![]() |
| Sumber foto: Aleta Teethalia Putri Widodo |
SRAGEN Kreativitas dan jiwa kewirausahaan dapat dikenalkan kepada anak sejak usia dini melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan. Hal tersebut dilakukan mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta melalui kegiatan pelatihan pembuatan gelang manik-manik bagi siswa kelas IV SD Negeri Mlale 1, Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan bertajuk “Pelatihan Creativepreneur melalui Pembuatan Gelang Manik-Manik dan Edukasi Pelayanan Prima (Service Excellence) bagi Siswa Sekolah Dasar”tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sekaligus menghasilkan karya secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai manik-manik dan diarahkan untuk menyusunnya menjadi gelang. Mahasiswa KKN memberikan contoh dan pendampingan selama proses pembuatan, sementara siswa diberikan kebebasan untuk menentukan susunan dan desain gelang sesuai dengan kreativitas masing-masing. Kegiatan praktik menjadi bagian utama dalam pelatihan karena siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi ikut terlibat dalam proses membuat sebuah produk. Melalui aktivitas tersebut, siswa dilatih untuk lebih teliti, kreatif, dan terampil dalam menghasilkan karya.
Selain membuat gelang, mahasiswa KKN juga mengenalkan konsep sederhana mengenai kewirausahaan. Siswa diberikan pemahaman bahwa sebuah hasil karya tidak hanya memiliki nilai kreativitas, tetapi juga dapat mempunyai nilai ekonomi apabila dibuat dengan baik dan dapat ditawarkan kepada orang lain. Untuk membuat pembelajaran lebih menarik, pengenalan kewirausahaan dilakukan melalui simulasi jual beli sederhana. Dengan cara tersebut, siswa dapat memahami secara lebih mudah bagaimana sebuah produk dapat diperkenalkan dan ditawarkan kepada orang lain.
Tidak hanya berfokus pada produk, kegiatan juga diisi dengan edukasi mengenai pelayanan prima atau service excellence. Siswa dikenalkan dengan pentingnya bersikap ramah, sopan, jujur, komunikatif, dan bertanggung jawab ketika berinteraksi dengan orang lain.
![]() |
| Sumber foto:Aleta Teethalia Putri Widodo |
Materi pelayanan prima disampaikan melalui contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dengan demikian, nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami sebagai bagian dari kegiatan usaha, tetapi juga dapat diterapkan ketika siswa berinteraksi dengan teman, guru, maupun orang lain. Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari pihak SD Negeri Mlale 1, khususnya Kepala Sekolah dan Guru Kelas IV. Mahasiswa KKN berperan dalam mempersiapkan kegiatan, memberikan materi, serta mendampingi siswa selama praktik pembuatan gelang dan kegiatan edukasi.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN berharap siswa dapat memperoleh pengalaman baru dalam mengembangkan kreativitas dan keterampilan. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengenalan awal terhadap kewirausahaan serta membangun rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi siswa.
Kegiatan creativepreneur ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan pengalaman belajar yang kreatif dan interaktif bagi siswa sekolah dasar. Dengan kegiatan sederhana seperti membuat gelang manik-manik, siswa diajak untuk melihat bahwa sebuah ide dan kreativitas dapat dikembangkan menjadi sebuah karya yang memiliki nilai.
Penulis: Aleta Teethalia Putri Widodo

