Sragen, 30 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan program kerja individu bertajuk "Edukasi Pengelolaan Keuangan Sederhana melalui Pengenalan Konsep Kebutuhan dan Keinginan Sejak Dini" di SD Negeri Kalimacan pada Kamis (30/7).
( Sumber foto: Sevila Lutfhi)Kegiatan ini diikuti oleh 15 siswa dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan sejak dini melalui pemahaman mengenai cara membedakan kebutuhan dan keinginan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak usia sekolah dasar. Di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan berbelanja, anak-anak perlu dibekali kemampuan dalam menentukan prioritas sehingga tidak terbiasa bersikap konsumtif sejak dini.
Kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa KKN
bersama peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian
uang, manfaat uang, serta pentingnya mengelola uang saku dengan bijak. Materi
disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan disertai ilustrasi agar mudah
dipahami oleh peserta.
Pada sesi inti, mahasiswa menjelaskan perbedaan antara
kebutuhan dan keinginan melalui berbagai contoh yang dekat dengan kehidupan
siswa. Perlengkapan sekolah, makanan bergizi, dan buku dijelaskan sebagai
kebutuhan yang harus diprioritaskan. Sementara itu, mainan, jajanan berlebihan,
maupun barang yang dibeli hanya karena mengikuti tren dijelaskan sebagai
keinginan yang dapat ditunda apabila belum diperlukan.
Agar pembelajaran lebih menarik, peserta mengikuti
permainan edukatif berupa pengelompokan gambar ke dalam kategori kebutuhan dan
keinginan. Siswa secara bergantian menjelaskan alasan dari setiap pilihan yang
mereka buat. Melalui aktivitas tersebut, peserta tidak hanya belajar memahami
materi, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dalam mengambil keputusan
sederhana terkait penggunaan uang.
Mahasiswa KKN juga mengajak siswa berdiskusi mengenai
pentingnya menabung. Anak-anak diberikan motivasi untuk menyisihkan sebagian
uang saku secara rutin agar terbiasa merencanakan penggunaan uang serta
memiliki simpanan untuk kebutuhan di masa mendatang. Edukasi ini diharapkan
mampu menumbuhkan karakter disiplin, hemat, dan bertanggung jawab sejak usia
dini. Sebagai penutup, mahasiswa memberikan kuis interaktif untuk mengukur
pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Siswa terlihat antusias
menjawab setiap pertanyaan dan mampu membedakan contoh kebutuhan maupun
keinginan dengan tepat. Suasana belajar berlangsung aktif, menyenangkan, dan
penuh semangat hingga kegiatan berakhir.
Guru SD Negeri Kalimacan mengapresiasi pelaksanaan
program tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang menarik sekaligus
bermanfaat bagi peserta didik. Menurutnya, materi mengenai pengelolaan keuangan
sederhana sangat relevan untuk dikenalkan sejak usia dini agar anak-anak
terbiasa mengambil keputusan yang bijak dalam menggunakan uang saku mereka.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak
hanya memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan, tetapi juga mulai
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan membelanjakan uang sesuai
prioritas serta membiasakan diri untuk menabung," ujar mahasiswa KKN
UNISRI selaku pelaksana program.
Mahasiswa KKN UNISRI berharap edukasi
yang diberikan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi keuangan
anak sejak dini. Dengan memahami konsep kebutuhan dan keinginan, diharapkan
siswa mampu membangun kebiasaan finansial yang positif, bertanggung jawab,
serta menjadi generasi yang lebih bijak dalam mengelola keuangan di masa depan.
Penulis: Sevila Luthfi
Lampiran:

