Mahasiswa KKN Unisri saat memberikan edukasi secara door to door mengenai standar keamanan pangan kepada salah satu pelaku UMKM di Desa Tempelrejo, Sragen
SRAGEN, – Guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar program edukasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, pada Agustus 2026.
Program bertajuk “Peningkatan Kualitas Produk Pangan UMKM melalui Keamanan Pangan, Pengemasan, dan Pelabelan” ini diinisiasi oleh Meilawati Yuniar Setyaningrum, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Unisri.
Berbeda dengan sosialisasi pada umumnya yang mengumpulkan massa di balai desa, edukasi ini dilakukan dengan metode jemput bola atau door to door. Meilawati mengunjungi langsung sejumlah pelaku usaha di lingkungan desa, mulai dari produsen camilan lokal marneng, hingga pedagang makanan dan minuman siap saji seperti es teh dan cilok. Pendekatan langsung ini sengaja dipilih agar materi yang disampaikan dapat disesuaikan dengan tantangan dan kondisi riil masing-masing pedagang.
Dalam kunjungannya, Meilawati menekankan pentingnya menjaga standar keamanan pangan selama proses produksi hingga penjualan. Para pelaku usaha diedukasi mengenai kebersihan tangan dan peralatan, urgensi memakai celemek dan penutup kepala, pemisahan bahan mentah dan matang, penggunaan air bersih, hingga tata cara penyimpanan makanan agar terhindar dari debu dan kontaminasi.
Penyerahan suvenir berupa perlengkapan kebersihan dan brosur panduan dari mahasiswa KKN Unisri kepada pelaku UMKM Desa Tempelrejo guna mendukung kualitas produksi pangan.
Tidak berhenti pada kebersihan produksi, mahasiswa KKN ini juga menyoroti aspek pengemasan dan pelabelan (kemasan). Penggunaan kemasan yang tepat, seperti standing pouch untuk produk makanan kering, dinilai mampu melindungi kualitas produk, memperpanjang umur simpan, sekaligus menarik minat pembeli.
Terkait pelabelan, pelaku UMKM diberikan pemahaman untuk mulai mencantumkan informasi krusial demi meraih kepercayaan konsumen. Informasi tersebut meliputi nama produk, merek, berat bersih, komposisi, tanggal produksi dan kedaluwarsa, kontak produsen, hingga nomor P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) jika sudah memilikinya.
Sebagai bentuk dukungan nyata agar standar keamanan pangan segera diterapkan, mahasiswa KKN turut membagikan perlengkapan penunjang secara gratis berupa masker, sarung tangan, dan hairnet (penutup kepala) kepada pelaku UMKM. Dibagikan pula brosur edukasi yang berisi ringkasan materi agar dapat dibaca kembali oleh para pedagang.
Potret pendekatan door to door mahasiswa KKN Unisri saat mendampingi dan mengedukasi pelaku UMKM Desa Tempelrejo terkait pentingnya keamanan dan kemasan produk pangan, Agustus 2026.
|