Pemanfaatan Media Sosial dan Ekonomi Digital: Mahasiswa KKN Unisri Dampingi Pemasaran UMKM Snack Rumah Kelor dan Kedai Ibuk’e Lingga
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri berfoto bersama pemilik usaha Snack Rumah Kelor usai pembuatan akun media sosial di Desa Jetiskarangpung, Kalijambe, Sragen, Senin (3/8/2026). Sumber Foto: Jayasantang |
SRAGEN — Sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta meluncurkan program pendampingan ekonomi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Program kerja individu bertajuk “Pendampingan UMKM di Desa Jetiskarangpung: Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Pemasaran UMKM Snack Rumah Kelor dan Kedai Ibuk’e Lingga” ini dilaksanakan oleh Jayasantang Yahya Madutama dari Program Studi Akuntansi. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian KKN-PPM Kelompok 26 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Prof. Dr. Dra. Hera Heru Sri Suryani, M.Pd. tersebut secara resmi berlangsung pada Senin (3/8/2026).
Program ini dilatarbelakangi oleh hasil survei lapangan yang menunjukkan bahwa UMKM Snack Rumah Kelor dan Kedai Ibuk’e Lingga belum memanfaatkan media digital serta belum memiliki akun media sosial resmi untuk menunjang promosi produk mereka.
![]() |
| Mahasiswa KKN Unisri saat mendata dan menautkan titik Google Maps Kedai Ibuk’e Lingga di Desa Jetiskarangpung, Kalijambe, Sragen, Senin (3/8/2026). Sumber foto:Jayasantang |
Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pendampingan intensif mulai dari pembuatan akun media sosial bisnis di platform Instagram dan TikTok hingga pembuatan konten promosi perdana yang menarik. Tak hanya itu, mahasiswa juga mendaftarkan serta menambahkan titik koordinat lokasi kedua tempat usaha tersebut di Google Maps guna memudahkan calon konsumen menemukan lokasi UMKM secara presisi.
"Sebelumnya usaha kami belum punya akun media sosial sama sekali dan lokasinya belum ada di pemetaan digital. Melalui pendampingan dari mahasiswa KKN Unisri ini, sekarang produk kami bisa dipromosikan ke pembeli yang lebih luas dan lokasi warung jadi sangat mudah dicari di Google Maps," ujar salah satu pelaku UMKM sasaran program.


