Tim KKN Unisri Kelompok 26 berfoto bersama para guru dan siswa RA Guppi 1 Jetiskarangpung usai pelaksanaan sosialisasi literasi gizi Isi Piringku di Kalijambe, Sragen, Selasa (28/7/2026). Dok. Nur Fadilah
SRAGEN — Guna mendukung ketahanan pangan keluarga serta membentuk kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak usia dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menyelenggarakan program literasi gizi di RA Guppi 1 Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Selasa (28/7/2026).
Program kerja individu bertajuk "Literasi Ketahanan Pangan Anak Usia Dini melalui Permainan Edukatif Isi Piringku" ini diprakarsai oleh Nur Fadilah, mahasiswi KKN Unisri Kelompok 26. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelompok B1 dan B2 beserta para wali kelas.
Melalui pendekatan belajar sambil bermain, Nur Fadilah merancang Alat Permainan Edukatif (APE) "Isi Piringku" untuk mengenalkan porsi gizi seimbang harian, mencakup komposisi makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, hingga buah-buahan secara visual dan interaktif
Dok.Nur Fadilah
"Edukasi ketahanan pangan dan gizi untuk anak usia dini memerlukan metode yang menyenangkan. Melalui APE Isi Piringku, anak-anak dapat melatih kemampuan motorik dan kognitif mereka sembari belajar menyusun porsi makan sehatnya sendiri," ujar Nur Fadilah pelaksana program.
Sebagai wujud keberlanjutan program, Nur Fadilah menyerahkan secara resmi unit APE "Isi Piringku" kepada Kepala Sekolah RA Guppi 1 Jetiskarangpung, Eka, agar dapat digunakan kembali dalam kegiatan belajar mengajar rutin di sekolah.
Dok.Nur Fadilah
"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Unisri. Alat permainan edukatif ini sangat bermanfaat dan memudahkan para guru dalam mengenalkan konsep gizi seimbang kepada anak-anak dengan cara yang seru dan tidak membosankan," puji Kepala Sekolah RA Guppi 1 Jetiskarangpung, Eka.
Dokumentasi Alat Permainan Edukatif ISI PIRINGKU
Inovasi media APE "Isi Piringku" karya Nur Fadilah ini diharapkan dapat membumikan pentingnya gizi seimbang sejak dini. Lewat interaksi yang menyenangkan, anak-anak diajak mencintai makanan sehat tanpa merasa digurui, menjadi pijakan awal dalam melahirkan generasi muda Sragen yang sehat dan berdaya saing.
Penulis: Nur Fadilah
Penyunting: Oliviana
|