Tingkatkan Kesadaran Gizi Masyarakat, Mahasiswa KKN Unisri Latih Pembuatan Puding Jagung Daun Kelor di Posyandu Aster 1, Desa Pantirejo, Kecamatan Sukodono
![]() |
| Kader Posyandu Aster 1 memperlihatkan hasil olahan puding jagung daun kelor bersama mahasiswi KKN Unisri usai kegiatan sosialisasi di Sragen, Rabu (5/8/2026). Dok. Meiril Firda Ningtias |
Dalam pemaparannya, Meiril menjelaskan kombinasi jagung manis sebagai sumber karbohidrat dan serat dengan daun kelor yang kaya akan protein, vitamin, mineral, serta antioksidan. Pengolahan menjadi puding ini dirancang khusus untuk menyiasati anak-anak yang kurang menyukai konsumsi sayuran secara langsung.
"Kandungan gizi daun kelor dan jagung manis sangat tinggi. Melalui olahan puding yang menarik ini, kita bisa memberikan camilan bernilai gizi tinggi untuk anak-anak tanpa mengurangi kualitas bahan pangan lokal yang mudah didapatkan di sekitar rumah," ujar Meiril Firda Ningtias selaku pelaksana kegiatan.
Usai pemaparan materi, peserta diajak mempraktikkan langsung tahapan pembuatan puding jagung daun kelor. Langkah-langkah pengolahannya meliputi:
1. Persiapan dan Ekstraksi Bahan: Memipil 2 buah jagung manis dan memisahkan daun kelor dari batangnya. Kedua bahan kemudian diblender bersama 600 ml air lalu disaring untuk diambil sarinya.
2. Pencampuran Adonan: Sari jagung dan daun kelor dimasukkan ke dalam panci, lalu dicampur dengan 1 lembar daun pandan, 1 bungkus agar-agar plain, 1 bungkus santan, 5 sendok makan gula, dan ½ sendok teh garam.
3. Perebusan: Seluruh bahan diaduk rata dan dimasak menggunakan api sedang hingga mendidih. Setelah mendidih, tambahkan larutan 2 sendok makan maizena sambil terus diaduk hingga adonan matang dan mengental.
4. Pencetakan dan Penyajian: Adonan yang telah matang dituangkan ke dalam cup atau cetakan, diberi parutan keju sebagai topping, lalu didinginkan hingga siap disajikan.
Inisiatif pelatihan dan demonstrasi langsung ini mendapat respons positif dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai teknik pengolahan hingga daya simpan produk.
"Pelatihan dari mahasiswa KKN Unisri ini sangat bermanfaat. Kami dapat ide baru mengolah daun kelor jadi puding yang manis dan disukai anak-anak, jadi tidak bingung lagi menyajikan menu sehat untuk balita," ungkap salah satu kader Posyandu Aster 1 peserta kegiatan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap masyarakat dapat terus berinovasi memanfaatkan bahan pangan lokal guna menciptakan menu keluarga yang sehat, bergizi, dan menarik secara berkelanjutan.
Penulis: Meiril Firda Ningtias
Penyunting: Oliviana


