Cegah Perundungan Digital Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Siswa SD di Karangtalun Lewat Video - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Cegah Perundungan Digital Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Siswa SD di Karangtalun Lewat Video

 Cegah Perundungan Digital Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Siswa SD di Karangtalun Lewat Video

Dok. Yudha Wijaya Cholifarna



KARANGTALUN — Guna mencegah perilaku perundungan di dunia maya (cyberbullying) sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar program edukasi interaktif bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Karangtalun.

Kegiatan bertajuk “Membangun Kesadaran Anti-Cyberbullying melalui Media Video Edukasi pada Siswa Sekolah Dasar” ini menyasar siswa kelas 5 dan 6 di tiga sekolah berbeda, yakni MI Al Huda (23/07/2026), SDN Karangtalun 01 (24/07/2026), dan SDN Karangtalun 02 (25/07/2026).

Program ini lahir dari keprihatinan melihat tingginya akses anak-anak terhadap gawai dan internet. Sayangnya, masih banyak anak yang belum menyadari bahwa tindakan sederhana seperti mengejek, menyebarkan hoaks, atau mempermalukan teman di media sosial merupakan bentuk kejahatan perundungan digital.


Dok.Yudha Wijaya Cholifarna




Menariknya, edukasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu dari tiga mahasiswa UNISRI. Mereka adalah Yudha Wijaya Cholifiarna Syaifullah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Teresya Phalosa dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), serta Nanda Nur’aini dari Program Studi Ilmu Hukum.

"Kolaborasi ini dilakukan karena cyberbullying bukan sekadar masalah teknologi. Masalah ini juga sangat erat kaitannya dengan perilaku psikologis, hubungan sosial, hingga pemahaman mengenai aturan hukum dan etika dalam kehidupan sehari-hari," ungkap tim KKN UNISRI dalam keterangannya.

Untuk menyesuaikan dengan karakteristik anak usia sekolah dasar, materi tidak disampaikan dengan metode ceramah satu arah, melainkan menggunakan media video edukasi. Melalui perpaduan gambar, suara, tulisan, dan ilustrasi animasi, siswa diajak mengenali bentuk-bentuk cyberbullying yang sering terjadi di sekitar mereka, dampak buruknya bagi korban, hingga langkah yang harus dilakukan jika mengalami atau melihat tindakan tersebut.
Dok.Yudha Wijaya Cholifarna



Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari para siswa. Mereka tidak hanya fokus menyaksikan tayangan video, tetapi juga aktif merespons materi dan berdiskusi. Tingginya antusiasme tersebut bahkan membuat suasana kelas menjadi sangat hidup dan interaktif.

Melalui edukasi sejak dini ini, mahasiswa KKN UNISRI berharap para siswa dapat menjadi pengguna teknologi yang lebih bijak, bertanggung jawab, dan selalu menjaga etika komunikasi di dunia digital.

Namun demikian, tim KKN menekankan bahwa pencegahan cyberbullying tidak bisa hanya dibebankan pada siswa. Peran aktif dari guru, pihak sekolah, dan terutama orang tua sangat dibutuhkan dalam mendampingi serta mengawasi aktivitas anak di dunia maya.

Penulis : Yudha Wijaya Cholifarna

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done