Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta Gelar Edukasi Pencegahan Bullying di SD Negeri 02 Jekawal - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta Gelar Edukasi Pencegahan Bullying di SD Negeri 02 Jekawal

 

Sumber foto: FILOMENO DA COSTA

Sragen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Slamet Riyadi Surakarta (KKN-PPM UNISRI) menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan bullying atau perundungan bagi siswa kelas V dan VI SD Negeri 02 Jekawal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying, menanamkan nilai-nilai saling menghargai, serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan.

 

Program yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN-PPM tersebut disambut dengan antusias oleh pihak sekolah maupun para siswa. Edukasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar melalui pemberian wawasan mengenai pentingnya sikap saling menghormati, menghadirkan program edukasi yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Menurut pihak sekolah, bullying masih menjadi salah satu isu yang perlu mendapatkan perhatian bersama karena dapat empati, dan kepedulian terhadap sesama.

 

Koordinator kegiatan,  Amara Salsa Bila, mengatakan bahwa edukasi mengenai bullying perlu diberikan sejak usia sekolah dasar karena masa tersebut merupakan periode penting dalam pembentukan karakter anak. "Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa setiap orang berhak mendapatkan rasa aman dan dihargai di lingkungan sekolah. Bullying bukanlah hal yang dapat dianggap sebagai candaan apabila sudah menyakiti orang lain. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh siswa untuk berani berkata tidak terhadap bullying dan membangun budaya saling menghormati," ujarnya.

 

Mahasiswa juga mengajak siswa mengikuti permainan edukatif dan sesi tanya jawab yang bertujuan mengukur pemahaman peserta. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta keberanian mereka berbagi pengalaman mengenai interaksi dengan teman di sekolah. Suasana yang aktif dan komunikatif membuat kegiatan berlangsung lebih menarik sehingga materi dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.

 

Mahasiswa KKN-PPM juga memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila menjadi korban ataupun menyaksikan tindakan bullying. Siswa diajak untuk tidak membalas dengan kekerasan, berani melapor kepada guru atau orang tua, serta memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban agar tidak merasa sendirian. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan setiap siswa memiliki keberanian untuk menjadi bagian dari solusi dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah.

 

Tidak hanya membahas dampak negatif bullying, mahasiswa juga mengajak peserta membiasakan perilaku positif, seperti menghargai perbedaan, menggunakan bahasa yang sopan, saling membantu, serta menjaga kekompakan antar teman. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk budaya sekolah yang ramah anak sekaligus memperkuat pendidikan karakter yang telah diterapkan oleh sekolah.

 

Kepala Sekolah, Bapak Nuryanto, S,Pd, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, kehadiran mahasiswa KKN-PPM memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa melalui metode penyampaian yang menarik dan mudah dipahami. Sekolah berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dapat terus terjalin melalui berbagai program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

 

Melalui kegiatan edukasi ini, mahasiswa KKN-PPM berharap siswa kelas V dan VI SD Negeri 02 Jekawal mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Pemahaman yang diperoleh selama sosialisasi diharapkan tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, saling peduli, serta berani menolak segala bentuk perundungan.

 

Kegiatan diakhiri dengan penyampaian komitmen bersama untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Seluruh peserta kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus penutup rangkaian kegiatan edukasi yang menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN-PPM di SD Negeri 02 Jekawal.

 

Penulis             : Amara Salsa Bila

Penyunting       : Fahra Nautisya

 


Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done