Dorong Ekonomi Desa Newung, Mahasiswa KKN UNISRI Latih 50 Anggota PKK Komersialisasi Aquaponik Digital
![]() |
| Sumber foto:Nanda Sholeha Tuhzzarrah |
SRAGEN — Sebanyak 50 anggota Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Newung mengikuti kegiatan Sosialisasi Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital Hasil Aquaponik di Balai Desa Newung, Rabu (22/8/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat setempat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung interaktif melalui kolaborasi mahasiswa KKN dengan mahasiswa Program Studi Agroteknologi. Pada sesi awal, peserta dibekali penjelasan teknis mengenai cara pembuatan serta perawatan sistem aquaponik agar dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan panen optimal.
Manajemen Usaha dan Branding Produk
Memasuki sesi selanjutnya, mahasiswa memberikan pemahaman kepada peserta mengenai cara merencanakan dan mengelola usaha aquaponik secara sederhana. Pengetahuan tersebut bertujuan agar masyarakat melihat hasil budidaya tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai potensi bisnis yang menjanjikan.
![]() |
| Suasana sosialisasi Manajemen Usaha dan Pemasaran Digital Hasil Aquaponik berjalan dengan lancar |
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya branding produk untuk meningkatkan nilai jual hasil budidaya. Pengelolaan produk yang baik dinilai mampu membantu masyarakat dalam memperkenalkan hasil panen kepada konsumen serta meningkatkan daya tarik di pasaran.
Pengenalan Pemasaran Digital
Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial, seperti WhatsApp Business dan marketplace. Peserta mendapatkan wawasan mengenai penggunaan sarana digital agar jangkauan pemasaran hasil budidaya aquaponik bisa menjadi jauh lebih luas.
Melalui kolaborasi lintas program studi ini, masyarakat memperoleh pengetahuan yang saling berkaitan secara utuh mulai dari cara menghasilkan produk lewat budidaya aquaponik, hingga strategi pengelolaan dan pemasarannya.
“Kami berharap pengetahuan mengenai perencanaan usaha, branding, hingga pemasaran digital ini dapat menjadi bekal konkret bagi warga Desa Newung untuk mengembangkan bisnis aquaponik secara mandiri,” ujar Nanda Sholeha Tuhzzarrah, pelaksana kegiatan KKN UNISRI.
“Dengan begitu, hasil aquaponik ini bisa menjadi salah satu sumber alternatif untuk meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan,” tambahnya
Penulis: Nanda Sholeha Tuhzzarrah

