktif. Di hadapan mereka, dua mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta (UNISRI) menyampaikan informasi yang selama ini kerap dihindari diperbincangkan secara terbuka: HIV dan AIDS.

Kegiatan bertajuk "Edukasi, Mitigasi, dan Sosialisasi HIV dan AIDS" itu merupakan bagian dari Program Kerja Kelompok 64 KKN-PPM UNISRI Tahun Akademik 2025/2026. Bukan sekadar ceramah satu arah, program ini dirancang interaktif: penyampaian materi, diskusi terbuka, permainan, hingga evaluasi pemahaman lewat platform kuis digital Kahoot.

Berangkat dari Keprihatinan, Berbekal Ilmu Pengetahuan

Gagasan program ini bermula dari hasil konsultasi dengan bidan desa setempat yang mengidentifikasi kebutuhan edukasi HIV di kalangan pemuda Desa Jatitengah. Kelompok usia muda dipandang sebagai sasaran strategis karena berada pada fase kehidupan yang memerlukan informasi kesehatan yang akurat sebagai bekal pengambilan keputusan.

Tantangan pertama justru datang dari internal tim. Febriant Tio Pratama dan Annisa Putri Dewi Ramadhani, keduanya pemateri kegiatan, bukan berasal dari latar belakang pendidikan kesehatan. Namun alih-alih menyerah pada keterbatasan itu, keduanya memilih menelusuri literatur ilmiah dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menyusun materi.

"Kami memang bukan dari jurusan kesehatan, tapi justru itu yang mendorong kami untuk benar-benar mempelajari materi dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan sekadar informasi yang beredar di media sosial,"

Malam yang Penuh Interaksi di Tengah Hujan

Hujan lebat yang turun menjelang malam sempat mengancam pelaksanaan. Lokasi yang semula dirancang di ruang terbuka harus dipindah secara mendadak ke dalam ruangan Sekretariat Karang Taruna. Berkat koordinasi cepat antara mahasiswa KKN dan pengurus Karang Taruna Swakrida Mahardika, seluruh perlengkapan termasuk sound system dari karang taruna dan proyektor pinjaman dari Pemerintah Desa berhasil dipindah dan dipasang ulang tepat waktu.

Rangkaian acara dimulai pukul 19.30 WIB. Setelah pembukaan oleh MC Bella Rachmadina Tyastuti, Febriant dan Annisa menyampaikan materi yang mencakup empat topik utama: mekanisme penularan HIV yang akurat secara ilmiah, upaya pencegahan berbasis perilaku dan medis, perkembangan terbaru intervensi kesehatan dalam pengelolaan HIV, serta bahaya stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV).

Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi salah satu bagian yang paling dinamis. Para peserta tidak segan mengajukan pertanyaan termasuk mitos-mitos tentang penularan HIV yang selama ini beredar di masyarakat. Bidan Desa yang turut hadir sebagai pendamping memberikan konfirmasi dan klarifikasi dari perspektif medis.

Kahoot Jadi Jembatan: Saat Kuis Mengungkap Pemahaman

Puncak antusiasme peserta terlihat pada sesi kuis Kahoot di penghujung acara. Dengan semangat bersaing, para peserta menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menguji pemahaman mereka terhadap materi HIV yang baru saja disampaikan. Hasilnya, sebagian besar peserta mampu menjawab pertanyaan dengan benar termasuk pertanyaan yang membedakan mana bentuk interaksi sosial yang tidak menularkan HIV.
Keberhasilan kuis Kahoot yang didukung subsidi platform dari dana kelompok itu juga dilengkapi dengan pemberian hadiah bagi peserta terbaik sebuah sentuhan kecil yang terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktif.

Kolaborasi Lintas Pihak: Polsek hingga Pemerintah Desa

Suksesnya kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pemangku kepentingan. Polsek Sukodono memberikan surat titipan kegiatan yang menjadi landasan formal pelaksanaan penyuluhan. Pemerintah Desa Jatitengah meminjamkan proyektor, sedangkan Karang Taruna Swakrida Mahardika menyiapkan sound system dan membuka agenda rapat mereka untuk diisi oleh kegiatan edukasi ini.

Bidan Desa, yang sebelumnya menjadi narasumber konsultasi persiapan materi, turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Kehadirannya memperkuat legitimasi informasi yang disampaikan sekaligus membuka peluang bagi peserta untuk berkonsultasi langsung.

Pesan untuk Generasi Muda: Informasi Adalah Tameng Terbaik

Ketua Kelompok 64 KKN-PPM UNISRI menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban program kerja, melainkan sebuah upaya nyata untuk berkontribusi pada kesehatan masyarakat desa. Dalam laporan akhir kelompok, ditegaskan bahwa edukasi HIV perlu dikembangkan secara berkelanjutan tidak cukup satu kali, melainkan harus menjadi bagian dari agenda rutin karang taruna dan lembaga desa lainnya.

Karang Taruna Swakrida Mahardika dengan tradisi kegiatan sosialnya yang aktif mulai dari turnamen badminton, pertunjukan reog, hingga dekorasi kemerdekaan dinilai memiliki potensi besar sebagai agen penyebarluasan informasi kesehatan berbasis komunitas.

"Kami berharap pemahaman yang diperoleh malam ini tidak berhenti di sini. Bila teman-teman bisa menjadi perpanjangan tangan informasi yang benar tentang HIV kepada keluarga dan lingkungan sekitar, itulah dampak yang sesungguhnya kami harapkan," pungkas Ketua Kelompok 64.

Kegiatan Kelompok 64 KKN-PPM UNISRI di Desa Jatitengah berlangsung dari 14 Juli hingga 31 Agustus 2026 dan telah mendapat pengesahan resmi dari Kepala Desa Jatitengah. Selain program HIV/AIDS, kelompok ini juga menjalankan sejumlah program kerja lain sebagai bagian dari tema besar pengabdian: pemberdayaan desa menuju kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sragen.

Penulis : Kelompok 64 KKN-PPM UNISRI

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done