Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Inovasi Yogurt Melon sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Nganti - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Inovasi Yogurt Melon sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Nganti

Mahasiswa KKN UNISRI Kenalkan Inovasi Yogurt Melon sebagai Pemanfaatan Pangan Lokal di Desa Nganti

(Sumber: Salma Chika Meiasari)


Nganti, Gemolong — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) melaksanakan kegiatan penyuluhan pangan dengan mengangkat tema “Yogurt Melon sebagai Inovasi Produk Bahan Pangan Lokal”. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Nganti dan diikuti oleh sekitar 30 ibu-ibu PKK Desa Nganti, (28/7/2026).

Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi bahan pangan lokal menjadi produk pangan yang lebih inovatif dan memiliki nilai ekonomi. Salah satu potensi pangan yang dapat dikembangkan di Desa Nganti adalah buah melon.

Pada kegiatan tersebut, mahasiswa KKN terlebih dahulu menyampaikan materi mengenai inovasi pengolahan buah melon menjadi produk yogurt melon. Materi yang diberikan meliputi pengenalan inovasi produk, manfaat buah melon dan yogurt, serta pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar.

Selain sebagai produk pangan yang memiliki nilai tambah, yogurt melon juga diperkenalkan sebagai salah satu alternatif produk yang berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Melalui pengolahan tersebut, buah melon tidak hanya dikonsumsi secara langsung sebagai buah potong, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk olahan yang lebih menarik, memiliki variasi rasa, serta berpotensi memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan yogurt melon secara langsung. Peserta diajak untuk  memahami tahapan pengolahan mulai dari persiapan bahan, pembuatan yogurt, pengolahan buah melon, hingga proses pencampuran menjadi produk yogurt melon yang siap dikonsumsi.

Kegiatan mendapatkan respons yang sangat baik dari ibu-ibu PKK. Hal tersebut terlihat dari antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses pembuatan, bahan yang digunakan, penyimpanan produk, hingga peluang pengembangan yogurt melon sebagai produk usaha.

Peserta juga memberikan respons positif terhadap produk yang dihasilkan. Setelah melakukan praktik dan mencicipi yogurt melon, sebagian besar peserta menyukai produk tersebut dan menunjukkan ketertarikan untuk mencoba membuatnya secara mandiri di rumah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Nganti, khususnya ibu-ibu PKK, dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk inovatif yang bernilai tambah. Inovasi yogurt melon diharapkan tidak hanya menjadi produk konsumsi, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai peluang usaha yang mendukung pemanfaatan potensi pangan lokal dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat di Desa Nganti.

Penulis: Salma Chika Meiasari

Penyunting: Wiri Tanaya Hayu M 

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done