Sekar Kang Sinekar: Mahasiswa KKN UNS Revitalisasi Bahasa Jawa Berbasis Antologi Tembang Macapat Karya Warga Desa Banaran
KALIJAMBE, SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menginisiasi program revitalisasi bahasa Jawa bertajuk “Sekar Kang Sinekar” melalui penyusunan antologi tembang macapat karya masyarakat. Program yang menyasar warga dewasa berusia 30–60 tahun di Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen ini telah berjalan sejak Senin (13/7/2026) sampai ( 19/8/2026).
Pelestarian bahasa daerah menjadi isu mendesak di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi penggunaan bahasa nasional maupun asing dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Jawa, sebagai salah satu bahasa daerah dengan jumlah penutur terbesar, mengalami pergeseran signifikan, khususnya di kalangan generasi muda.
Berbeda dari upaya pelestarian konvensional yang berfokus pada hafalan teks-teks klasik, program “Sekar Kang Sinekar” menawarkan pendekatan partisipatif (bottom-up). Program ini menekankan penciptaan karya autentik berbasis komunitas, di mana masyarakat berperan langsung sebagai pencipta dan pewaris kebudayaan sastra yang merefleksikan nilai-nilai kolektif Desa Banaran.
Tahapan dan Mekanisme Pelaksanaan
Tahap persiapan diawali dengan koordinasi intensif bersama perangkat desa, ketua RT, dan ketua RW di seluruh wilayah administratif Desa Banaran. Koordinasi ini bertujuan memaparkan mekanisme program, menyepakati jadwal, serta memetakan potensi partisipan. Selain itu, mahasiswa KKN menggali informasi mengenai tokoh-tokoh masyarakat setempat untuk dilibatkan sebagai mitra kunci dalam menjaring karya.
Selanjutnya, kegiatan difokuskan pada pengumpulan dan pendataan karya tembang macapat dari warga di setiap RT/RW. Proses penjaringan dilakukan secara serentak melalui jalur daring (online) dan luring (offline) guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala akses teknologi. Koordinasi dijalin baik melalui musyawarah resmi tingkat dusun maupun pendekatan personal harian untuk membangun semangat kolektif warga.
![]() |
| Suasana keakraban diskusi malam mahasiswa KKN dan warga Desa Banaran dalam mematangkan draf naskah tembang macapat karya masyarakat. |
Penyusunan Antologi dan Serah Terima Karya
Seluruh karya yang terkumpul kemudian memasuki tahap penyuntingan dan pengolahan naskah. Mahasiswa KKN melakukan verifikasi struktur tembang, perbaikan diksi, dan penyelarasan ejaan tanpa menghilangkan orisinalitas serta gaya bahasa khas para penulis.
![]() |
| Serah terima buku antologi tembang macapat "Sekar Kang Sinekar" sebagai wujud nyata revitalisasi bahasa dan sastra Jawa berbasis masyarakat di Desa Banaran, Kalijambe, Sragen. |
Setelah draf final divalidasi dan disetujui oleh Pemerintah Desa Banaran, buku antologi tersebut dicetak dan dirilis sebagai dokumen budaya resmi desa.
Acara apresiasi dan serah terima buku dilaksanakan secara simbolis bersama Pemerintah Desa Banaran pada Rabu (19/8/2026). Penyerahan ini menjadi titik awal keberlanjutan program sebagai warisan budaya tulis yang dapat diakses oleh lintas generasi.
Penulis : Pasha Augusta Safitri, Siti Wafirotul Latifah, Sofia Lorensyah, Fatima AZ Zahra, Muhammad Naufal Ubaidillah, Salsa Jane Ardhita Putri, Yosua Tirzano Chandra Saputra, Versailles Pardede, Muntaviah Duhriyani.
Lokasi KKN: Desa Banaran, Kalijambe, Sragen
Penyunting: Oliviana


