Ciptakan Lingkungan Belajar Ramah Anak, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang - LPM Apresiasi | Kritis, Realistis, Demokratis
News Update
Loading...

Ciptakan Lingkungan Belajar Ramah Anak, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang

 Ciptakan Lingkungan Belajar Ramah Anak, Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang

Sumber foto: Nadia Fatma Yunieka


SRAGEN — Dalam upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan sosialisasi pencegahan perundungan (bullying). Kegiatan edukatif ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Rabu (29/7/2026).

Program kerja individu yang diprakarsai oleh Nadia Fatma Yunieka, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unisri ini, berfokus pada pemberian edukasi serta penanaman sikap saling menghargai antar sesama siswa.

Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan definisi bullying sebagai tindakan disengaja yang merugikan orang lain, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun cyberbullying (perundungan di dunia maya). Siswa juga dibekali pemahaman mendasar mengenai faktor pemicu perundungan, seperti krisis empati, pengaruh pergaulan, hingga dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan rasa percaya diri korban.

Mahasiswi KKN Unisri Surakarta, Nadia Fatma Yunieka, memberikan pemaparan materi pencegahan bullying kepada siswa SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang, Sragen, Rabu (29/7/2026) 

Berbeda dari sosialisasi pada umumnya, rangkaian kegiatan dirancang secara interaktif melalui sesi refleksi jujur. Para siswa diberi ruang khusus untuk menuliskan pengalaman pribadi mereka baik sebagai korban maupun pelaku tanpa rasa takut dihakimi.

Suasana haru mewarnai sesi berbagi cerita langsung, saat salah seorang siswi memberanikan diri menceritakan pengalamannya menjadi korban bullying akibat berstatus sebagai anak yatim. Momen tersebut menjadi pengingat emosional bagi seluruh peserta akan dampak nyata luka psikologis yang ditimbulkan oleh aksi perundungan.
Suasana interaktif sesi refleksi pencegahan bullying yang digelar mahasiswa KKN Unisri di SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang, Sragen, Rabu (29/7/2026). Sumber foto: Nadia

Sebagai langkah preventif, mahasiswa KKN mengajak seluruh siswa untuk membangun pola pertemanan yang positif, menghentikan ucapan serta tindakan menyakiti, dan berani melaporkan indikasi bullying kepada guru maupun orang tua. Through kegiatan ini, diharapkan SMP Muhammadiyah 7 Sumberlawang dapat terus menjaga iklim sekolah yang aman, kondusif, dan bebas dari perundungan.

Penulis: Nadia Fatma Yunieka 


Share with your friends

Give us your opinion
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done