Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Mahasiswa KKN UNISRI Pemberdayaan Ibu PKK Desa Pagak
 |
Dok.Tisna Meilani Rahayu
SRAGEN — (12/8/2026) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar limbah minyak jelantah bersama Ibu-Ibu PKK Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen.
Kegiatan ini diusung sebagai solusi kreatif dalam mengelola limbah rumah tangga. Selain menekan risiko pencemaran lingkungan, pemanfaatan minyak goreng bekas ini juga diproyeksikan membuka peluang usaha ekonomi kreatif bagi warga setempat
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai bahaya limbah jelantah jika dibuang sembarangan, dilanjutkan dengan pengenalan alat, bahan, serta demonstrasi pembuatan lilin. Para peserta diajak mempraktikkan langsung setiap tahapan produksi dengan pendampingan tim KKN. Prosesnya meliputi pemurnian minyak jelantah, pencampuran bahan pengeras lilin, penambahan minyak esensial (essential oil) sebagai pewangi, pemasangan sumbu, hingga tahap pencetakan ke dalam wadah. |
 |
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) sedang mempraktikkan proses pembuatan lilin aromaterapi di hadapan Ibu-ibu PKK di Desa Pagak, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
|
Tak sekadar bernilai guna, produk lilin aromaterapi ini dirancang agar memiliki daya jual. Dengan variasi bentuk, warna, serta kemasan yang dilengkapi branding menarik, produk olahan limbah ini berpotensi dipasarkan sebagai suvenir, dekorasi, maupun produk komersial melalui media sosial.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalannya praktik. Melalui inovasi sederhana ini, minyak jelantah yang semula dianggap sampah dapur berhasil "naik kelas" menjadi produk bernilai ekonomi. Program KKN UNISRI ini diharapkan tidak berhenti pada sesi pelatihan saja, tetapi berkelanjutan menjadi usaha rintisan rumahan bagi kelompok PKK Desa Pagak.
Penulis: Tisna Meilani Rahayu