Tingkatkan Nilai Tambah Pangan Lokal, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Diversifikasi Olahan Ikan Lele di Desa Tanggan
![]() |
| Sumber foto: Tim PDD KKN Kelompok 17 UNISRI |
"Melalui pemanfaatan teknologi pangan sederhana ini, ikan lele tidak hanya dijual segar, tetapi bisa diolah menjadi nugget yang kaya gizi, praktis, dan disukai anak-anak. Langkah ini sekaligus menjadi peluang usaha berbasis UMKM baru bagi ibu-ibu di Desa Tanggan," ujar Jessamine Adinda Nugroho selaku pelaksana kegiatan.
Rangkaian acara diisi dengan pemutaran video panduan pembuatan nugget lele, pembagian sampel produk untuk uji organoleptik (rasa dan tekstur), hingga penyerahan doorprize bagi peserta aktif.
Inisiatif edukasi dan diversifikasi pangan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mencicipi dan memelajari peluang bisnis olahan lele tersebut.
![]() |
| Pelaksana program KKN Unisri memutarkan video edukasi langkah-langkah pembuatan nugget lele kepada peserta di Balai Desa Tanggan, Gesi, Sragen, Sabtu (15/8/2026). |
"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat bagi kami. Nugget lelenya enak dan tidak bau amis. Ini bisa jadi ide masakan sehat untuk anak di rumah, sekaligus peluang bisnis camilan frozen yang bagus dikembangkan ibu-ibu UMKM," ungkap salah satu perwakilan peserta Ibu PKK Desa Tanggan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 17 Unisri berharap masyarakat Desa Tanggan dapat mengaplikasikan inovasi olahan nugget lele secara konsisten guna mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa.
Penulis: Jessamine Adinda Nugroho



