Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare

Tingkatkan Kesadaran Gizi dan Peluang Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Program SOJATRI di Desa Pare 

Tim KKN Unisri Kelompok 40 berfoto bersama pengurus dan anggota Kader PKK Desa Pare setelah pelaksanaan edukasi pembuatan susu jagung nutrisi tinggi di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026). Sumber foto: Rahendra


SRAGEN — Guna meningkatkan kesadaran gizi masyarakat sekaligus mendorong potensi ekonomi kreatif berbasis bahan pangan lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program edukasi pembuatan susu jagung nutrisi tinggi (SOJATRI) di Balai Desa Pare, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Selasa (4/8/2026).

Program kerja individu bertajuk "SOJATRI (Sosialisasi Susu Jagung Nutrisi Tinggi)" ini diprakarsai oleh Yusril Rahendra Nur Kuncoro dari Program Studi Teknologi Pangan, KKN Kelompok 40 Unisri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua beserta anggota Kader PKK Desa Pare.

Melalui pemaparannya, Yusril memperkenalkan susu jagung (Zea mays saccharata) sebagai opsi minuman nabati (grain milk) sehat yang kaya vitamin A, vitamin B kompleks, antioksidan, serat, asam folat, hingga zat besi. Minuman ini aman dikonsumsi oleh penderita lactose intolerance, alergi protein susu sapi, maupun penderita diabetes karena mengandalkan rasa manis alami dari fruktosa dan sukrosa jagung.

Mahasiswa Teknologi Pangan Unisri, Yusril Rahendra Nur Kuncoro, memperlihatkan sampel produk susu jagung manis (SOJATRI) beserta leaflet panduan pembuatannya usai sosialisasi di Balai Desa Pare, Mondokan, Sragen, Selasa (4/8/2026).


"Susu jagung memiliki nutrisi yang lengkap dan berpotensi besar dikembangkan menjadi peluang wirausaha rumahan. Selain bebas laktosa, pengolahannya juga mengusung prinsip zero waste karena ampas pemerasannya masih bisa dimanfaatkan kembali menjadi perkedel, bakwan, puding, hingga pakan ternak," ujar Yusril Rahendra Nur Kuncoro selaku pelaksana program.

Sesi demonstrasi dilanjutkan dengan mempraktikkan teknik pengolahan dasar agar susu jagung tidak beraroma langu, menghasilkan tekstur creamy, serta bebas dari bahan pengawet sintetis.

Pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari para pengurus dan anggota PKK Desa Pare karena memberikan ide olahan pangan baru yang menyehatkan keluarga sekaligus bernilai jual.

"Program ini sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK. Kami jadi tahu cara mengolah jagung manis menjadi minuman sehat yang disukai anak-anak, sekaligus membuka peluang usaha baru untuk menambah penghasilan keluarga," ungkap salah satu pengurus Kader PKK Desa Pare peserta kegiatan.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Pare diharapkan dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah hasil pangan lokal menjadi produk minuman nabati bernilai gizi tinggi guna mendukung perekonomian keluarga secara berkelanjutan.

Penulis: Yusril Rahendra Nur Kuncoro


Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done