SEGARLIMAU Go Global: Penguatan Branding, Edukasi Anti-Plagiarisme, dan Strategi Pemasaran untuk Mendukung Pengembangan UMKM Lokal - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

SEGARLIMAU Go Global: Penguatan Branding, Edukasi Anti-Plagiarisme, dan Strategi Pemasaran untuk Mendukung Pengembangan UMKM Lokal

 

Sumber foto: Gadis, Jessica, Alena 

Tempelrejo, Mondokan, Sragen – Agustus 2026

Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kewirausahaan dan pengembangan UMKM, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi melaksanakan program kerja “SEGARLIMAU Go Global: Penguatan Branding, Edukasi Anti-Plagiarisme, dan Strategi Pemasaran untuk Mendukung Pengembangan UMKM Lokal.” sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa Manajemen, Hubungan Internasional, dan Hukum dalam mendukung pengembangan UMKM lokal.

Program ini menggunakan produk SEGARLIMAU, yaitu sabun cuci piring berbahan alami jeruk nipis dan daun pandan. Materi yang diberikan meliputi penguatan branding, edukasi anti-plagiarisme dan HAKI, serta strategi pemasaran digital dan pengembangan pasar.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 12.00 WIB, bertempat di rumah bapak bayan slamet ngrungkap RT 06 tempelrejo mondokan, serta dilanjutkan dengan kunjungan langsung dengan melakukan sosialisasi. Sasaran program ini adalah khususnya pelaku usaha didesa tempelrejo.

Dalam pelaksanaan Mahasiswa Hubungan Internasional memberikan pemahaman Branding merupakan proses membangun identitas suatu produk agar lebih mudah dikenal, dipercaya, dan diingat oleh konsumen. Peserta diberikan pemahaman bahwa produk yang memiliki kualitas baik belum tentu mudah diterima pasar apabila belum dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu, identitas merek yang kuat dapat membantu meningkatkan daya ingat konsumen, membangun kepercayaan, meningkatkan nilai jual, serta membuat produk lebih mampu bersaing dengan merek lain.

 

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi mengenai anti-plagiarisme dan perlindungan HAKI. Peserta dijelaskan bahwa plagiarisme merupakan tindakan menggunakan atau mengambil karya orang lain tanpa izin kemudian mengakuinya sebagai karya sendiri. Dalam kegiatan usaha, tindakan tersebut dapat berupa meniru logo, desain kemasan, foto produk, maupun nama merek yang telah dimiliki pihak lain. Mahasiswa memberikan pemahaman bahwa mencari inspirasi dari produk lain diperbolehkan, tetapi hasil akhirnya harus dibuat secara berbeda dan memiliki ciri khas sendiri agar tidak merugikan pemilik karya serta menghindari permasalahan hukum.

 

Untuk mencegah terjadinya plagiarisme, pelaku UMKM diarahkan untuk menggunakan foto produk sendiri, membuat desain kemasan yang berbeda, menghindari penggunaan nama yang menyerupai merek terkenal, serta mempertimbangkan pendaftaran merek apabila usaha telah berkembang.

 

Pembahasan berikutnya berfokus pada strategi pemasaran digital dan pengembangan pasar. Pemanfaatan internet dapat menjadi sarana promosi yang praktis, cepat, dan relatif hemat biaya. Melalui media digital, produk UMKM dapat diperkenalkan kepada calon konsumen dalam jangkauan yang lebih luas. Dalam melakukan promosi, pelaku usaha dapat menggunakan foto produk yang menarik, menjelaskan manfaat produk, mencantumkan harga, menampilkan testimoni pelanggan, serta melakukan publikasi secara rutin.

 

Strategi pengembangan pasar juga diberikan agar produk lokal tidak hanya dikenal oleh masyarakat di lingkungan sekitar. Produk seperti SEGARLIMAU dapat dikembangkan dengan cara memperluas wilayah pemasaran, menitipkan produk pada toko atau warung, serta memanfaatkan platform digital seperti Shopee, WhatsApp Business, Facebook, dan TikTok. Dengan strategi tersebut, peluang produk untuk dikenal oleh masyarakat di desa lain, kecamatan lain, hingga luar kota menjadi lebih besar sehingga dapat mendukung peningkatan penjualan dan keberlanjutan usaha.

 

Bagi pelaku UMKM, kegiatan ini menambah pengetahuan tentang cara membangun merek dan memasarkan produk secara digital. Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi pengalaman dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

                                                                                                               

Penulis : Gadis Dwi Setiawati, Jessica Happy Agustine Sanjaya, Alena teethania putri Widodo

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done