Mahasiswa KKN UNISRI Ajak Warga Desa Ngrombo Waspada Bahaya Narkoba
Ciri-ciri fisik dan perilaku penyalahguna juga dipaparkan secara rinci, seperti kecenderungan menjadi pemalas, mudah marah, hidup tidak teratur, kondisi fisik yang menurun (seperti mata cekung dan merah, muka pucat, bibir kehitaman), gangguan tidur, hingga paranoia atau curiga tanpa alasan yang jelas.
Peserta juga diingatkan mengenai dampak sosial yang merusak, mulai dari penolakan keluarga, masalah ekonomi, stigma sosial, hingga risiko hukum yang berat. Saat ini, tercatat hanya sekitar 7% pengguna yang bersedia menjalani rehabilitasi. Selain itu, masyarakat diajak memahami tingkatan pemakaian narkoba mulai dari tahap coba-coba, situasional, pemakaian teratur, hingga ketergantungan agar lebih peka dalam mendeteksi tanda-tanda dini di lingkungan sekitar.
![]() |
| Sumber foto: KKN PPM 55 UNISRI 2026 |
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan interaktif. Perwakilan warga dari 19 RT di Desa Ngrombo menyimak dengan saksama, terutama saat narasumber mengaitkan materi dengan kondisi nyata di lingkungan pedesaan. Acara kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab serta penyerahan vandel sebagai bentuk apresiasi kepada pihak BNN Kota Surakarta.
Mahasiswa KKN berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat Desa Ngrombo
khususnya kelompok usia produktifsemakin memahami bahaya laten narkoba dan berperan aktif menjaga lingkungan desa yang bersih, aman, dan tangguh dari ancaman narkotika.
Penulis: KKN-PPM 55 Desa Ngrombo


