Mahasiswa KKN UNISRI Ajak Siswa SD Negeri Tanggan 1 Kenali Batasan Diri Lewat Metode Bilingual - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN UNISRI Ajak Siswa SD Negeri Tanggan 1 Kenali Batasan Diri Lewat Metode Bilingual

Mahasiswa KKN UNISRI Ajak Siswa SD Negeri Tanggan 1 Kenali Batasan Diri Lewat Metode Bilingual 

Dok.Valentina Denta Wijayanti




Sragen, 30 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Valentina Denta Wijayanti, menggelar program edukasi bertajuk “Anak Cerdas, Kenali Batasnya!” bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Negeri Tanggan 1, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu KKN yang mengusung metode Interactive Bilingual Learning untuk mengenalkan konsep Personal Boundaries atau batas diri kepada anak-anak sejak usia dini.

Program yang memanfaatkan latar belakang keilmuan mahasiswa di bidang Pendidikan Bahasa Inggris ini dirancang agar materi tersampaikan secara menarik sekaligus memperkaya kosakata bahasa Inggris siswa. Dalam pelaksanaannya, siswa diperkenalkan pada empat pilar batasan diri, yaitu batasan fisik, barang, perasaan, dan digital, yang dikemas melalui pendekatan dwibahasa Indonesia–Inggris.

Salah satu momen yang paling dinanti siswa adalah sesi pengenalan “English Magic Words” seperti Stop!, No!, Don’t Touch Me!, dan This Is Mine!, yang diajarkan agar anak berani bersikap tegas ketika merasa tidak nyaman. Selain itu, siswa juga diajak bermain “Aturan Dua Jempol”, mengikuti sesi roleplay, bernyanyi bersama, hingga membuat karya kolaboratif bertajuk “My Boundaries Tree” sebagai bentuk komitmen bersama untuk saling menghargai batasan satu sama lain.

Valentina Denta Wijayanti mengatakan bahwa program ini digagas karena pentingnya membekali anak dengan kesadaran menjaga hak atas tubuh, barang, ucapan, dan perasaannya sendiri sejak dini. Ia berharap melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, siswa tidak hanya paham secara teori, tetapi juga berani mempraktikkannya dalam keseharian mereka di sekolah maupun di rumah.

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Tanggan 1 ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa. Antusiasme tinggi terlihat sejak awal kegiatan, terutama saat sesi roleplay dan pembuatan “My Boundaries Tree”, di mana siswa aktif berpartisipasi dan saling berbagi cerita mengenai pengalaman menjaga batas dirinya. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini di kalangan siswa SD Negeri Tanggan 1 mengenai pentingnya menghargai batasan diri sendiri maupun orang lain, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari perundungan (bullying). 


Penulis: Valentina Denta Wijayanti



Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done