Saring Sebelum Sharing: Mahasiswi KKN UNISRI Berikan Literasi Digital untuk Lindungi Siswa SDN Jeruk 1 dari Hoaks dan Konten Negatif - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Saring Sebelum Sharing: Mahasiswi KKN UNISRI Berikan Literasi Digital untuk Lindungi Siswa SDN Jeruk 1 dari Hoaks dan Konten Negatif

Saring Sebelum Sharing: Mahasiswi KKN UNISRI Berikan Literasi Digital untuk Lindungi Siswa SDN Jeruk 1 dari Hoaks dan Konten Negatif 


Mahasiswi KKN PPM UNISRI memandu siswa SD Negeri Jeruk 1 dalam kegiatan edukasi Penguatan Literasi Digital.
Dok. Aisyah Anggi Astuti




SRAGEN — Mahasiswi Program Studi Ilmu Administrasi Negara dari Kelompok 34 KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, Aisyah Anggi Astuti, melaksanakan program kerja individu bertajuk "Penguatan Literasi Digital" di SD Negeri Jeruk 1, Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dini guna mencegah paparan hoaks, pornografi, dan konten negatif lainnya pada anak.

Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko yang mengintai anak saat mengakses internet tanpa pendampingan memadai. Ancaman tersebut meliputi berita bohong, konten kekerasan, pornografi, penipuan online, hingga perundungan siber (cyberbullying).

Melalui slide presentasi interaktif, siswa diperkenalkan pada konsep literasi digital serta cara mengenali dan menyikapi tiga ancaman utama di dunia maya. Terkait hoaks, siswa diajak untuk membaca informasi sampai tuntas, memeriksa sumber berita, dan segera bertanya kepada guru atau orang tua apabila merasa ragu.

Siswa SD Negeri Jeruk 1 menyimak materi mengenai cara mengenali hoaks dan langkah menghadapi konten negatif di internet.
Dok.Aisyah Anggi Astuti




Untuk konten negatif, siswa diajarkan agar tidak panik, segera menutup halaman, tidak menyebarkannya kepada orang lain, dan segera melapor. Sementara terkait pornografi, siswa diminta untuk segera menutup halaman, tidak melihatnya kembali, serta melaporkannya kepada orang tua atau guru.

Aisyah Anggi Astuti menekankan bahwa melapor kepada orang dewasa bukanlah tanda ketakutan, melainkan bentuk tanggung jawab. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada konsep jejak digital agar mereka terbiasa berkomentar sopan dan tidak menyebarkan foto orang lain tanpa izin.

Sebagai penutup, siswa diajak menghafal empat langkah cerdas berinternet: menyaring informasi, berpikir sebelum membagikan, melindungi data pribadi, serta bercerita kepada orang tua atau guru. Kegiatan diakhiri dengan kuis interaktif dan slogan semangat: "Saring Sebelum Sharing, Aman Saat Berselancar!"


Mahasiswi KKN PPM UNISRI bersama siswa SD Negeri Jeruk 1 foto bersama usai kegiatan edukasi Penguatan Literasi Digital.
Dok. Aisyah Anggi Astuti





Melalui program ini, Aisyah berharap siswa SD Negeri Jeruk 1 semakin waspada terhadap hoaks dan konten negatif, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet di masa depan.

Penulis: Aisyah Anggi Astuti

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done