Sragen — Mendekatkan diri dengan denyut nadi
perekonomian desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi
(UNISRI) Surakarta melakukan langkah edukasi dengan cara yang cukup personal.
Pada Rabu, 29 Juli 2026, mereka menggelar sosialisasi door to door atau dari
pintu ke pintu, menyambangi langsung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) yang ada di Desa Ngandul.
Mengusung tema "Digitalisasi UMKM melalui
QRIS sebagai Upaya Modernisasi dan Pencatatan Keuangan Sederhana,"
kegiatan lapangan ini sengaja dipilih agar pendampingan bisa lebih maksimal.
Dengan datang langsung ke tempat usaha, keluh kesah dan kendala para pemilik
UMKM bisa didengarkan dan diberikan solusi yang sesuai dengan kondisi riil
mereka.
Dua sosok mahasiswi di balik inisiatif ini
adalah Monicca Anggraeny dari program studi Manajemen dan Ariesta Fris Diana
dari program studi Akuntansi. Kolaborasi disiplin ilmu ekonomi ini rupanya
menghasilkan edukasi yang komplit bagi warga.
Monicca, dengan latar belakang ilmu Manajemen,
banyak memberikan pandangan mengenai pentingnya modernisasi tata kelola bisnis.
Ia mengedukasi warga bahwa adopsi pembayaran digital seperti QRIS bukan sekadar
ikut-ikutan tren, melainkan langkah strategis agar UMKM Desa Ngandul bisa
melayani pembeli dengan lebih cepat, praktis, dan pada akhirnya mampu bersaing
alias 'naik kelas'.
Sementara itu, dari kacamata Akuntansi,
Ariesta membedah manfaat QRIS dari sisi pembukuan. Di lapangan, ia mencontohkan
bagaimana transaksi digital secara otomatis terekam dalam sistem aplikasi.
Menurut Ariesta, fitur histori transaksi pada QRIS ini sangat membantu para
pelaku UMKM yang selama ini sering merasa kesulitan, tidak ada waktu, atau abai
dalam melakukan pencatatan keuangan manual. Dengan beralih ke digital, arus kas
masuk menjadi lebih rapi, terukur, dan transparan tanpa harus repot menulis di
buku tebal.
Pendekatan dari pintu ke pintu ini disambut
sangat positif oleh para pemilik UMKM. Banyak dari mereka yang merasa terbantu
karena bisa berdiskusi secara leluasa dan langsung dibantu praktik mendaftar
atau menggunakan layanan pembayaran digital di warung maupun toko mereka
sendiri.
Melalui kegiatan lapangan mahasiswa KKN UNISRI
ini, diharapkan roda perekonomian di Desa Ngandul bisa berlari lebih kencang,
makin melek teknologi, dan memiliki tata kelola keuangan yang lebih sehat di
masa depan.
Penulis:
- Monicca
Anggraeny
- Ariesta Fris
Diana