Kurangi Limbah dan Tingkatkan Daya Saing Usaha, Mahasiswa KKN Unisri Dampingi UMKM Griya Anyam di Kalijambe
Program kerja individu yang diprakarsai oleh Ambar Putri Pangesti ini berfokus pada penguatan kapasitas produksi serta branding media promosi usaha. UMKM Griya Anyam memanfaatkan bahan limbah berupa tali strapping atau pita plastik bekas yang diolah dan dianyam secara manual menjadi beragam produk berdaya guna, seperti tas pasar, keranjang sayur, hingga tempat sampah.
Dalam kegiatan tersebut, Ambar terlibat langsung memelajari alur proses produksi, mulai dari pemilahan bahan baku limbah, penyiapan pola, penganyaman, pembentukan, hingga tahap penyelesaian (finishing). Tak hanya mendampingi proses teknis pengolahan, Ambar juga memfasilitasi pembuatan banner promosi usaha guna mempertegas identitas visual UMKM Griya Anyam agar lebih mudah dikenali oleh calon konsumen.
"Lewat pendampingan produksi dan penyerahan banner promosi ini, kami ingin membantu UMKM Griya Anyam agar semakin profesional dan berkembang pesat. Pemanfaatan limbah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi ini sangat krusial karena memberikan dampak ganda: menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menopang perekonomian warga," ujar Ambar Putri Pangesti selaku pelaksana program.
Inisiatif pemanfaatan limbah menjadi kerajinan anyaman ini mendapat apresiasi positif karena dinilai memiliki potensi pasar yang berkelanjutan.
"Kehadiran mahasiswa KKN Unisri memberikan motivasi baru bagi kami. Selain membantu proses pembuatan dan difasilitasi banner promosi, kami juga diajak berdiskusi mengenai pengembangan variasi produk agar kerajinan anyaman limbah ini bisa menjangkau pembeli yang lebih luas," ungkap pengrajin UMKM Griya Anyam.
Melalui program pendampingan ini, mahasiswa KKN Unisri berharap UMKM Griya Anyam mampu terus berinovasi dalam ragam desain dan memperluas pemasaran produk, sekaligus menjadi inspirasi kemandirian ekonomi berbasis pemanfaatan limbah di wilayah Sragen.
Penulis: Ambar Putri Pangesti

