Mahasiswa KKN Edukasi Warga Desa Mlale Waspada Bahaya Penipuan Online - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN Edukasi Warga Desa Mlale Waspada Bahaya Penipuan Online

Sumber foto: Awin Putri Cahyani

SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan kegiatan edukasi literasi digital bertajuk “Saring Sebelum Sharing, Waspada Penipuan Online” di Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, pada 21 Juli 2026.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi secara aman dan bijak. Seiring dengan semakin luasnya penggunaan telepon pintar, media sosial, serta berbagai layanan digital, masyarakat semakin mudah menerima dan menyebarkan informasi dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Mlale diberikan pemahaman mengenai pentingnya memeriksa informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya. Edukasi juga membahas berbagai bentuk penipuan online yang perlu diwaspadai, seperti hadiah palsu, tautan mencurigakan, akun yang mengaku sebagai pihak tertentu, serta permintaan data pribadi dan kode keamanan.


Mahasiswa KKN mengajak masyarakat untuk membiasakan diri berhenti sejenak sebelum mempercayai sebuah informasi, memeriksa sumber, membandingkan informasi dengan sumber lain, memastikan kebenarannya, serta mempertimbangkan risiko sebelum melakukan tindakan atau membagikannya kepada orang lain.


Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak memberikan data pribadi, kata sandi, PIN, maupun kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal. Masyarakat juga diharapkan lebih berhati-hati ketika menerima tautan atau pesan yang meminta untuk melakukan transfer maupun memberikan informasi tertentu.


Dalam pelaksanaannya, penyampaian materi dilakukan oleh dua mahasiswa KKN, yaitu Awin Putri Cahyani dan Nur Zhafira. Keduanya menyampaikan materi dengan menggunakan bahasa yang sederhana serta contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Penyampaian dilakukan secara komunikatif agar masyarakat lebih mudah memahami materi mengenai keamanan digital dan berbagai modus penipuan online. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi sehingga informasi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan.


Kegiatan ini bekerja sama dengan pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait. Keberhasilan kegiatan dilihat dari keterlibatan peserta selama penyampaian materi, adanya pertanyaan dan tanggapan, serta pemahaman peserta mengenai langkah-langkah sederhana dalam memeriksa informasi dan mengenali tanda-tanda penipuan online.


Melalui kegiatan “Saring Sebelum Sharing, Waspada Penipuan Online”, masyarakat Desa Mlale diharapkan semakin kritis dalam menerima informasi dari media sosial maupun aplikasi percakapan. Masyarakat juga diharapkan dapat saling mengingatkan apabila menemukan informasi mencurigakan sehingga tercipta lingkungan digital yang lebih aman dan bijak.


Kegiatan edukasi literasi digital seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menggunakan contoh kasus yang aktual dan mudah dipahami. Kebiasaan untuk memeriksa sumber informasi, tidak membuka tautan mencurigakan, serta menjaga keamanan data pribadi menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari berbagai risiko di dunia digital.


Penulis: Awin Putri Cahyani


Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done