Sumber foto: Kornelius Astowo
Mahasiswa KKN menjalankan kegiatan micro edukasi bertema internet sehat dan aman di sekitar Desa Pare. Di era serba digital, akses internet sudah menjangkau pelosok desa dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga. Namun literasi digital warga belum mengimbangi laju itu. Warga menghadapi ancaman kejahatan siber (cybercrime), penipuan online, paparan konten negatif, hingga penyebaran berita bohong (hoax), di segala usia.
Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) merancang Program Kerja Individu berjudul "Edukasi Internet Sehat & Aman, Berbasis Media Poster" untuk mengatasi masalah ini. Program ini mengajarkan warga cara berinternet secara produktif, beretika, dan aman dari bahaya siber.
Pendekatan Door-to-Door : Mendatangi Warga Satu per Satu Sosialisasi di balai desa sering sepi peserta. Mahasiswa memilih metode Door-to-Door : kunjungan dari rumah ke rumah. Cara ini membuat interaksi lebih personal dan warga lebih mudah terlibat langsung.
Sumber foto: Kornelius Astowo
Penyampaian Rangkuman Materi Mahasiswa mendatangi rumah warga satu per satu dan menjelaskan poin-poin penting soal internet sehat. Materi berfokus pada tiga hal: - Keamanan Data Pribadi: Warga perlu menjaga kerahasiaan kata sandi, tidak sembarangan memberi nomor OTP, dan menghindari membagikan data sensitif di media sosial.
- Etika Berinternet (Netiquette): Saring dulu informasi sebelum membagikannya (saring sebelum sharing) supaya tidak ikut menyebarkan hoax atau ujaran kebencian.
- Perlindungan Anak dari Konten Negatif: Orang tua perlu mengenali bahaya kecanduan gawai (gadget) dan mengawasi akses internet anak.
Sumber foto: Kornelius Astowo
Penyerahan Media Visual Poster : Setelah memaparkan materi, mahasiswa menyerahkan poster edukatif untuk dipasang di rumah warga. Mahasiswa mendesain poster dengan tampilan menarik dan bahasa ringkas, supaya keluarga bisa memakainya sebagai pengingat (reminder) sehari-hari.
Dampak dan Tanggapan Warga
Warga menyambut baik pendekatan ini. Banyak orang tua mengaku lebih paham cara membatasi dan memantau pemakaian gadget anak, dan lebih waspada terhadap tautan (link) mencurigakan di aplikasi pesan singkat.
Dokumentasi poster internet sehat dan aman
Lewat poster dan kunjungan langsung ini, keluarga di desa diharapkan lebih siap menghadapi risiko internet. Kegiatan ini juga mendorong warga desa memakai teknologi dengan lebih cerdas dan aman.
Penulis : Kornelius Astowo
|