Mahasiswa KKN UNISRI Edukasi Hak dan Kewajiban Anak melalui Program “Sahabat Hukum Cilik” di SD Desa Sunggingan
Mahasiswa KKN UNISRI berfoto bersama siswa SD Desa Sunggingan saat program "Sahabat Hukum Cilik" (Hening Suci Rahayu)
SRAGEN – Membentuk karakter generasi muda yang taat hukum dan paham akan tanggung jawab tidak bisa dilakukan secara instan. Menyadari pentingnya edukasi tersebut sejak rentang usia sekolah dasar, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menginisiasi program kerja individu bertajuk “Sahabat Hukum Cilik: Edukasi Hak dan Kewajiban Anak untuk Menumbuhkan Kesadaran Hukum Sejak Dini.”
Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen pada Senin (27/7/2026) ini ditujukan bagi siswa kelas 3. Program ini dirancang khusus untuk menjembatani konsep hukum yang terkesan rumit agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan.
Sumber foto: Hening Suci Rahayu
Pembelajaran Interaktif yang Sederhana dan relevan, penyampaian materi tidak dilakukan secara kaku melalui ceramah satu arah, melainkan memanfaatkan media audio-visual berupa tayangan PowerPoint (PPT) yang penuh warna dan ilustrasi menarik. Fokus materi diarahkan pada pengenalan dasar mengenai perbedaan hak dan kewajiban dalam konteks kehidupan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
"Kunci utama dari edukasi hukum untuk anak usia dini adalah keseimbangan. Anak-anak perlu memahami bahwa untuk memperoleh haknya , seperti mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan fasilitas belajar mereka juga memiliki kewajiban yang harus dijalankan, seperti menghormati orang tua, membantu merapikan mainan, serta mematuhi aturan sekolah," ujar perwakilan mahasiswa KKN UNISRI di sela-sela kegiatan
Gali Antusiasme Lewat Tebak Gambar dan Kuis Interaktif
Suasana kelas 3 menjadi kian semarak saat memasuki sesi gamifikasi pembelajaran. Mahasiswa KKN mengajak para siswa bermain tebak gambar, di mana setiap siswa diminta menganalisis berbagai visual situasi sehari-hari dan mengategorikannya ke dalam kelompok "Hak" atau "Kewajiban".
Tidak berhenti di situ, pemahaman siswa kembali diuji dan diperkuat melalui kuis interaktif. Gelak tawa dan antusiasme membuncah ketika para siswa saling berebut mengacungkan tangan untuk menjawab pertanyaan. Bagi siswa yang berhasil menjawab dengan tepat maupun yang berani menyampaikan pendapatnya, mahasiswa menyiapkannya bingkisan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan dorongan rasa percaya diri.
Investasi Karakter untuk Masa Depan
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang hangat, memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan pemikiran polos mereka tentang aturan di rumah dan sekolah. Momen kebersamaan tersebut kemudian diabadikan melalui foto bersama antara mahasiswa, guru, dan para siswa.
Melalui program "Sahabat Hukum Cilik" ini, mahasiswa KKN UNISRI tidak hanya menjalankan kewajiban akademis Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan karakter (character building) di Desa Sunggingan.
Diharapkan, benih pemahaman hukum yang ditanamkan sejak dini ini dapat tumbuh menjadi fondasi karakter anak yang disiplin, bertanggung jawab, serta sadar akan aturan hukum hingga mereka dewasa kelak.
Penulis : Hening Suci Rahayu


