Sumberlawang – (21/07/26)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI)
Surakarta, kelompok 72 mengoptimalkan upaya edukasi kewirausahaan anak dengan
menggelar kegiatan "Sekolah Wirausaha Cilik: Menumbuhkan Jiwa Bisnis Sejak
Dini dengan Kreativitas". Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan
siswa-siswi kelas 5 SD N 1 Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen pada
Selasa (21/7/26) pagi.
Bertempat di ruang kelas 5 SD N 1 Jati, mahasiswa KKN hadir memberikan
pelatihan interaktif. Langkah ini diambil guna merespons pentingnya penanaman
mentalitas mandiri serta kreativitas anak sejak usia dini yang sejalan dengan
tema KKN PPM UNISRI yaitu "Peran Mahasiswa dalam Pemberdayaan Desa
untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Pembangunan
Berkelanjutan di Kabupaten Sragen".
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memamerkan contoh produk aksesoris
kreasi manik-manik yang telah jadi, membagikan bahan praktik, serta memandu
proses pembuatan gelang dan gantungan kunci agar langkah-langkahnya mudah
diikuti oleh siswa.
Kegiatan ini disajikan secara terpadu melalui pendekatan disiplin ilmu
Manajemen untuk memberikan wawasan kewirausahaan yang intuitif dan praktis:
- Manajemen Kreativitas &
Operasional: Memaparkan
edukasi pengenalan bahan manik-manik, prosedur pembuatan aksesoris,
petunjuk perangkaian pola warna, hingga teknik penyelesaian produk secara
rapi dan mandiri.
- Pengenalan Nilai Ekonomi Produk: Memberikan pemahaman dasar bahwa karya tangan sederhana
yang dibuat secara kreatif memiliki nilai ekonomi dan potensi untuk
dijual.
- Edukasi Keuangan Sederhana: Mengedukasi cara membedakan antara kebutuhan (needs)
dan keinginan (wants) serta memberikan gambaran umum kalkulasi
biaya modal dan harga jual produk.
Siswa-siswi SD N 1 Jati menyimak pemaparan materi dan praktik merangkai
manik-manik dengan penuh antusias. Karena proses pembuatannya menarik, melatih
kesabaran, serta mengasah imajinasi warna, para siswa sangat bersemangat untuk
menyelesaikan karya mereka.
"Kegiatannya seru sekali, kita bisa bikin gelang dan gantungan
kunci sendiri. Jadi tahu juga kalau kerajinan yang kita buat ini ternyata bisa
dijual," ujar salah satu siswa peserta kegiatan.
Melalui program "Sekolah Wirausaha Cilik" di SD N 1 Jati ini,
diharapkan para siswa dapat terbiasa berpikir kreatif, percaya diri, dan
memiliki fondasi mental berwirausaha sejak dini guna mendukung kemandirian
ekonomi masyarakat desa di masa depan.
Penulis: Khairunnisa Nur Alifah
Lampiran: