Pemanfaatan Komoditas Lokal Desa Sidokerto untuk MPASI Sehat, Aman, dan Tahan Lama - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Pemanfaatan Komoditas Lokal Desa Sidokerto untuk MPASI Sehat, Aman, dan Tahan Lama

 Pemanfaatan Komoditas Lokal Desa Sidokerto untuk MPASI Sehat, Aman, dan Tahan Lama

Sumber foto: Indra, Gilang,Alya


Sragen — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 59 Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan serangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Sidokerto, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, dengan fokus pada edukasi keamanan pangan, higiene sanitasi, serta inovasi pengolahan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026, di Puskesmas Pembantu Desa Sidokerto dan menyasar para ibu kader posyandu serta masyarakat setempat.

Program ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan lapangan yang menunjukkan masih terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai standar pengolahan dan teknik penyimpanan MPASI yang aman. Selain itu, anak-anak seringkali kurang meminati sayuran dalam bentuk segar. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa KKN UNISRI mengombinasikan edukasi gizi dengan pelatihan praktis pengolahan pangan lokal.

Rangkaian kegiatan utama meliputi sosialisasi keamanan pangan yang dibawakan oleh Gilang Permatasari. Dalam pemaparannya, ditekankan pentingnya teknik penanganan pascapanen, pemilihan bahan yang higienis, serta metode pengemasan dan penyimpanan MPASI yang tepat guna mencegah kontaminasi bakteri sekaligus memperpanjang daya simpan makanan tanpa mengurangi kandungan nutrisinya.

Sumber foto: Indra, Gilang, Alya 


Sebagai bentuk penerapan langsung, mahasiswa juga menggelar demonstrasi pembuatan inovasi produk berupa nugget ayam dengan penambahan daun kelor. Indra Mahdewa S.I. dan Alya Nugraheni memandu langsung jalannya praktik pembuatan mulai dari persiapan bahan baku lokal, pencampuran, pembentukan adonan, hingga proses pengukusan dan pengolahan lanjutan. Daun kelor dipilih karena kaya akan nutrisi dan diolah sedemikian rupa agar bentuk serta rasanya lebih menarik bagi balita yang biasanya sulit makan sayur.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui sesi diskusi interaktif, masyarakat aktif berkonsultasi mengenai kendala sehari-hari dalam penyimpanan bahan pangan di rumah.

Sumber foto: Indra, Gilang, Alya 


Melalui pelaksanaan program KKN ini, mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi berharap masyarakat Desa Sidokerto tidak hanya mampu menerapkan prinsip higiene sanitasi secara mandiri, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomis. Upaya ini diharapkan menjadi langkah nyata yang berkelanjutan dalam mendukung pemenuhan gizi optimal bagi anak serta pencegahan stunting di tingkat desa.

Penulis:

Indra Mahdewa Syhaputra Indarto (Fakultas Sains dan Teknologi)

Gilang Permatasari (Fakultas Sains dan Teknologi)

Alya Nugraheni (Fakultas Sains dan Teknologi)

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done